
Sementara itu, Xu Huang dan Tetua Lei Huo masih bertarung sengit.
Beberapa gunung sudah hancur akibat pertarungan mereka berdua, kawah-kawah berbagai macam ukuran terbentuk ditanah.
Hutan yang awalnya dipenuhi pepohonan lebat, kini sudah hancur berantakan.
Meskipun Xu Huang sudah menggunakan Mata Pedang Emas, namun mata pedang miliknya seakan tidak berguna melawan Tetua Lei Huo.
Domain yang dia ciptakan seakan ditekan oleh suatu teknik khusus milik Tetua Lei Huo.
Tetua Lei Huo menyerang menggunakan tongkatnya, meskipun dapat ditahan oleh Xu Huang namun Xu Huang masih terpental belasan meter.
"Hahaha! Kekuatan Mata Pedang memang luar biasa, tapi itu tidak akan berguna melawan ku yang sekarang!" Tetua Lei Huo menyeringai lebar.
"Teknik apa yang sebenarnya kau gunakan? Kenapa Domain ku bisa mendapatkan tekanan?!" Xu Huang benar-benar bingung, dia tidak pernah mendengar ada teknik yang bisa menekan Domain Mata Pedang.
"Heh! Tuan ku dulu sudah sering berurusan dengan hal seperti itu! Domain seperti itu hanya makanan sehari-hari untuknya! Aku mendapatkan teknik yang bisa menekan Domain dari tuan ku!" Tetua Lei Huo menceritakan tentang Tuannya dengan bangga.
"Tuan mu?" Xu Huang mengerutkan keningnya.
Jika tuannya memang benar seperti yang dikatakan Tetua Lei Huo, bukankah itu berarti tuannya memiliki kekuatan yang jauh lebih besar.
Lalu kenapa namanya tidak pernah terdengar sebelumnya, dan kenapa dia tidak muncul selama ini.
"Siapa tuan yang kau maksud?"
"Kau tidak memiliki kualifikasi untuk mengetahui tentang tuan ku!" setelah mengatakan itu, Tetua Lei Huo langsung melesat menyerang Xu Huang.
Sudah 1 hari peperangan berlangsung, namun masih tidak terlihat tanda-tanda akan berakhirnya perang.
Sementara itu, Medang perang para pasukan dari kedua kubu bertarung dengan rusuh, mencari lawan masing-masing di tengah padatnya kerumunan kultivator yang sedang bertarung.
Entah sudah berapa banyak orang yang mati, mayat mereka sudah bergelimpangan ditanah.
Semua teman-teman Shin menggunakan Teknik Perubahan Malaikat hingga membuat mereka dapat melawan kultivator yang berada 1 sampai 2 tahap diatas mereka.
Xiang Yue bahkan mampu melawan kultivator tingkat Martial Monarc tahap akhir.
Dengan kultivasi mereka yang sekarang berada ditingkat Martial Monarc, efek dari Teknik Perubahan Malaikat tidak akan terlalu parah.
__ADS_1
Agar tidak menerima efek dari Teknik Perubahan Malaikat, setidaknya harus berada ditingkat Martial Monarc tahap akhir.
Pertarungan antara pasukan kedua kubu terlihat imbang, entah akan seperti apa akhir pertarungan ini.
Namun jika terus seperti ini maka kemungkinan, perang ini akan terus berlangsung hingga mereka semua mati.
Kemenangan mereka akan bergantung pada pemimpin masing-masing, jika pemimpin mereka menang maka pasukan mereka juga pasti akan memenangkan peperangan.
Teman-teman Shin disana berjuang mati-matian melawan musuh, mereka sudah mendapatkan cukup banyak luka namun tidak bisa berhenti ditengah peperangan.
Pertarungan antara Xu Xuan dan Su Huangli yang melawan Tetua Jing Hu juga masih berlangsung, namun terlihat jika Tetua Jing Hu sudah mulai mendominasi.
Dia seperti hanya bermain-main dengan Xu Xuan dan Su Huangli, sama sekali tidak terlihat serius.
Bisa dilihat jika perbedaan kekuatan mereka memang sangat jauh.
Xu Xuan dan Su Huangli sudah melakukan berbagai macam cara, menggunakan semua teknik andalan mereka namun hanya bisa memberikan beberapa luka yang tidak seberapa untuk Tetua Jing Hu.
Sementara itu, pertarungan antara Xu Huang melawan Tetua Lei Huo juga mulai terlihat siapa yang mendominasi.
Karena kekuatan Mata Pedang Xu Huang seperti tidak berguna melawan Tetua Lei Huo membuat Xu Huang semakin lama semakin tertekan.
Jika ini terus berlanjut maka sudah dipastikan Sekte Lembah Siluman akan memenangkan perang.
Mereka hanya bisa berharap Shin secepatnya menyelesaikan pertarungan melawan Lui Meiyu dan membantu mereka.
Namun sepertinya itu tidak mungkin, Tetua Jing Hu dan Tetua Lei Huo yang sudah bosan bermain-main dan mulai serius bertarung.
Jarak antara mereka dengan Shin saat ini cukup jauh, mungkin akan membutuhkan waktu 1 hari agar bisa sampai disini meskipun dengan kecepatan Shin saat ini.
Sedangkan mereka mungkin hanya bisa bertahan selama beberapa jam jika Tetua Jing Hu dan Tetua Lei Huo mulai serius bertarung.
Jika mereka bertiga mati maka semua pasukan mereka pasti akan dibantai habis oleh Tetua Jing Hu dan Tetua Lei Huo.
Kali ini Xu Huang, Xu Xuan dan Su Huangli mempertaruhkan segalanya mereka memaksakan diri mereka bertarung hingga batas maksimal.
Mata Xu Huang bahkan sudah mengeluarkan darah karena terlalu berlebihan menggunakan kekuatan Mata Pedangnya.
"Hahaha! Tidak ku sangka akan melihat saat dimana Xu Xuan sang Master Sekte Pedang Ilahi dan Su Huangli ketua tertinggi Paviliun Matahari Emas akan berada dalam kondisi menyediakan saat ini!" Tetua Jing Hu tersenyum merendahkan melihat Xu Xuan dan Su Huangli yang sudah mendapatkan luka parah.
__ADS_1
Xu Xuan dan Su Huangli terengah-engah, luka mereka sangat parah, luka bakar di berbagai bagian tubuh dan bahkan lengan kanan Xu Xuan terkena efek korosif dari api hitam, hingga sedikit bagian daging lengan kanan Xu Xuan meleleh, memperlihatkan tulangnya.
"Sial! Dia benar-benar kuat!" gumam Xu Xuan menatap tajam Tetua Jing Hu.
"Saudara Xuan, apa yang harus kita lakukan? Jika kita mati maka makhluk ini pasti akan pergi ke tempat saudara Huang lalu membunuhnya! Setelah itu pasukan kita selanjutnya!" ucap Su Huangli.
Xu Xuan memasang ekspresi rumit, sama sekali tidak memiliki jalan keluar dalam masalah ini.
Saat ini kondisi Xu Huang juga tidak jauh berbeda dengan mereka berdua, Xu Huang juga sudah mendapatkan luka parah, tulang lengan kirinya sudah patah karena terkena tongkat Tetua Lei Huo.
"Aku sebelumnya tidak pernah mendengar nama mu meskipun kekuatan mu berada diatas Xu Xuan! Kau memang memiliki kekuatan yang lumayan!" Tetua Lei Huo menyeringai lebar.
Xu Huang berdecak kesal, dia sadar tidak memiliki kesempatan untuk menang melawan Tetua Jing Hu.
Xu Huang bisa ditekan hingga seperti ini karena kekuatan Domainnya yang tidak berguna melawan Tetua Lei Huo.
"Aku yakin Tetua Jing Hu juga bisa menggunakan teknik yang sama dengan Tetua Lei Huo yang membuat kekuatan Domain Mata Pedang tidak berguna! Kondisi adik Xuan pasti tidak lebih baik dari ku!" gumam Xu Huang.
"Sudah cukup main-mainnya sekarang! Aku akan membunuhmu!" Kilatan petir hitam yang menyelimuti tubuh Tetua Lei Huo semakin ganas.
Dalam sepersekian detik Tetua Lei Huo menghilang kemudian muncul seketika didepan Xu Huang.
Xu Huang terkejut karena kecepatan Tetua Lei Huo benar-benar tidak bisa diikuti matanya.
"Matilah!!" Tetua Lei Huo menebaskan tongkatnya, mengarah pada kepala Xu Huang.
Xu Huang tidak bisa menghindar, dia terlambat bereaksi dan tidak mungkin menahan serangan Tetua Lei Huo karena dia memang belum siap.
Xu Huang hanya bisa pasrah menerima kematiannya.
Namun saat Xu Huang sudah memejamkan mata, pasrah dengan apa yang akan dia alami, tiba-tiba sebuah gelombang energi melesat dan mengenai tubuh Tetua Lei Huo hingga membuatnya terpental kebawah menghantam tanah dengan keras.
Xu Huang terkejut dengan serangan mendadak itu, dia tidak menyadari jika ada seseorang yang datang.
Xu Huang membalik badan melihat keatas, matanya seketika melebar saat melihat siapa yang telah menolongnya.
Dia adalah seorang gadis cantik yang membawa tombak emas dengan ukiran naga melingkar.
\=\=\=\=\=
__ADS_1