
Untuk awalan yang sebelumnya lupa author sebutkan, nama ayah Xun adalah Guei.
Sebenarnya bukan lupa cuman author sedikit malas untuk memikirkan nama buat ayah Xun.
Shin terbang menuju wilayah Elf bersama Guei, Luo dan juga Xun.
"Tuan Shin, maaf jika putri ku merepotkan mu dalam perjalanan sebelumnya!" ucap Guei.
"Ya, dia benar-benar merepotkan, dia sangat mudah marah padaku hanya dengan masalah kecil saja!" jawab Shin sambil melirik kearah Xun yang saat ini memelototinya.
Guei terkejut mendengar itu, lalu segera menyuruh Xun untuk minta maaf pada Shin.
"Xun'er, cepat minta maaf pada tuan Shin!"
"Ayah, kenapa aku harus minta maaf padanya!" Xun sama sekali tidak setuju dengan hal itu.
Memang dia sering marah pada Shin namun itu semua karena Shin yang membuatnya kesal.
"Xun'er!" Nada suara Guei sedikit keras.
Xun melirik kearah Shin yang saat ini tersenyum penuh kemenangan kearahnya, membuat Xun menjadi semakin kesal.
Namun jika dia tidak meminta maaf maka ayahnya akan marah pada dirinya, jadi dia tidak punya pilihan lain.
"Ma-maafkan aku" ucap Xun dengan suara kecil, jelas sekali dia minta maaf dengan setengah hati.
"Awas saja kau, aku pasti akan membalasnya!" gumam Xun dalam hati.
"Tuan Shin, jika boleh bertanya apakah tuan Shin berasal dari benua lain di luar Benua Kegelapan?" Luo bertanya dengan penasaran.
Sebelumnya dia pernah mendengar jika Qing Juan bukan berasal dari benua ini, jadi kemungkinan Shin juga begitu.
"Luo'er!" Guei menatap Luo, dia merasa jika pertanyaan Luo tidak sopan jadi merasa tidak enak dengan Shin.
"Tidak apa-apa!" ucap Shin kemudian melanjutkan "Ya, aku memang berasal dari benua lain, namanya Banua tempat ku tinggal sebelumnya bernama Benua Langit!"
__ADS_1
"Apakah Benua Langit itu adalah tempat tinggal manusia lainnya?" Luo semakin penasaran, dia ingin mengetahui banyak hal tentang manusia.
"Ya, Benua Langit memang tempat tinggal manusia, namun manusia kebanyakan membuat kerusakan!"
"Eh" mereka tertegun mendengar perkataan Shin.
Manusia membuat kerusakan tidak pernah dipikirkan oleh mereka, karena mereka berpikir manusia adalah makhluk yang baik.
Shin tersenyum melihat ekspresi mereka bertiga "Jangan berpikir manusia adalah makhluk yang baik hati dan suci, asal kalian tau, manusia bisa menjadi makhluk yang bahkan lebih buruk dari High Orc, atau bahkan iblis sekalipun!"
Pernyataan Shin kembali membuat mereka bertiga terkejut, apakah selama ini mereka salah menilai manusia.
"Tapi di samping itu, manusia juga bisa menjadi makhluk paling baik! Intinya manusia itu sama seperti makhluk lainnya, ada yang baik dan ada juga yang jahat! Tapi manusia cenderung mengikuti hawa ***** mereka, manusia memiliki sifat alami yaitu serakah" Shin diam sejenak melihat ekspresi mereka bertiga, setelah memastikan tidak ada pertanyaan, Shin melanjutkan ceritanya.
"Keserakahan manusia itu bermacam-macam, ada yang serakah terhadap harta, ada juga yang serakah terhadap wanita!" Shin batuk kecil, merasa jika mungkin dia salah satu dari manusia yang serakah terhadap wanita.
"Ada manusia yang baik terkadang bisa menjadi jahat seketika, begitu juga sebaliknya, jadi aku peringatkan pada kalian jika kalian bertemu dengan manusia nanti, maka jangan mudah percaya pada mereka! Meskipun manusia terlihat baik sekalipun, kalian harus tetap waspada karena mereka cenderung akan melihat celah untuk mengkhianati kalian!"
Mereka bertiga mendengarkan cerita Shin dengan saksama, wajah mereka benar-benar menunjukkan ekspresi yang tidak karuan.
Namun yang mengatakan hal itu adalah Shin yang merupakan manusia, jadi jelas dia lebih mengetahui soal manusia dari pada ras lainnya seperti Elf.
"Mendengar cerita mu tadi, secara tidak langsung kau mengatakan jika kami juga harus waspada terhadap mu, atau jika tidak maka kau bisa saja mengkhianati kami nantinya!" Xun mencibir.
"Xun'er, jangan berkata seperti itu pada tuan Shin!" Guei jadi tidak enak pada Shin.
"Haha, tidak masalah jika kalian waspada terhadap ku, aku tidak akan menyalahkan kalian! Tapi aku sarankan pada kalian untuk tidak membuat keputusan yang salah!"
Hening pun terjadi setelah Shin menyelesaikan kalimatnya, tidak ada yang bicara membuat suasana terasa canggung.
Sampai akhirnya, Guei memecah keheningan.
"Aku percaya tuan Shin adalah orang yang baik, saat sebelumnya aku menyerang tuan Shin dengan niat membunuh, tuan Shin sama sekali tidak menunjukkan niat membunuh sama sekali! Selain itu, tuan Shin bahkan berani masuk ke dalam Lembah Beracun untuk mendapatkan Bunga Seribu Racun!"
Meskipun Guei baru mengenal Shin, namun dari penilaiannya, Shin adalah orang yang baik dan tidak mungkin menyerang mereka dari belakang.
__ADS_1
Shin hanya tersenyum menanggapi perkataan Guei.
Mereka terus terbang dengan cepat tanpa istirahat.
Waktu berlalu, sudah satu hari penuh mereka terbang tanpa halangan sedikit pun, namun tiba-tiba mereka semua menghentikan laju terbang, mereka semua terlihat waspada.
Mereka merasakan ada satu aura kuat yang dengan kecepatan tinggi melesat kearah mereka.
Shin tiba-tiba melakukan segel tangan, lalu mengibaskan tangannya kesamping, membuat sebuah pelindung ruang yang diperkuat dengan susunan formasi.
Sebuah kilatan petir melesat cepat dari arah samping dan akhirnya menabrak pelindung ruang yang Shin ciptakan.
*BOOOMMM...!!
Ledakan keras terjadi, namun mereka sama sekali tidak terluka karena pelindung ruang Shin.
Tiba-tiba terdengar suara tawa lantang.
"HAHAHA...!!"
Seketika setelah itu, muncul sosok High Orc bertubuh besar dengan sebuah tombak ditangannya.
"Tidak ku sangka akan menemukan mu cukup cepat manusia! Dan ternyata aku tidak menyangka akan bertemu dengan mu, Guei sang putra mahkota kerajaan Elf dan juga pangeran Luo!" High Orc itu tidak lain adalah Jendral Hong yang sebelumnya diperintahkan untuk mencari keberadaan Shin.
Jendral Hong kemudian menoleh kearah Xun, seketika air liurnya keluar, dia pun menjilat bibirnya "Aku juga menemukan harta Karun di sini! Hahaha...! Menjalankan tugas ini benar-benar membawa keberuntungan untuk ku!!"
Wajah mereka semua menjadi buruk saat melihat kedatangan Jendral Hong, ini benar-benar situasi yang tidak terduga dan sangat buruk.
Jendral Hong berada ditingkat Martial God, sedangkan Guei berada ditingkat setengah langkah Martial God, meskipun perbedaan kultivasi mereka berdua hanya setengah langkah, namun perbedaan kekuatan mereka sangatlah jauh.
Guei bukanlah lawan Jendral Hong.
Jika saja disini hanya ada dirinya saja maka dia tidak akan khawatir, namun disini juga ada Luo dan Xun. Guei mengkhawatirkan kedua anaknya.
"Tuan Shin, tolong bawa Luo'er dan Xun'er pergi dari sini, aku akan menahannya untuk mengulur waktu sementara kalian melarikan diri dari sini!" hanya ini jalan yang terpikirkan oleh Guei.
__ADS_1
Jika itu demi keselamatan kedua anaknya, Guei rela mengorbankan nyawanya.