
Pertarungan tingkat Martial Saint masih berlangsung, mereka bertarung dengan ketinggian ribuan meter diatas permukaan tanah.
Para pasukan dari kedua kubu bertarung di bagian bawah, ada juga banyak yang bertarung di daratan.
Pertarungan tingkat Martial Saint itu sudah memberikan dampak yang besar, meskipun jarak mereka cukup jauh dari pasukan, namun tetap saja masih ada serangan nyasar yang mengenai pasukan mereka hingga memakan korban jiwa yang tidak sedikit.
Xu Huang, Xu Xuan dan Su Huangli menyadari jika ini terus berlanjut maka hasilnya tidak akan baik, jadi mereka berusaha untuk memancing Tetua Jing Hu dan Tetua Lei Huo untuk menjauh dari Medan perang pasukan mereka.
Namun itu sangat sulit karena Tetua Jing Hu dan Tetua Lei Huo tidak memiliki pemikiran yang sama dengan mereka, kedua tetua Sekte Lembah Siluman itu sepertinya tidak peduli dengan nyawa pasukan mereka sendiri, jadi tidak peduli berapa banyak serangan nyasar yang mengenai pasukannya, kedua tetua itu sama sekali tidak akan peduli.
Hal ini membuat Xu Huang dan yang lainnya merasa geram, memang saat ini mereka berhadapan dengan dua siluman, bukan manusia.
Jadi sangat wajar jika Tetua Jing Hu dan Tetua Lei Huo tidak peduli dengan berapa banyak nyawa manusia yang hilang.
Meskipun begitu, dengan usaha yang ekstra, mereka akhirnya bisa memancing Tetua Jing Hu dan Tetua Lei Huo menjauh dari Medan perang para pasukan.
Tetua Jing Hu, Xu Xuan dan Su Huangli sekarang berada ratusan kilometer di arah barat Medan perang, sedangkan Tetua Lei Huo dan Xu Huang berada ratusan kilometer dari arah utara Medan perang.
Xu Xuan dan Su Huangli mengetahui jika kekuatan Tetua Jing Hu tidaklah biasa, api hitam yang dia keluarkan jauh lebih kuat dari api biasa, bahkan tidak bisa dibandingkan.
Setelah semua serangan yang mereka keluarkan, bisa diatasi dengan mudah oleh Tetua Jing Hu, bahkan Tetua Jing Hu seperti bermain-main dengan mereka.
"Xu Xuan, apa kau meremehkan ku? Gunakan Mata Pedang mu maka pertarungan ini akan menjadi lebih menarik!" Tetua Jing Hu menyeringai lebar.
"Hm, tadi hanya pemanasan! Aku akan mulai serius kali ini!" Mata Xu Xuan mengeluarkan cahaya biru yang membentuk tanda pedang biru "Saudara Huangli, kali ini tidak perlu menahan diri!"
"Aku mengerti!" jawab Su Huangli, kemudian melemparkan puluhan kertas formasi.
Puluhan kertas formasi itu melayang disekitar Su Huangli.
Tetua Jing Hu menyeringai lebar, kemudian mengangkat tangannya dengan telapak terbuka menghadap langit.
Seketika pusaran api hitam terbentuk, membuat sebuah cakram api hitam yang berputar dengan kecepatan tinggi.
Cakram api hitam itu memiliki gigi-gigi tajam dipinggir dengan diameter 20 meter.
Tetua Jing Hu langsung melemparkan cakram api hitam dengan kecepatan tinggi kearah Xu Xuan dan Su Huangli.
__ADS_1
Xu Xuan bersiap, tubuhnya seketika diselimuti kilatan petir ganas, dia menarik pedangnya lalu melakukan gerakan menusuk, mengeluarkan siluet pedang petir dengan panjang 50 meter.
*BOOOOMMMM...!!
Cakram api hitam dan pedang petir berbenturan menyebabkan ledakan keras, namun ternyata, cakram api hitam masih belum hancur, masih melesat cepat kearah mereka berdua.
"Apa?!" Xu Xuan terkejut, tidak menyangka cakram api hitam akan sekuat itu.
Su Huangli mengibaskan tangannya, membuat puluhan kertas formasi melesat kearah cakram api hitam.
Su Huangli melakukan segel tangan, seketika puluhan kertas formasi itu membentuk susunan yang menciptakan sebuah tangan raksasa.
tangan raksasa itu kemudian menggenggam cakram api hitam dengan kuat.
*BOOOOMMMM...!!
Ledakan keras kembali terjadi, kali ini cakram api hitam itu sudah hancur bersama tangan raksasa.
Tetua Jing Hu tersenyum sinis, dia merasa tidak akan terlalu sulit menghadapi Xu Xuan dan Su Huangli.
Meskipun begitu dia tetap tidak boleh lengah, Xu Xuan dan Su Huangli tidak boleh diremehkan.
Tetua Jing Hu mengalirkan energi Qi nya, membuat garis merah itu berubah menjadi hitam pekat, sesaat kemudian, kapak itu diselimuti kobaran api hitam.
Tidak menunggu waktu lama, Tetua Jing Hu melesat dengan kecepatan tinggi.
Xu Xuan dan Su Huangli juga ikut melesat.
Su Huangli melemparkan puluhan kertas formasi yang langsung melesat mengerumuni Tetua Jing Hu.
Su Huangli melakukan segel tangan, seketika kurungan berbentuk persegi tercipta mengurung Tetua Jing Hu.
"Jangan pikir hanya dengan ini kau bisa menghentikan ku!" Tetua Jing Hu menebas lapisan formasi itu.
Kurungan itu langsung hancur dalam sekali serangan, bagaikan kaca pecah.
Saat itulah Tetua Jing Hu menyadari jika beberapa meter didepannya sudah melesat pusaran tornado dengan ujung tajam yang mengarah ke wajahnya.
__ADS_1
Tetua Jing Hu juga menyadari jika Xu Xuan sudah berada dibelakangnya dengan pedang yang terayun cepat.
Tetua Jing Hu tidak bisa menghindari serangan itu, namun bukan berarti dia tidak memiliki cara untuk mengatasinya.
Tetua Jing Hu meledakkan kekuatannya, membuat gelombang api hitam meledak keluar dari tubuhnya.
*BOOOOMMMM...!!
Pusaran tornado dan tebasan pedang Xu Xuan membentur gelombang api hitam yang keluar dari tubuh Tetua Jing Hu, menyebabkan ledakan keras dan Xu Xuan yang terpental jauh.
Xu Xuan terpental lebih dari 100 meter jauhnya, intensitas api hitam itu sangat panas, meskipun Xu Xuan tidak terkena api hitam, namun lengan kanannya menerima luka bakar.
Xu Xuan dengan cepat mengalirkan energi Qi nya untuk meredam rasa sakit.
Untung saja Xu Xuan tidak terkena api hitam secara langsung, jika tidak maka tulang dan dagingnya bisa meleleh karena efek korosif dari elemen kegelapan pada api hitam.
"Api hitam itu sangat berbahaya, aku tidak boleh sampai terkena api hitam itu!" gumam Xu Xuan.
Kobaran api hitam dengan luas beberapa puluh meter masih menyelimuti tubuh Tetua Jing Hu, sesaat kemudian kobaran api hitam itu menyusut.
Xu Xuan mengaktifkan kekuatan Mata Pedang, membuat puluhan energi tebasan di sekeliling Tetua Jing Hu.
Tetua Jing Hu menyadari hal itu, namun tidak berniat menghindar.
Puluhan energi tebasan itu membentur kobaran api hitam yang masih menyelimuti tubuh Tetua Jing Hu, membuat puluhan ledakan yang cukup keras, namun tidak melukai Tetua Jing Hu.
"Benar-benar merepotkan!" Xu Xuan merasa Mata Pedangnya tidak berguna melawan Tetua Jing Hu.
Energi tebasan yang dia ciptakan tidak dapat menembus pertahanan api hitam Tetua Jing Hu, selain itu meskipun dia menggunakan Domain sekalipun, dia tetap tIrak bisa menghentikan pembentukan energi Qi Tetua Jing Hu.
Tetua Jing Hu sepertinya menggunakan suatu teknik yang dapat menghalau Domain miliknya.
Kekuatan Tetua Jing Hu benar-benar meningkat pesat, jika itu beberapa tahun yang lalu Xu Xuan mungkin bisa membunuh Tetua Jing Hu dengan mudah.
Namun sekarang Tetua Jing Hu telah dapat mengendalikan kekuatan yang Dewa Siluman berikan padanya, sehingga kekuatannya meningkat pesat.
\=\=\=\=\=
__ADS_1
**Kemarin gk bisa up 2 chapter karena kuota habis, jadi baru bisa up sekarang pake kuota malam.
Sedikit informasi, hari ini mungkin author hanya bisa up satu chapter ini saja dan mulai besok akan up teratur jam 06.00 & jam 10.00**