
"Baiklah! Aku akan memberikan kalian kesempatan! Bawa kembali kedua gadis itu atau jika tidak! Nyawa kalian yang akan menghilang!" Dewa Siluman berkata dengan suara berat, suaranya dipenuhi dengan ancaman dan peringatan.
"Kami pasti tidak akan mengecewakan Tuan!" ucap Tetua Jing Hu.
"Aku sudah memanggil Lui Meiyu untuk kembali! Sebentar lagi mungkin dia akan tiba!" ucap Dewa Siluman.
Dewa Siluman telah memberikan tanda pada jiwa Lui Meiyu, jadi Dewa Siluman dapat menghubungi Lui Meiyu dimana pun wanita itu berada, bahkan jika itu berbeda dimensi.
Meskipun sebenarnya Dewa Siluman tidak ingin menghubungi Lui Meiyu karena saat ini Lui Meiyu sedang dalam kultivasi tertutup untuk menerobos ketingkat Martial God.
Sebelumnya sebelum perang terjadi, Dewa Siluman menganggap jika tidak perlu kekuatan Lui Meiyu untuk mendapatkan gadis bertubuh khusus di Sekte Es Abadi, jadi dia tidak menghubungi Lui Meiyu.
Selain itu Dewa Siluman tidak ingin mengganggu Lui Meiyu disaat wanita itu sedang dalam masa krusial.
Namun saat ini situasinya berbeda, dua gadis bertubuh khusus yang menjadi kunci kebebasannya telah diculik.
Dewa Siluman tidak lagi ingin meremehkan suatu masalah, jadi dia memutuskan untuk memerintahkan Lui Meiyu kembali ke Sekte Lembah Siluman.
"Tapi Tuan, pintu alam misterius ini telah disegel oleh susunan formasi yang kuat, mungkin akan cukup sulit untuk Master Sekte memasuki alam misterius ini! Jadi kemungkinan akan membutuhkan waktu cukup lama bagi Master Sekte untuk sampai!" ucap Tetua Jing Hu.
Dewa Siluman justru menanggapi perkataan Tetua Jing Hu dengan sedikit mengeluarkan auranya "Lebih baik kalian keluar dari ruangan ini!!"
"Baik Tuan!" tanpa berani membantah, Tetua Jing Hu dan Tetua Lei Huo langsung beranjak keluar dari ruangan itu.
Setelah kedua orang itu keluar, Dewa Siluman bergumam "Segel sekuat apa pun tidak akan dapat menghalangi Lui Meiyu!"
***
Setelah mendapatkan panggilan dari Dewa Siluman, Lui Meiyu langsung memutuskan untuk kembali.
Dia tidak mengetahui apa yang menyebabkan Dewa Siluman memanggilnya kembali, tapi dia mengira jika itu pasti berkaitan dengan kabar buruk.
Jadi Lui Meiyu dengan kecepatan tinggi bergegas kembali.
Membutuhkan sekitar satu jam sampai akhirnya Lui Meiyu tiba di pintu masuk alam misterius.
__ADS_1
Lui Meiyu langsung mencoba membuka segel alam misterius, namun setelah selesai melakukan segel tangan, pintu masuk masih tidak terbuka.
"Apa yang terjadi?" gumam Lui Meiyu, kemudian kembali melakukan segel tangan untuk membuka pintu masuk.
Namun lagi-lagi pintu masuk masih tidak terbuka.
Lui Meiyu mengerutkan keningnya, lalu mencoba memeriksa pintu masuk alam misterius, dan menemukan jika terdapat sebuah susunan formasi yang menyegel pintu masuk.
"Siapa yang memasang susunan formasi segel ini?" Lui Meiyu kembali bergumam.
Lui Meiyu berpikir firasatnya benar, telah terjadi sesuatu di Sekte Lembah Siluman sehingga dia dipanggil oleh tuannya.
Lui Meiyu tidak ingin membuang waktu lebih lama lagi, dia ingin segera masuk untuk menemui tuannya.
"Jangan berpikir hanya dengan segel seperti ini bisa menghentikan ku!" Lui Meiyu mengulurkan tangannya dengan telapak terbuka.
Aura ungu segera keluar dari tangan Lui Meiyu, seketika sebuah susunan formasi muncul didepannya.
Itu adalah susunan formasi yang dibuat Shin dan Qing Zhizun.
Tiba-tiba lingkaran portal muncul didepan Lui Meiyu, pintu masuk alam misterius sudah terbuka.
Lui Meiyu mendengus lalu dengan cepat memasuki lingkaran portal.
***
Baru saja Lui Meiyu memasuki alam misterius, dia melihat pemandangan yang mengejutkan, terlihat disekitar sana bekas pertarungan dahsyat.
Banyak kawah-kawah berbagai macam ukuran, tanah hancur dan berlubang.
Melihat dari efek pertarungan itu, sepertinya telah terjadi pertarungan tingkat Martial Saint.
Perasaan Lui Meiyu jadi tidak enak, dia pun bergegas menuju ruangan tempat Dewa Siluman berada.
Sesampainya di sana, Lui Meiyu langsung berlutut satu kaki "Hormat Tuan! Ada apa tuan memanggil ku kembali?"
__ADS_1
Lui Meiyu langsung bertanya ke intinya.
Dewa Siluman tidak langsung menjawab pertanyaan Lui Meiyu, dia melihat Lui Meiyu lebih teliti dan menemukan jika Kekuatan Lui Meiyu meningkat cukup pesat.
Sebelumnya Lui Meiyu berada ditingkat Martial Saint tahap akhir, dan sekarang Lui Meiyu telah berada diatas tingkatan itu, namun masih berada dibawah Tingkat Martial God.
Dewa Siluman pun menceritakan kejadian yang terjadi selama Lui Meiyu melakukan kultivasi tertutup beberapa waktu ini.
Lui Meiyu terkejut mendengar hal itu, dia mengepalkan tangannya erat-erat, jelas sekali jika dia sangat marah.
Bagaimana mungkin dua aset berharga yang sudah dia cari selama ribuan tahun dengan susah payah, yang seharusnya menjadi kunci kebebasan tuannya, justru malah hilang dalan sekejap.
Terlebih sekarang Sekte Lembah Siluman telah kehilangan setengah dari kekuatannya karena kekalahan dalam perang.
Sungguh ini adalah hari yang sangat buruk.
"Tuan! Dimana kedua orang tua itu sekarang? Aku akan memberikan mereka berdua hukuman yang berat!" Lui Meiyu bertanya dengan nada suara penuh kemarahan, ekspresi wajahnya berubah mengerikan.
Kehilangan dua gadis bertubuh khusus itu benar-benar membuat Lui Meiyu merah besar, jika bukan karena sekarang dia berada dihadapan Dewa Siluman maka mungkin dia akan menghancurkan segala sesuatu yang ada didekatnya.
"Untuk sekarang lupakan soal hukuman untuk mereka berdua! Lebih baik saat ini untuk merebut kembali kedua gadis itu! Bawa kedua bajingan tua itu bersama mu untuk berjaga-jaga!" ucap Dewa Siluman kemudian melanjutkan "Dan jika kau menginginkan kekuatan tambahan, kau bisa membawa semua anggota Sekte Lembah Siluman!"
"Maaf tuan! Tapi sepertinya aku tidak membutuhkan pasukan dalam jumlah banyak! Jika membawa semua anggota Sekte Lembah Siluman maka pergerakan kita akan langsung diketahui! Aku menduga jika kekalahan Sekte Lembah Siluman dalam perang melawan Sekte Es Abadi adalah karena Sekte Pedang Ilahi dan Paviliun Matahari Emas memberikan bantuan! Pergerakan mereka sebelumnya diketahui karena membawa pasukan dalam jumlah besar, jadi baiknya untuk tidak mengulangi kesalahan yang sama! Aku hanya akan membawa kedua bajingan tua itu!" ucap Lui Meiyu.
"Hm, tidak masalah jika itu keinginan mu!" Dewa Siluman sangat kagum dengan analisis Lui Meiyu yang sangat cepat.
"Maaf tuan! Tapi aku tidak bisa langsung pergi sekarang, karena aku harus terlebih dahulu menyetabilkan kultivasi ku, jika aku bertarung dalam kondisi kultivasi belum stabil, itu akan berakibat buruk nanti!" ucap Lui Meiyu dengan sangat sopan.
Meskipun sekarang dia sangat marah dan ingin langsung pergi ke Sekte Pedang Ilahi, namun dia masih bisa berpikir jernih.
Bertarung dalam kondisinya saat ini hanya akan merugikan dirinya sendiri.
"Baiklah" Dewa Siluman tidak menolak permintaan Lui Meiyu.
"Kalau begitu, aku permisi dulu Tuan!" Lui Meiyu memberikan hormat sebelum keluar dari ruangan itu.
__ADS_1