
Qin Zhiyun, Xiang Yue, Xu Lingling dan Bai Lian terus mengejar Shin, namun tidak ada dari mereka yang berhasil menangkapnya.
Bukannya dapat membalaskan perbuatan Shin, mereka justru mendapatkan kerugian karena entah sudah berapa kali pan*tat mereka ditampar oleh Shin.
Shin benar-benar sangat kejam, mungkin pria lain tidak akan tega melakukan hal itu pada gadis secantik mereka.
Namun Shin justru menampar pan*tat mereka hingga sekarang mereka kesulitan bergerak.
Para gadis itu terbaring ditanah dengan posisi tengkurap, jika mereka menggerakkan tubuh maka rasa nyeri yang luar biasa pada pantat akan mereka rasakan, hingga membuat mereka menitikkan air mata.
Teman-teman Shin yang sebelumnya sudah pergi menjauh, setelah mendengar suara teriakan kesakitan dari Qin Zhiyun dan yang lainnya membuat mereka kembali untuk melihat apa yang terjadi.
Mereka semua sungguh terkejut saat menyaksikan perbuatan kejam Shin menampar pantat para gadis itu hingga sekarang tidak lagi bisa bergerak.
Yin Yihua dan Bing Qiaoyu merasa bersyukur tidak ikut dalam menghajar Shin hingga mereka berdua tidak berakhir menyedihkan seperti itu.
"Guru, kenapa kau sangat kejam? Kau benar-benar tega melakukan hal ini pada ku" Qin Zhiyun meringis kesakitan.
"Sungguh tidak berperasaan Shin! Seharusnya kau tidak membalas dengan sekasar ini" ucap Xiang Yue.
"Aku membenci mu, aku tidak ingin bicara dengan mu lagi" Ling sudah menangis.
Meskipun tubuhnya adalah yang paling kuat diantara mereka, namun kekuatan Shin jauh diatasnya dan Shin juga sepertinya menampar pantatnya lebih keras dari yang lainnya.
"Aku menyesal telah mengikuti kalian bertiga"
Perkataan Bai Lian membuat Qin Zhiyun, Xiang Yue dan Ling secara serempak mendengus.
Shin hanya tersenyum lebar didepan mereka semua.
"Jadi apakah kalian sekarang ingin minta maaf pada ku" ucap Shin.
"Kenapa jadi harus kami yang meminta maaf?!"
"Mana mungkin kami memaafkan mu!"
"Kau sangat kejam, lebih kejam dari pada makhluk apa pun!!"
"Tunggu saja pembalasan kami!"
Mereka semua meneriaki Shin dengan keras.
"Oh! Jadi sepertinya kalian menginginkannya lagi!" Shin mengangkat tangan kanannya yang seketika diselimuti aura kuat "Mungkin aku harus menambah pelajaran untuk kalian" Shin menyeringai lebar.
Wajah keempat gadis itu langsung berubah pucat, mereka sudah tidak ingin merasakan hal itu lagi.
Itu sangat menyakitkan, tidak hanya sakit namun juga memalukan karena dilihat oleh teman-teman mereka dari kejauhan.
"Tidak! Tidak! Tidak!"
__ADS_1
"Apa kau tidak tau jika itu sangat menyakitkan?"
"Jangan lagi! Aku mohon!"
"Kami sudah tidak kuat lagi!"
Keempat gadis itu langsung memohon ampun, saat ini mereka sudah tidak bisa bergerak karena rasa sakit di pantat mereka, jika ditambah lagi mungkin mereka akan pingsan.
"Kalau begitu apakah kalian masih menolak minta maaf?" Shin melebarkan senyumnya.
Senyumannya seakan mengatakan jika mereka pasti akan menyesal jika menolak minta maaf.
"Ya, kami Mita maaf"
"Kaulah yang benar, entah seburuk apa pun kelakuan mu"
"Meskipun kami mendapatkan penyiksaan ini, tapi kami tetap meminta maaf"
"Maaf, kami memang salah, tidak benar seperti mu"
Keempat gadis itu pun meminta maaf, namun dengan setengah hati, bahkan mereka tidak melihat kearah Shin saat mengatakan maaf.
Jelas sekali mereka sangat kesal dengan Shin, padahal Shin yang salah, dia telah menghajar mereka dengan kejam sampai tidak bisa bergerak, namun pada akhirnya mereka harus meminta maaf.
Keadilan sepertinya sudah hilang dari dunia ini.
Wajah mereka semua langsung merah padam, terlebih Xiang Yue.
"Jangan mengatakan hal vulgar seperti itu lagi"
"Kenapa sekarang kau menjadi begitu menyebalkan?!"
Mereka pun kembali mengoceh.
"Ya, maafkan aku" Shin mengeluarkan sebotol pil "Buka mulut kalian, aku akan memberikan pil pemulihan"
Mereka secara serempak mendengus sebelum membuka mulut.
Shin pun melemparkan masing-masing satu pil kedalam mulut mereka.
Hanya membutuhkan beberapa menit dan keempat gadis malang itu pun kembali pulih.
Shin tertawa canggung melihat tatapan kesal dari keempat gadis itu.
"Haha! Jangan marah seperti itu, aku memiliki hadiah untuk kalian semua" Shin menoleh kearah teman-temannya yang lain yang berada di kejauhan "Kalian juga kemarilah, aku memiliki sesuatu untuk kalian semua!"
Mereka pun segera menghampiri Shin.
Shin pun memberikan mereka semua masing-masing satu kotak giok kecil, tentu saja hanya Xun yang tidak dapat.
__ADS_1
Xun sudah mengetahui apa yang diberikan Shin kepada mereka.
"Apa ini saudara Shin?" tanya Yin Litian
"Coba lihat saja terlebih dahulu" ucap Shin.
Mereka pun membuka kotak giok kecil itu, seketika aroma jarum dari pil keluar, mereka bisa merasakan energi kuat yang terkandung di dalam masing-masing pil tersebut.
Dengan cepat mereka menutup kembali kotak giok itu, agar kekuatan dari pil itu tidak menghilang.
"Itu adalah Pil Energi Naga! Dengan mengkonsumsi pil itu, seseorang yang berada ditingkat Martial Anchestor tahap akhir bisa langsung menerobos ketingkat Martial Monarc, namun jika seorang kultivator tingkat Martial Monarc yang mengkonsumsinya, itu akan tergantung pada keberuntungannya jika mereka naik satu tahapan!" Shin menjelaskan kegunaan Pil Energi Naga itu.
Mereka semua sangat kagum setelah mendengar kegunaan Pil Energi Naga.
Bukankah itu sangat luar biasa.
Shin melambaikan tangannya, mengeluarkan beberapa cincin penyimpanan.
Shin memberikan masing-masing satu cincin penyimpanan, dan sebotol giok itu diberikan pada Yin Litian.
"Di sadalm cincin penyimpanan itu terdapat banyak sumber daya kultivasi seperti pil dan lain-lain!"
Mereka semua berterima kasih pada Shin, kecuali para gadis yang sebelumnya Shin bully, mereka bahkan masih enggan melihat wajah Shin meskipun sudah menerima hadiah dari Shin.
"Saudara Shin, lalu apa isi botol giok ini?" tanya Yin Litian.
"Kau bisa melihatnya nanti, kau akan tau setelahnya! Jika kau memurnikannya maka aku yakin Kekuatan mu akan meningkat pesat!" jawab Shin.
Yin Litian jadi semakin penasaran apa isi di dalam botol giok itu.
"Dan satu hal lagi" Shin melambaikan tangannya, mengeluarkan sebuah tombak emas yang berukiran naga melingkar.
Teman-teman Shin langsung kagum saat melihat tombak itu, aura yang dikeluarkan sangat mendalam dan kuat.
"Tombak itu!" Bai Lian langsung bereaksi saat melihat Tombak Naga Langit.
"Lian'er, apa kau pernah melihat tombak ini sebelumnya?" tanya Shin.
"Tidak, tapi entah kenapa tombak itu terasa sangat familiar" Bai Lian merasa seperti ada sesuatu yang membuatnya tertarik pada tombak itu.
"Kalau begitu aku akan berikan tombak ini pada mu, karena sepertinya kau memiliki suatu keterikatan dengan Tombak Naga Langit!"
"Tapi..tombak ini terlihat sangat kuat, aku rasa aku tidak pantas mendapatkannya!" Bai Lian merasa ragu menerimanya.
"Tidak masalah, mungkin sekarang kekuatan mu lemah, tapi di masa depan kau pasti bisa membuktikan jika kau pantas mendapatkan Tombak Naga Langit ini!"
"Baiklah kalau begitu" Bai Lian pun menerima tombak itu "Terima kasih Shin Gege" Bai Lian tersenyum manis.
Setelah itu mereka merayakan kepulangan Shin dengan mengadakan pesta makan bersama di halaman bela diri nomor 1.
__ADS_1