Pahlawan Di Dunia Kultivator 2

Pahlawan Di Dunia Kultivator 2
127. Rencana Raja Yong


__ADS_3

"Tubuh fisik manusia ini benar-benar mengerikan! Apakah manusia memang memiliki kekuatan seperti ini?" Jendral Chong benar-benar merasa tertekan karena sama sekali tidak bisa melukai Shin sampai saat ini.


Meskipun serangannya sudah mengenai sasaran, namun sisik emas di tubuh Shin sama sekali tidak bisa di tembus, bahkan semua serangannya tidak ada yang bisa menggores kulit pemuda itu.


"Hanya seperti ini saja kau sudah kewalahan, apa lagi jika aku menggunakan kekuatan penuh ku!" Shin tersenyum meremehkan.


Meskipun begitu Shin sebenarnya tidak meremehkan lawannya, dia masih tetap waspada setiap saat.


"Kau..." Jendral Chong tidak terima dengan penghinaan itu.


Dia tentu saja tidak percaya dengan perkataan Shin yang belum mengeluarkan kekuatan penuh.


"Kau hanya beruntung karena aku sedang terluka!! Jika tidak maka kau pasti sudah mati saat ini!"


"Lalu kau mau apa? Apa kau pikir aku akan dengan bodohnya membiarkan mu memulihkan diri baru melawan mu? Saat ini kau bertarung melawan ku yang hanya seorang Martial Saint tahap akhir, jadi bukankah ini pertarungan yang adil?"


Jendral Chong berdecak kesal, dia tidak bisa membantah perkataan Shin.


Tiba-tiba Jendral Chong dan Shin merasakan ledakan kekuatan dari arah kejauhan, mereka berdua menoleh kearah sana.


Shin mengerutkan keningnya, dia bisa merasakan itu adalah aura dari Raja Rou Dan "Kekuatannya meningkat pesat, semoga saja yang mulia bisa bertahan!"


Jendral Chong sendiri menyeringai lebar merasakan ledakan kekuatan itu, dia mengetahui jika itu adalah kekuatan Rajanya.


"Raja telah menggunakan teknik terlarang itu! Sepertinya aku juga harus menggunakannya!" Jendral Chong menoleh kearah Shin "Manusia, ini akan menjadi akhir untuk mu dan Raja Elf itu!"


"Kau tampaknya sangat percaya diri" Shin masih tetap tenang.


Tiba-tiba Shin merasakan suatu tekanan dari Jendral Chong.


Jendral Chong memasang kuda-kuda berat, sua aura dan energi Qi nya tiba-tiba masuk kedalam tubuhnya tanpa sisa.


*Boooommmm...!!


Sesaat kemudian ledakan kekuatan meluap keluar dari tubuh Jendral Chong, tekanan auranya begitu kuat sampai membuat Shin mundur beberapa langkah.


Tubuh Jendral Chong terlihat semakin besar, lebih berotot dan kulitnya terlihat lebih keras.

__ADS_1


Shin langsung memasang kuda-kuda siap siaga, memegang Pedang Bintang Emas dengan erat, menajamkan matanya, tidak berkedip memperhatikan Jendral Chong.


"Ini akan menjadi lebih menyusahkan!" ucap Shin.


"KAU AKAN MATI KALI INI MANUSIA!!" Jendral Chong langsung melesat cepat kearah Shin.


Seketika Jendral Chong sudah berada di depan atas Shin dengan kedua pedangnya yang siap memotong bahu pemuda itu.


Shin dengan cepat menahan serangan itu dengan pedangnya.


"Boooommmm...!!


Pedang mereka berbenturan, meskipun Shin sudah menahannya namun serangan Jendral Chong begitu kuat membuat kawah besar di bawah kakinya.


Shin melihat kesempatan, dia dengan keras menendang Jendral Chong.


Sesaat sebelum tendangan Shin mengenainya, Jendral Chong tiba-tiba menghilang lalu muncul di belakangnya dengan pedang yang menusuk kearah punggung Shin.


*TRING..!


*TRING..!


Karena serangan itu, Shin terlempar ratusan meter ke depan.


Jendral Chong bisa melihat di balik sobekan baju Shin, pada punggungnya sudah dilapisi sisik emas.


"Apa-apaan sebenarnya tubuh Manus ini! Sisik emasnya itu sangat keras, bahkan aku tidak mampu memberikan goresan setelah menggunakan teknik terlarang" Jendral Chong mengeratkan genggaman pedangnya, tidak tau harus bagaimana melawan Shin.


Meskipun dia memang dalam kecepatan dan kekuatan, namun itu semua tidak berguna di hadapan pertahanan Shin yang begitu keras.


Sangat sulit atau bahkan mustahil untuk ditembus dengan kekuatannya.


"Aku harus mencari kelemahan manusia ini! Pasti ada tempat dimana tubuhnya tidak ditumbuhi sisik-sisik emas!" Jendral Chong tidak bisa mengetahui tempat dimana tubuh Shin tidak ditumbuhi sisik karena pakaian pemuda itu, jadi dia harus menghancurkan pakaiannya terlebih dahulu untuk mengetahuinya.


Sementara itu, Shin menghela nafas lega karena dia tidak mendapatkan luka dari serangan tadi, jika bukan karena perubahan naga dan lapisan ruang maka dia pasti sudah mendapatkan luka parah, atau bahkan mati.


***

__ADS_1


Di tempat lain, Raja Rou Dan dan Raja Yong masih bertarung sengit.


Setelah menggunakan teknik terlarang, Raja Rou Dan dapat menekan Raja Yong habis-habisan, tanpa memberinya kesempatan menyerang.


Bukan hanya kekuatannya yang meningkat, namun juga kecepatannya yang setara dengan Raja Yong.


Padahal Raja Yong yang menguasai elemen cahaya pastinya akan unggul dalam kecepatan, namun sekarang kecepatannya dapat diimbangi oleh Raja Rou Dan.


Raja Yong terus bergerak mundur, sambil menangkis dan menghindari semua serangan Raja Rou Dan, dia sudah mendapatkan beberapa luka di tubuhnya, namun itu tidak parah.


Entah sudah berapa lama pertarungan mereka hanya berlangsung seperti ini, tidak ada perubahan dan Raja Yong juga sepertinya tidak berniat menyerang.


Entah apa yang Raja Yong rencanakan.


Hingga akhirnya, pada satu kesempatan, Raja Yong memberikan serangan kuat yang membuat Raja Rou Dan terpukul mundur puluhan meter, namun sama sekali tidak mendapatkan luka.


"HAHAHA! AKHIRNYA KAU BISA MEMBERIKAN SERANGAN PADA KU! TAPI ITU PERCUMA KARENA SEMUA SERANGAN MU TIDAK ADA YANG BISA MENEMBUS KULIT KU!!" Raja Rou Dan berkata dengan bangga.


Sesaat kemudian dia mengerutkan keningnya karena melihat Raja Yong tiba-tiba tersenyum lebar, dia merasakan firasat yang tidak enak.


"Kenapa kau malah tersenyum? Apakah otak mu jadi busuk karena tidak menemukan cara untuk mengalahkan ku?" Raja Rou Dan menjadi waspada, merasa jika Raja Yong pasti merencanakan suatu rencana licik.


"Apa kau tidak melihat sekarang kau ada di mana?" ucap Raja Yong.


Raja Rou Dan pun melihat sekitarnya dan batu menyadari jika dia kini berada dekat dengan bagian luar dari Formasi Dewa Langit.


"Wilayah Elf, memangnya kenapa? Apa kau akan meminta bantuan dari pasukan mu untuk mengalahkan ku? Bahkan jika kau mengerahkan semua pasukan mu itu hanya akan memberi mu banyak korban jiwa! Apa kau yakin ingin mengorbankan ras mu?" Raja Rou Dan masih tidak mengerti apa yang Raja Yong rencanakan.


"Hahaha! Yah, wajar saja kau tidak mengetahuinya karena ini baru jadi beberapa bulan yang lalu!"


Tiba-tiba kilatan aura cahaya keluar dari tubuh Raja Yong, kemudian meledak mengeluarkan energi yang kuat.


Terlihat perubahan pada Raja Yong, rambut putih panjangnya mengeluarkan cahaya kemudian terangkat, berkibar bagaikan bendera, matanya juga mengeluarkan cahaya.


"Apa kau pikir hanya dengan itu kau bisa mengalahkan ku? Kau terlalu naif, sudah berapa kali kita bertarung dan kau selalu menggunakan teknik itu namun kau selalu kalah!" Raja Rou Dan tersenyum sinis.


"Aku memang tidak pernah berpikir akan mengalahkan mu hanya dengan teknik ini!" Raja Yong melakukan segel tangan "Tapi dengan ini aku yakin bisa membunuh mu hari ini!"

__ADS_1


__ADS_2