
"Ada apa kakek? Apa yang terjadi dengan Shin?" tanya Xun.
"Kakek tidak tau pasti tapi sepertinya Shin akan menerobos ketingkat selanjutnya! Tingkat Martial God!"
"Apa?!" Semua orang yang ada di ruangan itu terkejut.
"Tapi apakah Shin bisa menerobos dalam keadaan pingsan seperti ini?" ucap Guei dengan ragu.
Jika seseorang akan naik tingkat dalam kultivasi, maka akan terjadi lonjakan energi secara tiba-tiba di dalam tubuh mereka.
Hal ini harus dikendalikan oleh para kultivator agar aliran energi yang meledak itu tidak membuat meredian mereka rusak atau hancur.
Para kultivator harus fokus dan berkonsentrasi mengatur lonjakan energi saat mengalami kenaikan tingkat kultivasi untuk mengalir ke seluruh tubuhnya.
Lalai sedikit saja akan memberikan kerugian pada kultivator, hal terburuknya adalah cacat permanen atau bahkan kematian.
Dampaknya akan bergantung pada tingkatan apa kultivator akan naik tingkat, semakin tinggi tingkatannya maka akan semakin besar dampak yang didapat jika itu gagal.
Dan sekarang Shin akan menerobos ketingkat Martial God namun pemuda itu masih tidak sadarkan diri.
Ini jelas akan menjadi sebuah bencana jika dibiarkan terus berlanjut.
"Apa yang harus kita lakukan sekarang" Luo menjadi sangat panik.
Raja Yong juga memasang ekspresi rumit, tidak tau harus melakukan apa.
Saat semua orang masih panik, Shin secara tiba-tiba bangun, duduk bersila diatas kasur dengan mata yang masih terpejam.
Semua orang terkejut dengan hal itu, namun disaat yang bersamaan, mereka juga merasa lega, dengan ini mereka hanya tinggal menyerahkan semuanya pada Shin.
"Karena Shin sepertinya juga sudah sadar, lebih baik kita pergi dari ruangan ini! Saat Shin berhasil menerobos maka itu akan membuat gelombang ledakan keras yang akan menghancurkan area sekitarnya!" Raja Yong menoleh kearah Guei "Guei'er, perintahkan semua orang yang berada dalam jarak 1 kilometer dari sini untuk segera menjauh!"
"Baik ayah!" Guei langsung keluar dari ruangan itu.
"Kota juga harus segera pergi!" ucap Raja Yong.
"Tapi kakek, apakah Shin akan baik-baik saja?" tanya Xun.
"Kau tenang saja, untuk sekarang kita hanya bisa percaya pada Shin jika dia pasti akan berhasil!"
__ADS_1
Setelah meyakinkan Xun, Raja Yong bersama yang lainnya pun keluar dari ruangan itu, menjauh sejauh beberapa kilometer agar tidak terkena dampak dari penerobosan Shin.
Shin saat ini fokus berkonsentrasi, mengendalikan ledakan energi di dalam tubuhnya.
Aura yang keluar pada tubuh Shin semakin kuat seiring waktu, tekanan dari auranya membuat tembok ruangan itu retak.
Hingga akhirnya...
*BOOOMMM...!!
Gelombang ledakan terjadi energi terjadi menghancurkan semua yang berada dalam jarak ratusan meter dari tempat Shin bermeditasi.
Shin Akhirnya berhasil menerobos ketingkat Martial God.
Shin masih bermeditasi, sekarang tubuhnya melayang beberapa meter dari tanah, dia berusaha menstabilkan energi di tubuhnya karena baru saja menerobos.
***
Semua orang yang menyaksikan hal itu benar-benar terkejut, ini pertama kalinya mereka melihat seseorang yang menerobos ketingkat Martial God.
Efek dari penerobosan kultivasinya sungguh mengerikan, pastinya kekuatan yang di dapat juga sangat luar biasa.
Di samping itu, semua Elf merasa senang jika Shin sudah berhasil menerobos dengan lancar.
Saat mereka baru sampai di tempat Shin, pemuda itu membuka matanya.
"Eh, dimana ini?"
Hal pertama yang Shin lihat adalah kehancuran dari area sekitarnya, puing-puing bangunan yang hancur bertebaran dimana-mana.
Dari jarak yang cukup jauh Shin melihat masih banyak bangunan yang berdiri kokoh, hanya dari area ratusan meter darinya saja yang hancur.
"Apakah semua ini disebabkan karena penerobosan kultivasi ku"
Shin menggaruk kepalanya yang tidak gatal lalu menoleh kearah lain dan menemukan Raja Yong dan yang lainnya tersenyum kearahnya.
Shin mendarat di tanah berjalan lalu menangkupkan tangannya "Maaf yang mulia, karena telah menyebabkan kehancuran di istana kerajaan!"
"Hahaha! Tidak masalah Shin, itu bukanlah hal yang besar! Selamat karena kau telah menerobos ketingkat Martial God, ini adalah suatu hal yang harus dirayakan!" Raja Yong menepuk bahu Shin "Kau telah pingsan selama setengah tahun, dan entah bagaimana kau bisa menerobos ketingkat Martial God!"
__ADS_1
"Apa?! Setengah tahun!" Shin terkejut, apakah dia memang pingsan selama itu? "Lalu apa yang terjadi selama aku pingsan?"
"Tidak ada banyak hal yang terjadi! Selama kau pingsan seluruh wilayah High Orc sudah dihancurkan, para High Orc juga sudah di bantai habis! Selama setengah tahun Xun'er lah yang selalu merawat mu, dia bahkan jarang sekali keluar dari ruangan karena khawatir akan kondisi mu!" Raja Yong tersenyum, menoleh kearah Xun yang saat ini menunduk malu dengan wajah merah merona.
"Terima kasih Xun karena telah merawat ku, dan maaf telah membuat kalian semua khawatir" ucap Shin.
"Haha! Sekarang kau telah sadar, semua rakyat sangat mengkhawatirkan mu, mereka pasti akan senang mendengar kau telah bangun! Terlebih kau telah menerobos ketingkat Martial God, ini adalah hal yang harus dirayakan!" ucap Guei.
"Benar apa yang dikatakan kakak Guei, kenaikan tingkat kultivasi mu harus dirayakan!" ucap Han.
"A... tapi..." Shin berniat menolak hal itu, namun belum sempat dia menyelesaikan kalimatnya, Raja Yong langsung memotong.
"Sudah tidak usah menolak, ini sama sekali tidak merepotkan!"
Shin menghela nafas ringan "Baiklah kalau begitu"
***
Setelah kejadian itu, bangunan-bangunan yang sudah hancur kembali diperbaiki, meskipun dampak kerusakannya cukup luas, tapi itu hanya sebagian kecil dari wilayah istana kerajaan.
Acara perayaan kenaikan tingkat kultivasi Shin pun berlangsung setelah semua persiapannya selesai.
Semua tokoh-tokoh penting di wilayah Elf diundang untuk pesta perayaan di istana kerajaan, Seperti para bangsawan dan para penguasa kota di wilayah Elf.
Mereka semua sangat senang dapat berjumpa langsung dengan Shin dan mengucapkan selamat atas kenaikan kultivasi Shin ketingkat Martial God.
Banyak dari para tamu undangan yang membawa para pelukis untuk melukis mereka saat sedang bersama dengan Shin.
Ini adalah momen langka bagi mereka yang tentu saja harus diabadikan.
Shin benar-benar kerepotan meladeni para tamu undangan yang ingin dilukis, meskipun hanya membutuhkan waktu beberapa menit saja namun ada banyak Elf yang ingin dilukis bersamanya.
Hal merepotkan seperti inilah yang membuat Shin tidak ingin melakukan perayaan seperti ini.
Acara pesta perayaan itu benar-benar megah dan meriah, dan Shin selalu dikerumuni para Elf yang membuat ruang geraknya terbatas.
Dia benar-benar ingin segera mengakhiri acara pesta ini.
Acara pesta perayaan itu berlangsung hingga tengah malam, semua tamu undangan pun pamit pergi dengan berat hati, karena mereka masih ingin bersama Shin.
__ADS_1
Namun mereka sudah cukup puas dapat mengabadikan momen bersama Shin dalam lukisan.
Setelah pesta berakhir, Shin langsung pergi ke kamarnya dan tidur karena kelelahan.