Pahlawan Di Dunia Kultivator 2

Pahlawan Di Dunia Kultivator 2
30.Penjara Kegelapan


__ADS_3

Setelah beberapa saat Xu Xuan dan Tetua Du Gu mengkonsumsi pil, luka-luka di tubuh mereka kembali pulih, nafas mereka berdua juga sudah beraturan seperti sebelumnya.


"Kau memang pantas disebut sebagai kultivator pedang terkuat di Benua Langit, k kekuatan mu tidak mengecewakan ku Xu Xuan!" Tetua Du Gu berkata dengan suara berat dan menyeramkan, ada suatu kepuasan tersendiri dihatinya bisa bertarung setara dengan Xu Xuan.


"Aku sama sekali tidak akan merasa tersanjung mendengar pujian dari siluman seperti mu!" Xu Xuan menatap tajam Tetua Du Gu.


Tetua Du Gu tersenyum ringan "Heh, aku juga tidak berharap kau akan merasa tersanjung! Aku hanya mengungkapkan kebenaran"


"Tidak perlu banyak bicara, akan ku pastikan aku akan membunuhmu hari ini!" Xu Xuan langsung memasang kuda-kuda siap tempur.


"Dingin sekali!" Tetua Du Gu juga menyiapkan kuda-kudanya.


Mereka saling menatap satu sama lain beberapa saat sebelum mereka sama-sama melesat kearah masing-masing, menyerang dengan kecepatan tinggi.


Teknik pedang besar milik Tetua Du Gu menitik beratkan pada kekuatan dan daya serang penghancur, ditambah lagi dengan kecepatan Tetua Du Gu yang meningkat drastis saat berubah menjadi siluman, membuat Xu Xuan kerepotan.


Meskipun salah hal kecepatan Xu Xuan masih mampu menyaingi Tetua Du Gu, namun berbeda dengan kekuatan serangan.


Meskipun begitu Xu Xuan masih bisa bertarung imbang melawan Tetua Du Gu karena pengalaman dan juga Mata Pedang Birunya.


Tetua Du Gu juga kesulitan mendekati Xu Huang karena setiap kali dia mendekat dia selalu diserang oleh energi tebasan dari berbagai arah, meskipun dia bisa menangkis atau menghindari serangan itu, tetap saja sesekali dia masih terkena serangan itu.


Dalam sebuah celah yang dilihat Tetua Du Gu, dia langsung menebaskan pedangnya mengeluarkan gelombang kegelapan pekat kearah Xu Xuan.


Xu Xuan dengan sigap menangkis serangan itu, bersamaan dengan Tetua Du Gu yang bergerak cepat, dalam sekejap dia sudah berada diatas Xu Xuan dengan jarak puluhan meter.


Aura kegelapan di tubuh Tetua Du Gu tiba-tiba terasa semakin pekat.


"Penjara Kegelapan!"


Dalam sekejap mata aura kegelapan menyebar, menciptakan lapisan kurungan kegelapan seperti bola yang mengurung Xu Xuan didalamnya.

__ADS_1


Saat ini Xu Xuan terkurung didalam Teknik Penjara Kegelapan milik Tetua Du Gu, semua yang dia lihat adalah kegelapan total, kegelapan pekat yang tidak berujung, kegelapan yang melahap segalanya.


Namun Xu Xuan masih bisa merasakan riak energi milik Tetua Du Gu yang berada di dalam Penjara Kegelapan ini.


Meskipun begitu yang dia rasakan hanya samar-samar saja dan terkadang itu juga menghilang seketika kemudian muncul lagi di tempat lainnya, di dalam penjara kegelapan ini membuat indera perasa Xu Xuan terganggu, sangat sulit merasakan keberadaan Tetua Du Gu, selain itu dia tidak bisa melihat apa-apa selain kegelapan total.


"Seperti ini kah rasanya jika seseorang buta" gumam Xu Xuan, karena berada di Penjara Kegelapan ini sama saja seperti tidak memiliki pengelihatan.


Bahkan Mata Pedang Biru Xu Xuan tidak bisa melihat apa-apa.


Xu Xuan menyadari jika dirinya telah melakukan kesalahan kecil yang dimanfaatkan dengan baik oleh Tetua Du Gu.


Pandangan mata Xu Xuan melihat kesegala arah, namun semuanya adalah kegelapan total.


Tiba-tiba dia merasakan aura samar Tetua Du Gu muncul di belakangnya, dia bergerak cepat memutar badan bersamaan dengan menebaskan pedangnya.


*Slaaasss...!


Sesaat kemudian, aura itu kembali muncul beberapa meter di depannya.


Xu Xuan kembali melakukan hal yang sama, menebas kearah dimana aura itu muncul, namun kejadian yang sama terulang kembali.


"HAHAHA....!!!" Suara tawa keras yang menggelegar dan memekakan telinga terdengar, suara keras yang terdengar menyeramkan.


Itu adalah suara tawa Tetua Du Gu.


"INI SUDAH BERAKHIR XU XUAN!! KAU TIDAK AKAN SELAMAT SETELAH MASUK KE DALA. PENJARA KEGELAPAN KU!!" Tetua Du Gu kembali tertawa keras, seakan kemenangan sudah berada ditangannya.


"PENJARA KEGELAPAN ADALAH TEKNIK TERKUAT MILIK KU!! TIDAK ADA YANG PERNAH LOLOS SETELAH TERKENA TEKNIK INI!!" Tetua Du Gu sama sekali tidak berbohong, karena memang ini pertama kalinya dia menggunakan teknik ini, jadi secara otomatis tidak ada yang pernah lolos dari teknik ini.


Namun di samping itu juga, tidak pernah ada nyawa yang melayang dengan teknik ini.

__ADS_1


"Begitukah? Kalau begitu aku akan menjadi yang pertama lolos dari teknik mu ini" ucap Xu Xuan dengan tenang, sama sekali tidak merasa panik setelah terkena teknik ini.


"HEH! KATA-KATA MU TIDAK LEBIH DARI SEKEDAR LELUCON! SEKARANG KAU SAMA SEKALI TIDAK BISA MELIHAT APA-APA! BAHKAN KAU TIDAK MENGETAHUI DIMANA AKU BERADA! BAGAIMANA KAU BISA KELUAR DARI TEKNIK KU INI?"


"Sekuat apa pun sebuah teknik, pasti memiliki kelemahan tersendiri! Jadi tidak mungkin jika Penjara Kegelapan ini tidak bisa dihancurkan!"


"AKU AKUI JIKA APA YANG KAU KATAKAN MEMANG BENAR! TAPI KAU SAMA SEKALI TIDAK AKAN BISA MENEMUKAN KELEMAHAN ITU!" Tetua Du Gu menyeringai lebar.


Xu Xuan masih diam di posisinya, sampai kemudian dia bisa merasakan ratusan atau mungkin ribuan aura keberadaan Tetua Du Gu dari segala arah.


"SEKARANG AKU INGIN MELIHAT SEBERAPA JAUH KAU BISA BERTAHAN!!"


Xu Xuan langsung menyiapkan kuda-kuda siap tempur dengan pedang ditangannya.


Kini dia bisa merasakan ribuan aura Tetua Du Gu dengan jelas, mungkin Tetua Du Gu memang sengaja memperjelas ribuan auranya untuk membingungkan Xu Xuan.


Xu Xuan sekarang tidak tau dimana diantara semua aura yang dia rasakan merupakan Tetua Du Gu, atau mungkin saja diantara ribuan aura itu tidak ada Tetua Du Gu yang asli.


Sesaat kemudian, Xu Xuan merasakan semua aura itu melesat kearahnya dengan kecepatan tinggi.


Tanpa menunggu lama, Xu Xuan juga ikut menerjang kedepan, menebas semua aura Tetua Du Gu yang dia rasakan.


Dalam waktu beberapa menit saja, Xu Xuan mungkin sudah menebas ratusan aura Tetua Du Gu hingga hancur, namun aura Tetua Du Gu masih terus menyerangnya seakan tidak ada habisnya.


Meskipun Xu Xuan merasa sudah menghancurkan aura Tetua Du Gu, namun dia merasa aura Tetua Du Gu tidak berkurang sedikit pun.


Xu Xuan awalnya mengira jika ini semua hanyalah ilusi, namun beberapa aura Tetua Du Gu yang dia rasakan dapat melukainya, dan tentu saja menyebabkan rasa sakit, membuktikan jika ini semua bukanlah ilusi.


Bagaimana kelanjutannya? Apakah Xu Xuan mampu mengalahkan Tetua Du Gu? Ataukah Master Sekte Pedang Ilahi itu akan terbunuh ditangan Tetua Du Gu?


\=\=\=\=>>

__ADS_1


\=\=\=>><<\=\=\=>><<\=\=\=>>


__ADS_2