
Shin bersama yang lainnya kini sudah sampai di istana kerajaan, semua orang menyambut kedatangan mereka dengan perasaan gembira karena keberhasilan mereka dalam rencana ini.
Jutaan pasukan High Orc, Jendral dan juga raja mereka telah mati, fondasi dari kekuatan High Orc sekarang sudah benar-benar runtuh.
Kabar tentang kemenangan Shin dan Raja Yong dengan cepat menyebar ke seluruh penjuru Wilayah Elf, membuat semua orang merasa gembira.
Mereka semua juga sedang menunggu saat dimana mereka akan meratakan wilayah High Orc.
Karena Shin dan Raja Yong masih membutuhkan beberapa hari untuk memulihkan kondisi, jadi Raja Yong memerintahkan Guei dan Han memimpin seluruh pasukan pergi ke wilayah High Orc untuk meratakan wilayah tersebut, membantai habis seluruh populasi High Orc yang ada.
Raja Yong tidak khawatir menjadikan Guei dan Han pemimpin pasukan karena saat ini susah tidak ada lagi High Orc yang memiliki kultivasi tinggi, hanya kultivasi rendah saja, jadi pastinya mereka tidak akan menemukan masalah yang berarti.
Guei dan Han langsung memimpin seluruh pasukannya menuju wilayah High Orc.
***
"Kakek, kau tidak apa-apa kan?" Xun terlihat sangat khawatir.
Setelah mendengar kabar jika Raja Yong telah kembali, dia langsung bergegas untuk melihat kondisinya.
"Kakek tidak apa-apa, hanya mengalami beberapa luka! Dalam beberapa hari, luka kakek juga pasti akan sembuh!" Raja Yong tersenyum hangat.
"Xun, aku juga telah berjuang keras, apa kau tidak mengkhawatirkan ku?" ucap Shin
"Hmph!" Xun hanya mendengus lalu memalingkan wajahnya.
Meskipun sebenarnya Xun juga sangat mengkhawatirkan Shin, namun dia masih merasa malu jika harus memperlihatkan kepeduliannya terhadap Shin.
"Meskipun Shin tidak terluka, namun dia juga sangat kelelahan setelah pertarungan, jadi dia butuh istirahat! Xun, bawa Shin menuju ruangan khusus untuknya memulihkan diri!" ucap Raja Yong.
"Baiklah" Xun tidak menolak perintah Raja Yong "Ayo ikuti aku!"
Xun langsung berjalan, tanpa mendengarkan jawaban atau menoleh kearah Shin.
"Kalau begitu aku permisi yang mulia!" Shin pun berjalan mengikuti Xun sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal "Gadis tsundere memang aneh!" pikirnya.
Dalam perjalanan, tidak ada pembicaraan yang terjadi diantara mereka, Shin juga tidak tau harus mengatakan apa jadi dia hanya diam saja.
Suasana benar-benar terasa canggung, Xun juga terlihat sangat acuh tak acuh, namun sesekali gadis itu melirik kearah Shin.
Setibanya di depan pintu ruangan, Xun menoleh kearah Shin "Ini akan menjadi ruangan mu, kau bisa memulihkan diri di ruangan ini"
__ADS_1
"Terima kasih" Shin tersenyum sederhana, lalu membuka pintu ruangan.
Namun baru saja tangan Shin memegang gagang pintu, tiba-tiba dia merasakan sakit di dadanya.
"Arrgghh!" Shin memegang dadanya yang terasa sakit, dadanya terasa ingin meledak kapan saja.
"Shin!" Xun langsung bereaksi "Apa kau tidak apa-apa?" tanya Xun dengan khawatir.
"Aku... tidak..." belum sempat Shin menyelesaikan kalimatnya, tiba-tiba pandangannya menjadi buram dan seketika gelap sepenuhnya.
Shin pun terjatuh tidak sadarkan diri.
"Shin! Shin..." Xun menjadi sangat khawatir, dia tidak tau harus melakukan apa melihat Shin yang pingsan secata tiba-tiba.
Air mata gadis itu mengalir, takut jika saja Shin akan mati.
Xun pun memapah tubuh Shin untuk masuk kekamar dan membaringkannya diatas kasur.
Xun dengan segera pergi keluar untuk mencari kakeknya, memberitahukan masalah ini.
Saat ini dia tidak bisa meminta bantuan pada Han karena Han saat ini sudah pergi menuju wilayah High Orc.
***
Setelah mendengar semua cerita Xun yang mengatakan jika Shin tiba-tiba pingsan, Raja Yong langsung bergegas menuju ruangan tempat Shin berada.
Xun juga memanggil ibunya untuk datang.
Saat ini di ruangan tempat Shin berada, Raja Yong, Yian dan Xun sudah berada di ruangan itu.
Raja Yong mencoba memeriksa kondisi tubuh Shin dengan memegang pergelangan tangannya, lalu mengalirkan energi Qi.
Setelah beberapa saat Raja Yong melepaskan pergelangan tangan Shin lalu mengelus dagunya, terlihat sedang berpikir.
"Bagaimana kakek? Apa yang terjadi pada Shin?" Xun masih terlihat khawatir.
"Meskipun kakek tidak terlalu paham soal hal medis, tapi kakek bisa merasakan jika energi di dalam tubuh Shin sedang kacau! Kakek juga tidak tau kenapa ini bisa terjadi" jawab Raja Yong.
Xun memegang tangan Shin, air matanya kembali keluar.
"Xun'er, tenanglah, ibu yakin Shin pasti akan baik-baik saja! Mungkin dia hanya kelelahan setelah bertarung sebelumnya!" Yian mencoba menenangkan putrinya.
__ADS_1
Xun mengangguk pelan.
"Yian'er! Panggil Lie kemari, mungkin dia bisa membantu!" ucap Raja Yong.
Lie adalah seorang alkemis terbaik di kerajaan Elf setelah Han, dia merupakan guru yang mengajarkan Han tentang alkimia.
"Baik ayah!" Yian langsung keluar mencari Lie.
***
Setelah mendapatkan panggilan dari Yian, Lei langsung bergegas, dia juga sangat khawatir setelah mendengar jika Shin tiba-tiba pingsan tanpa sebab.
"Salam yang mulia! tuan putri Xun!" Lei langsung berlutut setelah bertemu dengan Raja Yong di dalam ruangan.
"Berdirilah Lei! Kali ini aku benar-benar membutuhkan bantuan mu untuk memeriksa keadaan Shin!"
"Baik yang mulia!" Lei pun memeriksa kondisi Shin dengan memegang pergelangan tangannya.
Setelah beberapa saat, Lei melepaskan pergelangan tangan Shin lalu memegang perut pemuda itu.
Beberapa menit kemudian, Lei pun memasang wajah rumit.
"Bagaimana? Apakah terjadi sesuatu padanya?" tanya Raja Yong.
"Ini benar-benar sulit dijelaskan yang mulia! Energi di dalam tubuh tuan Shin terasa kacau, dan sepertinya ada suatu energi aneh di dalam tubuhnya yang sepertinya sedang melakukan penyatuan dengan tubuh tuan Shin!"
"Memangnya energi macam apa yang melakukan penyatuan dengan tubuhnya?" Raja Yong kembali bertanya.
Lei menggelengkan kepalanya "Maafkan saya yang mulia, tapi saya juga tidak tau! Energi itu terasa sangat mendalam dan juga memiliki tekanan yang mengerikan, jika saya terus memeriksa kondisi didalam tubuh tuan Shin lebih lama, mungkin jiwa ku bisa dihancurkan oleh energi itu!"
"Apakah itu akan mengancam nyawanya?" tanya Xun.
"Saya juga kurang pasti akan hal itu! Untuk sekarang kita hanya bisa menyerahkan semuanya pada tuan Shin, ini bergantung pada dirinya! Jika tuan Shin bisa bertahan maka dia akan selamat!" Lei membungkuk "Mohon maaf yang mulia, saya tidak bisa membantu banyak dalam hal ini!"
Lei merasa menyesal atas ketidakmampuannya, dia berharap Shin bisa selamat dari hal ini.
"Itu bukan kesalahan mu Lei, kau telah melakukan apa yang seharusnya menjadi tugas mu! Kalau begitu kau boleh pergi!"
"Baik yang mulia!" Lei pun pergi setelah itu.
"Kakek, bagaimana ini... bagaimana jika Shin tidak bisa bertahan" Xun terisak, memegang tangan Shin dengan erat.
__ADS_1
"Tenanglah Xun'er, kita harus percaya pada Shin jika dia pasi bisa bertahan!" Raja Yong mengelus kepala Xun dengan lembut.