
Beberapa tahun berlalu semenjak Dewa Siluman dikalahkan, Benua Langit saat ini menjadi sangat damai dan tentram.
Wilayah Selatan Benua Langit, dimana sebelumnya menjabat wilayah kekuasaan Sekte Elang Hitam, kini menjadi wilayah kekuasaan Sekte Pedang Ilahi.
Sementara Wilayah Barat yang sebelumnya menjabat wilayah kekuasaan Sekte Lembah Siluman, kini telah diambil alih oleh Sekte Es Abadi.
Sehingga Benua Langit saat ini hanya dibagi menjadi 2 wilayah, yaitu Wilayah Sekte Pedang Ilahi dan Sekte Es Abadi.
Sebelumnya setelah pernikahan Shin selesai, beberapa bulan setelahnya, teman-teman Shin juga ikut menyusul.
Chu Yan membawa Li Yuwen ke Kekaisaran Matahari, tepatnya di Kota Wuho.
Semua orang di kota Wuho sangat bangga dengan pencapaian Chu Yan, terutama tentunya Keluarga Chu sendiri.
Nama Chu Yan sudah sangat terkenal dimana menjadi salah satu jenius terbaik Sekte Pedang Ilahi.
Awalnya keluarga Chu Yan tidak percaya jika nama Chu Yan yang terkenal itu adalah Chu Yan keluarga mereka.
Namun setelah Chu Yan pulang dengan tingkat kultivasinya, keluarganya menjadi sangat bangga, terlebih saat Chu Yan membawa pulang seorang gadis cantik membuat orang tuanya menangis haru.
Awalnya mereka mengira Chu Yan akan kesulitan mencari pasangan hidup karena tingkah konyol dan sedikit tololnya itu.
Tapi siapa sangka Chu Yan akan memilik gadis yang sangat cantik bagaikan Dewi dari surga.
Pesta pernikahan meriah dilangsungkan di Kota Wuho, tentunya dihadiri oleh orang-orang terdekat Chu Yan, termasuk Shin dan Yin Litian.
Setelah pernikahan Chu Yan, Yin Litian pun menyusul dengan menikahi saudari Li Yuwen, yaitu Li Yiren.
Bai Xu dan Jia Yu juga tidak ketinggalan untuk melangsungkan pernikahan.
Yah, hanya Hun Fan dan Lan Ma saja yang masih menjomblo sampai sekarang, meskipun mereka sudah banyak di dekati oleh para gadis, namun tidak ada yang menurut mereka cocok.
Sementara untuk Xue'er sendiri, setelah beberapa tahun ini kondisinya sudah membaik.
Setelah segel pada ingatannya dilepaskan, dia sudah bisa mengingat masa lalunya, dimana dia hanya seorang gadis desa biasa, orang tuanya telah meninggal dan semenjak itu, dia tinggal di sebuah desa kecil di pelosok Wilayah Barat.
Sampai dimana dirinya diculik oleh Lui Meiyu dan ingatannya disegel.
Nama asli Xue'er sebenarnya adalah Qian Xue. Sebelumnya Qian Xue sudah pergi kembali ke desa tempat dia tinggal, dia memutuskan untuk kembali hidup sebagaimana biasanya dulu.
__ADS_1
Namun siapa sangka, desa tempat tinggalnya sudah hancur, tidak ada kehidupan disana, hanya ada tulang belulang dari penduduk desa sebelumnya.
Bisa dipastikan jika itu adalah ulah dari Lui Meiyu, dia pastinya tidak ingin ada dari masa lalu Qian Xue yang tertinggal, dimana itu akan membuatnya mengingat kembali masa lalunya.
Qian Xue tidak menangis, hanya terlihat sedih saja, emosinya memang masih kurang stabil setelah menjadi seorang gadis dingin selama bertahun-tahun.
Qian Xue akhirnya pun memutuskan untuk menjadi bagian dari Sekte Pedang Ilahi, dia menjadi salah satu tetua kecil di sekte tersebut.
Qian Xue kini menjadi idola di Sekte Pedang Ilahi, karena dia tidak memiliki kekasih, jadi banyak para pria yang mendekatinya.
Namun pastinya Qian Xue tidak menerima satu pun pria, karena dia masih belum berpikir untuk memiliki pasangan untuk saat ini.
***
Di pinggiran Wilayah Timur.
Terlihat hanya ada sebuah rumah yang berdiri, rumah yang cukup besar namun sederhana.
Di halaman rumah itu, dibawah sebuah pohon terdapat kursi memanjang yang terbuat dari bambu, disana terlihat duduk 8 wanita cantik bagaikan Dewi surgawi.
8 wanita itu tentu saja adalah para istri Shin, mereka sedang ngobrol, tersenyum dan tertawa bersama.
Entah apa yang mereka bahas, namun sepertinya itu sangat seru.
Sementara itu, Shin sekarang berjalan pulang menuju rumahnya, dengan membawa sebuah joran pancing dipundaknya.
Shin memang pergi memancing di lautan, itu menjadi salah satu hobinya semenjak mulai membangun rumah di wilayah ini.
Sebenarnya Shin dari kecil sangat suka memancing. Dulu dia sering diajak memancing oleh ayahnya dan semenjak dia dipanggil ke dunia Terkutuk, Shin tidak pernah lagi memancing.
Meskipun memang jika ingin, Shin bisa saja langsung menangkap banyak ikan dengan menyelam, karena dengan kultivasinya dia bisa dengan mudah melakukannya, terlebih dia menguasai elemen air.
Namun memancing memiliki suatu kesenangan tersendiri, terlebih saat ada ikan besar yang menyambar kail pancing, itu akan memberikan suatu kepuasan saat berhasil menangkap ikannya.
Shin berjalan dengan senyum cerah, sepertinya dia mendapatkan hasil yang bagus kali ini.
Setelah cukup lama berjalan, Shin akhirnya bisa melihat rumahnya, di halaman depan dia melihat para istrinya sedang ngobrol dengan sangat akrab.
Shin pun tersenyum dengan wajah berbunga-bunga melihat pemandangan itu "Inikah yang namanya surga"
__ADS_1
Shin selalu merasa bahagia melihat para istrinya yang sangat akur, sama sekali tidak ada konflik.
Jelas sekali itu juga karena Shin bersikap adil terhadap mereka semua, para istrinya sama-sama memiliki jatah satu malam dan terus bergantian setiap malamnya, tidak ada satu pun yang absen.
Shin terus berjalan dengan senyum berbunga-bunga.
Merasakan kehadiran Shin, para istrinya langsung menoleh lalu berdiri.
"Shin Gege!" mereka semua memanggil dengan senyum manis sambil melambaikan tangan.
Inilah yang membuat Shin sangat betah tinggal di rumah, setiap kali pulang memancing atau pulang dari urusan lainnya, para istrinya menyambut dengan senyum manis membuat Shin merasa seperti di surga.
Shin melompat, hanya dalam beberapa saat dia sudah mendarat di depan para istrinya.
"Aku pulang!" Shin tersenyum hangat.
"Selamat datang" para istri pun mencium pipi Shin secara bergantian, tentu saja mulai dari istri pertama yaitu Qin Zhiyun sampai diakhiri oleh Xun.
"Bagaimana Shin Gege? Apa kali ini kau mendapatkan banyak ikan lagi?" tanya Qin Zhiyun dengan wajah antusias.
"Ya, seperti biasa aku mendapatkan banyak ikan" jawab Shin.
"Baiklah, kalau begitu ayo masuk! Kita akan mulai lomba memasaknya!" Yin Yihua langsung menarik tangan Shin menuju rumah, diikuti oleh yang lainnya.
Lomba memasak menjadi kegiatan mingguan mereka, setiap seminggu sekali mereka akan mengadakan lomba memasak dimana Shin yang akan menjadi juri.
Yang mendapatkan peringkat pertama akan mendapatkan ciuman hangat pertama kali dari Shin, peringkat kedua akan mendapatkan giliran kedua dan seterusnya.
Untuk lomba memasak ini sudah pasti akan dimenangkan oleh Xun karena bahkan Shin kalah dalam hal memasak oleh Xun.
Jadi Xun selalu mendapatkan ciuman hangat pertama.
Shin sendiri tidak masalah dengan siapa yang mendapatkan peringkat pertama dan seterusnya, karena siapa pun itu dia sama sekali tidak dirugikan, akan selalu mendapatkan keuntungan.
***
**Ok, EXTRA CHAPTER kali akan menceritakan sedikit lanjutan ceritanya. Seperti judul diatas dimana Shin akan pergi liburan ke Bumi bersama para istrinya.
Tapi sekarang masih belum mencapai saat dimana mereka pergi liburan, mungkin di bagian keduanya nanti.
__ADS_1
Sebenarnya untuk bulan ini Author ingin istirahat, tidak menulis hingga akhir bulan. Tapi saat ada waktu luang, Author tidak tau harus ngapain dan akhirnya memutuskan untuk menulis.
Jadi jangan terlalu berharap akan ada bagian ke 2 up hari ini karena Author hanya nulis dalam waktu luang**