Pahlawan Di Dunia Kultivator 2

Pahlawan Di Dunia Kultivator 2
132. Setengah Tahun


__ADS_3

Pasukan Elf yang dipimpin oleh Guei dan Han pergi menuju wilayah High Orc, mereka berdua memimpin pasukan besar dalam hal ini.


Membutuhkan waktu kurang dari 3 bulan sampai mereka tiba di wilayah High Orc dan memulai penghancuran.


Guei, Han dan para Elf lainnya sama sekali tidak memberi ampun bagi para High Orc itu, entah itu masih kecil, wanita atau pria dan sebagainya, semuanya dibantai habis.


Elf yang dikenal cinta damai dan tidak suka dalam pertarungan, kini memperlihatkan sisi lain dari diri mereka.


Kali ini para Elf melampiaskan amarah dan dendam mereka selama ini kepada para High Orc.


Membutuhkan waktu beberapa minggu sampai akhirnya para Elf berhasil membumi hanguskan seluruh wilayah High Orc, tidak ada yang tersisa, semua bangunan hancur, mayat High Orc bisa dijumpai di mana-mana.


Bai amis darah tercium di seluruh sudut wilayah High Orc.


Pemandangan itu benar-benar mengerikan.


Setelah semua urusan mereka selesai di wilayah High Orc, Guei dan Han memimpin semua pasukannya untuk kembali ke wilayah Elf.


***


Selema 3 bulan ini, Shin masih belum bangun, pemuda itu masih terbaring tidak sadarkan diri diatas kasur.


Xun dengan setia menemani Shin di ruangan itu, dia sangat jarang sekali keluar, gadis itu hanya keluar saat akan mengambil air untuk mengelap wajah Shin.


Memang dalam beberapa kali sehari, Shin akan meringis kesakitan dan keringat selalu membasahi wajahnya, saat itulah Xun mengelap wajah pemuda itu.


Sebenarnya bukan wajah Shin saja yang dibasahi keringat namun seluruh tubuhnya, namun Xun tidak mungkin menanggalkan pakaian Shin untuk membasuh tubuhnya.


Meskipun Xun memang sesekali berpikir untuk menanggalkan pakaian Shin dan membasuh tubuhnya, tapi gadis itu tidak berani.


Dia takut jika saja nanti dia melakukan itu maka Shin akan bangun dan saat itulah dia mungkin akan bunuh diri karena malu.


Yian sendiri selalu menghela nafas saat melihat perhatian putrinya terhadap Shin.


Dia sudah mengetahui jika Shin memiliki 7 calon istri, jumlah yang sangat tidak terbayangkan menurut Yuan.


Dia tidak tau apakah putrinya akan sanggup berbagi suami dengan wanita lain, apakah nanti Xun akan bahagia jika bersama Shin.


Yian sebenarnya berharap jika bisa maka Xun harus melupakan Shin, namun melihat seperti apa perhatian Xun terhadap Shin, mungkin hal itu adalah mustahil.

__ADS_1


Jika memang Xun akan memilih Shin nantinya maka Yian tidak akan menolak.


***


Hati-hati kembali berlalu, saat ini sudah satu tahun Shin berada di Benua Kegelapan, dan dia saat ini masih dalam kondisi pingsan.


Guei dan Han juga sudah kembali, mereka benar-benar terkejut setelah mendengar kabar tentang Shin.


Han sudah berusaha sekuat tenaga untuk membuat Shin bangun, memberikan Shin pil-pil terbaik yang dia miliki, namun semuanya sia-sia.


Kabar ini sudah menyebar luas dan diketahui oleh semua Elf, para Elf juga mengkhawatirkan Shin.


Apakah kejadian seperti ratusan ribu tahun yang lalu akan kembali terulang, dimana manusia yang menjadi penyelamat mereka akan mati.


***


Shin membuka mata, dia menemukan dirinya melayang diatas lautan tanpa batas, air laut itu memancarkan cahaya berbagai cama warna yang sangat indah.


"Ini... lautan Dantian ku" ucap Shin sambil melihat sekitarnya.


"Apa yang terjadi sebelumnya? Kenapa aku tiba-tiba berada di sini?" Shin berpikir, berusaha mengingat kejadian yang dia alami sebelumnya.


Setelah beberapa saat Shin pun mengingat jika dia sebelumnya pingsan saat akan membuka pintu ruangan.


Sesaat kemudian, Shin terkejut saat melihat sebuah pusaran air terbentuk di tengah lautan Dantian nya.


"Apa yang terjadi?!" Shin tidak tau harus melakukan apa, karena hal ini terjadi di dalam tubuhnya.


Tidak lama setelah itu, sebuah benda dengan ukuran besar keluar dari pusaran air itu.


"Itu... lima bola energi yang sebelumnya masuk kedalam tubuh ku" Shin terkejut melihat lima bola energi itu "Tapi kenapa lima bola itu berada dalam benda silver ini?"


Shin sekarang menjadi semakin bingung karena lima bola energi itu berada di dalam sebuah benda warna silver.


"Apakah benda silver ini yang membuat energi pada lima bola ini tetap stabil" gumam Shin.


Dia mengingat sebelumnya Shin menemukan lima bola itu pada bagian perut kerangka iblis atau siluman.


Karena siluman itu tidak dapat menampung kekuatan dari lima bola energi yang terlalu besar, akhirnya siluman itu mati dan membuat Lembah Beracun terbentuk di sana.

__ADS_1


Dari luasnya lembah Beracun itu, Shin menduga jika dahulu siluman itu berada ditingkat Martial Immortal God, atau bahkan mungkin diatasnya.


Meskipun kultivasi siluman itu tinggi namun tetap mati karena lima bola energi itu, lalu bagaimana bisa Shin yang hanya seorang Martial Saint bisa bertahan?


Hal inilah yang menjadi pertanyaan di kepala Shin.


Sekarang setelah melihat lima bola energi berada di dalam benda silver itu, Shin berpikir kemungkinan dia bisa selamat karena benda itu yang membuat kekuatan lima bola energi tetap stabil.


Lalu dari mana asalnya benda yang menahan kekuatan dari lima bola energi itu? Kenapa bisa ada di dalam tubuhnya?


Semakin Shin pikirkan semakin bingung dirinya.


Tiba-tiba lima bola energi mengeluarkan cahaya masing-masing, cahaya terang yang membuat mata Shin silau.


"Kali ini apa lagi?!" Shin terpaksa menutup mata karena lima cahaya itu terlalu terang.


***


Saat ini di ruangan tempat Shin pingsan, Raja Yong dan yang lainnya termasuk Xun sudah berada di sana, melihat kondisi Shin yang selama setengah tahun ini tidak bangun-bangun.


Mereka semua takut Shin akan terus berada dalam kondisi ini.


"Apakah paman masih belum menemukan cara untuk membangunkan Shin?" Xun bertanya.


Han menghela nafas "Paman sudah berusaha semaksimal mungkin Xun'er! Tapi masih belum menemukan cara untuk membangunkan Shin, tapi kau tenang saja, paman tidak akan pernah menyerah untuk mengobati Shin!"


Han sendiri masih belum mengetahui penyebab pasti Shin pingsan seperti ini, sampai setengah tahun masih belum bangun.


Xun terlihat sangat sedih, begitu juga yang lainnya terlihat murung.


Mereka semua berharap Shin bisa bangun secepatnya.


Tiba-tiba suatu aura yang menekan keluar dari tubuh Shin membuat semua orang di dalam ruangan itu terkejut.


Aura itu sangat kuat membuat mereka semua terhempas kebelakang.


"Shin!" Xun berniat menghampiri Shin karena khawatir.


"Tunggu dulu Xun'er!" Raja Yong menghentikan Xun untuk tidak mendekati Shin.

__ADS_1


"Ada apa kakek? Apa yang terjadi dengan Shin?" tanya Xun.


"Kakek tidak tau pasti tapi sepertinya Shin akan menerobos ketingkat selanjutnya! Tingkat Martial God!"


__ADS_2