Pahlawan Di Dunia Kultivator 2

Pahlawan Di Dunia Kultivator 2
92. Rahasia Lembah Beracun


__ADS_3

Shin sudah masuk sangat dalam ke tengah-tengah Lembah Beracun, namun dia masih belum menemukan tempat yang dimaksud hewan spiritual sebelumnya.


Sepertinya Shin masih belum mencapai tengah-tengah dari Lembah Beracun.


Semakin dalam Shin masuk, monster yang dia temukan semakin sedikit, Shin juga merasakan jika kadar racun pada asap beracun ini semakin pekat dan mematikan.


Meskipun begitu, Shin masih tidak merasa terganggu karena dirinya kebal terhadap segala jenis racun.


Shin terus terbang dengan kecepatan sedang, melihat sekelilingnya yang mana sama sekali tidak ada monster yang Shin temukan.


"Sepertinya tidak ada monster atau hewan spiritual yang dapat bertahan hidup di kedalaman ini!" Shin melihat sekelilingnya, hanya menemukan kerangka tulang belulang dari monster.


Tidak ingin membuang waktu, Shin kembali melanjutkan perjalanan, kali ini dia mempercepat laju terbangnya.


Selama 2 jam Shin terbang tanpa henti, dia akhirnya dapat melihat tempat yang dimaksud oleh hewan spiritual sebelumnya.


Tempat itu terlihat memiliki kabut asap ungu yang jauh lebih pekat dari tempat lainnya, dan juga Shin merasakan ada suatu energi aneh di dalam sana.


Shin terbang mendekat lalu mendarat beberapa langkah dari area itu.


Di depannya saat ini terlihat kabut ungu pekat yang bahkan Shin hany dapat melihat beberapa inci kedalam kabut ungu itu.


Sangat pekat, membuat Shin penasaran dengan apa yang ada di dalam, terlebih dengan energi aneh yang Shin rasakan di dalam sana.


Sebagai percobaan, Shin mencoba menyentuh kabut ungu pekat itu.


*Cesss...!


"Aaak!" Shin langsung menarik kembali tangannya, karena saat ujung jarinya menyentuh kabut ungu itu, ujung jarinya langsung menguap.


Untung saja Shin tidak sembrono masuk kedalam kabut ungu itu, atau jika tidak maka seluruh tubuhnya bisa menguap tanpa sisa.


Dengan cepat Shin mengalirkan energi Qi pada ujung jarinya, untuk meredakan rasa sakit dan mempercepat regenerasi.


"Kabut ungu ini tidak hanya mengandung racun yang sangat mematikan, namun juga energi kegelapan yang sangat merusak tercampur di dalamnya" gumam Shin dengan kening mengerut.


Jika itu hanya racun maka Shin tidak akan terluka, namun energi kegelapan sudah sangat menyatu dengan kabut ungu itu, sehingga Shin dapat terluka.


Samar-samar Shin merasakan jika energi kegelapan itu berasal dari siluman atau iblis.


Hal ini membuat banyak sekali pertanyaan di dalam kepalanya.


Apa sebenarnya yang ada di dalam sana? Apakah disana ada siluman? Mungkinkah Benua Kegelapan juga pernah di kuasai oleh siluman sebelumnya?


Entahlah, Shin juga tidak tau pasti, rasa penasarannya semakin besar.

__ADS_1


Tidak peduli apa, Shin harus memeriksa kedalam kabut ungu itu.


Shin pun menggunakan hukum ruang untuk melapisi seluruh tubuhnya, tidak hanya itu, Shin menambahkan susunan formasi kuat pada lapisan ruang hingga memperkuat pertahanannya.


"Seharusnya ini sudah cukup!" tanpa menunda waktu, Shin langsung melesat masuk kedalam kabut ungu.


Pandangan Shin benar-benar tidak dapat menembus tebalnya kabut ungu, hanya dapat melihat sekitar satu meter, itu pun masih buram.


Selain karena kabut yang tebal, energi kegelapan yang terkandung didalamnya membuat Indera spiritual Shin benar-benar tidak bisa digunakan.


Namun Shin tidak peduli, dia terus melesat cepat kedepan.


Shin terus melesat selama hampir satu jam, dan entah kenapa Shin melihat jika ketebalan kabut ungu ini semakin menipis bukannya semakin tebal.


Hal ini benar-benar aneh.


Shin terus melesat, rasa penasarannya semakin besar.


Sampai akhirnya, Shin tiba-tiba menembus kabut ungu pekat itu, kali ini disekelilingnya hanya ada kabut ungu yang benar-benar tipis, sama tipisnya seperti bagian luar dari Lembah Beracun, atau bahkan lebih tipis lagi.


"Tempat apa ini?" Shin sama sekali tidak menduga ternyata di bagian paling tengah Lembah Beracun adalah tempat dengan kabut beracun paling tipis.


Shin berpikir jika di bagian paling tengah dari Lembah Beracun akan sangat mematikan, bahkan bisa menghancurkan lapisan ruang milik Shin.


Namun siapa sangka tempatnya akan seperti ini, bahkan Shin merasakan jika di tempat ini tidak ada kandungan racun sama sekali.


"Tempat apa ini sebenarnya?" Shin benar-benar takjub dengan pemandangan ini.


Setelah cukup lama hanya melihat tanah tandus dengan kabut ungu pekat, dan tiba-tiba melihat pemandangan seperti ini, ini terlalu menakjubkan.


"Ini bukan alam misterius karena sama sekali tidak terpisah dengan dunia luar! Namun kenapa tempat ini sangat berbeda!" Shin menghirup udara di tempat ini dalam-dalam.


Dia akhirnya menyadari jika kandungan energi alam di tempat ini jauh lebih melimpah dari tempat mana pun yang pernah Shin kunjungi.


"Ini benar-benar menakjubkan!" gumam Shin.


Shin melihat jauh kedepan, dimana Shin melihat sebuah kerangka tulang yang masih utuh.


Karena penasaran Shin melayang santai menuju kesana.


Shin melihat jika kerangka tulang itu seperti kerangka tulang manusia, namun terdapat beberapa perbedaan.


Kerangka tulang itu memiliki 4 lengan dan dua kepala yang masing-masing memiliki satu tanduk, giginya terlihat tajam dan runcing.


Sesaat kemudian, perhatian Shin tertuju pada hal lainnya, yaitu sesuatu yang mengeluarkan cahaya lima warna di bagian perut dari kerangka tulang itu.

__ADS_1


Shin mempercepat terbangnya dan mendarat di samping kerangka tulang itu.


Pandangan Shin masih tertuju pada lima bola kecil yang mengeluarkan cahaya yang berbeda-beda.


Menurut analisa dari Shin, makhluk yang hanya tinggal kerangka itu merupakan penyebab terbentuknya Lembah Beracun.


Kemungkinan besar makhluk itu merupakan siluman bertipe racun yang memiliki kultivasi tinggi, paling tidak makhluk itu berada ditingkat Martial Immortal God atau bahkan lebih tinggi.


Shin dapat merasakan kelima bola itu mengandung kekuatan dari lima elemen yang berbeda.


Yaitu api, angin, air, tanah, dan petir.


"Makhluk ini pasti mati karena memakan bola lima warna ini! Energi yang sangat melimpah dalam lima bola ini tidak dapat ditampung oleh tubuh makhluk ini sehingga membuatnya mati!" gumam Shin.


Karena kematian makhluk itu, tubuhnya yang mengandung racun menyebar kesegala arah hingga terbentuklah Lembah Beracun.


Sedangkan kenapa tempat ini tidak mengandung racun karena bola lima warna itu.


Shin sama sekali tidak mengetahui tentang lima bola itu, namun pastinya kelima bola energi itu mengandung kekuatan tersembunyi yang sangat kuat, bahkan untuk makhluk dengan kultivasi tingkat Martial Immortal God tidak dapat menampung energi didalamnya.


Shin tentu saja tidak ingin bernasib sama seperti makhluk itu, namun dia juga tidak ingin meninggalkan lima bola itu, dia berniat mengambil dan menyimpannya.


Namun saat baru saja Shin berniat mengambil lima bola itu, lima bola itu tiba-tiba melesat masuk kedalam tubuhnya melalui perut.


"Eh!?" Shin menyerjap beberapa kali karena bingung dengan situasi.


Sesaat kemudian, Shin merasakan energi kuat meledak-ledak di dalam tubuhnya.


"Sialan!!" Shin mengumpat keras kemudian duduk bersila, mencoba menstabilkan energi didalam tubuhnya.


"Aaak!!" Shin mulai berteriak kesakitan karena sangat sulit untuk menstabilkan energi tersebut.


Energi yang meledak-ledak di dalam tubuhnya benar-benar liar dan tidak bisa dikendalikan.


Shin pun mengaktifkan tanda lima elemen, karena itu akan membuat pengendaliannya berhadap lima elemen meningkat drastis.


Tanda Teratai Lima Warna muncul di kening Shin.


Akhirnya rasa sakit yang Shin rasakan mereda.


Namun itu bertahan hanya sesaat sebelum rasa sakit yang jauh lebih menyakitkan dari sebelumnya Shin rasakan.


"Ghouk!!" Shin batuk darah segar yang sangat banyak.


"Aaak!!" Shin berteriak kesakitan, dia tidak bisa lagi mempertahankan tanda lima elemen sehingga tanda itu langsung menghilang membuat rasa sakitnya semakin parah.

__ADS_1


"AAAAAAAKKK....!!!" Shin berteriak keras karena kesakitan, teriakannya benar-benar keras bahkan sampai terdengar di luar Lembah Beracun.


\=\=\=\=


__ADS_2