Pahlawan Di Dunia Kultivator 2

Pahlawan Di Dunia Kultivator 2
65. Peninggalan Terakhir Qing Zhizun


__ADS_3

Saat ini Shin hanya seorang diri di kamarnya, diam termenung, entah apa yang pemuda itu pikirkan.


Shin mendongak keatas dengan mata terpejam, sepertinya dia sudah mulai terbiasa dengan perasaan ini.


Perasaan kehilangan orang terdekatnya!


Saat masih kecil, Shin sudah ditinggalkan oleh kedua orang tuanya, saat itulah kehidupannya berubah kelam, sangat pahit namun tetap dia jalani.


Sepahit apapun kehidupan memang harus tetap kita jalani sebaik mungkin.


Namun setelah kehilangan orang tuanya, dunia yang Shin lihat hanyalah hitam putih, sama sekali tidak berwarna.


Kehidupan Shin mulai berubah setelah dipanggil ke dunia terkutuk, saat itu dunia Shin menjadi lebih berwarna, meskipun memang dunia itu membuat mental dan jiwanya terguncang oleh makhluk-makhluk mengerikan di dunia itu.


Dan setelah terlempar ke dunia para kultivator ini, kehidupan Shin menjadi sangat berwarna, terutama setelah bertemu dengan Qin Zhiyun.


Namun dia kehilangan sahabatnya dalam pertempuran, dan sekarang Shin kehilangan gurunya.


Meskipun Shin sudah mengetahui jika Qing Zhizun cepat atau lambat pasti akan menghilang, namun tetap saja kenyataan sangat menyakitkan.


"Apakah ini takdir yang para dewa berikan untuk ku?" gumam Shin dalam hati.


Shin menghela nafas, bersamaan dengan membuka matanya "Yah, aku juga tidak boleh terus bersedih hanya karena orang sialan itu! Seharusnya aku bersyukur karena tidak ada lagi yang menggangu hidup ku!"


Sesaat kemudian, pandangan Shin mengarah pada cincin penyimpanan warisan Qing Zhizun, terlihat ada sesuatu yang berbeda pada cincin itu.


Ada garis-garis formasi baru yang belum pernah Shin lihat sebelumnya.


Sepertinya Qing Zhizun meninggalkan sesuatu untuk dirinya.


Tanpa menunda waktu lama, Shin mengaktifkan susunan formasi pada cincin penyimpanan itu.


Seketika pandangan Shin menjadi gelap sampai akhirnya pandangnya gelap sepenuhnya, berakhir dengan Shin yang tersungkur ke lantai.


***


Saat Shin membuka mata, dia menemukan dirinya di tempat gelap seperti mimpinya sebelumnya.

__ADS_1


Hal pertama yang Shin lihat adalah sosok Qing Zhizun yang sedang tersenyum hangat menatapnya.


"Guru" mata Shin melebar melihat Qing Zhizun.


"Anak muda, maaf belum sempat memberikan salam perpisahan! Aku yang kau lihat saat ini hanyalah proyeksi dari susunan formasi yang aku buat pada cincin itu, apa pun yang kau katakan aku sama sekali tidak bisa menjawabnya!" sosok Qing Zhizun itu mulai berbicara.


"Aku hanya bisa meninggalkan satu barang sederhana untuk mu, namun ini sangatlah penting!" Qing Zhizun membuka telapak tangannya, memunculkan sebuah kristal formasi lalu melemparkan kristal formasi itu pada Shin.


Shin dengan sigap menangkap kristal formasi itu lalu melihatnya.


"Kristal formasi teleportasi? Untuk apa kristal formasi teleportasi ini?" Shin bingung kenapa Qing Zhizun memberikannya sebuah kristal formasi teleportasi.


Apakah kristal formasi ini bisa membawanya ke tempat yang bisa meningkatkan kultivasinya secara singkat? Entahlah, Shin hanya bisa mendengarkan penjelasan dari proyeksi Qing Zhizun didepannya.


"aku tau apa yang akan kau tanyakan! Kristal formasi itu akan membawa mu ke tempat dimana salah satu sahabat ku sang Dewa Naga berada"


Mata Shin melebar mendengar hal itu, jika benar maka dia bisa mendapatkan warisan dari Dewa Naga nantinya.


Otomatis kultivasi Shin pasti akan melonjak drastis.


Tapi dari pengalaman Shin sebelumnya, setiap dari 3 Dewa Besar memberikan warisan padanya, pasti akan memberikan satu ujian


"Hanya itu saja yang bisa aku berikan anak muda! Aku harap kau tidak akan menyusul ku sebelum kau menyelesaikan tugas mu!" bersamaan dengan berakhirnya kalimat Qing Zhizun, tubuhnya menghilang sepenuhnya.


Shin tersenyum tipis "Terima kasih untuk hadiah sederhana ini! Guru sialan, aku pastikan akan menyelesaikan tugas ku sebagai pewaris Kekuatan kalian!"


Tiba-tiba pandangan Shin kembali buram dan akhirnya pandangannya menghilang.


***


Shin membuka matanya, menemukan dirinya sedang tiduran di lantai ruangan dengan sebuah kristal formasi di tangan kanannya.


Shin kemudian berdiri, lalu berjalan keluar kamar.


Betapa terkejutnya Shin saat mengetahui ternyata saat ini sudah tengah malam, padahal seingat Shin saat dia pingsan sebelumnya hari masih siang.


"Sepertinya aku harus melihat susunan formasi raksasa itu besok" Shin sebenarnya berniat untuk melihat susunan formasi raksasa yang dibuat dengan mengirimkan jiwa gurunya.

__ADS_1


Namun karena sudah tengah malam, Shin memutuskan untuk melihatnya besok.


Dia juga ingin berbicara dengan Xu Xuan dan Xu Huang karena mereka berdua yang mengendalikan formasi itu sebelumnya untuk mengusir Lui Meiyu.


Shin memutuskan berkultivasi untuk menghabiskan malamnya, ini juga supaya energi Qi nya bisa pulih sepenuhnya.


***


Dengan mengkonsumsi pil-pil tingkat tinggi yang Shin miliki, dia dapat memulihkan energi Qi hanya dalam waktu satu malam.


Kini dia sudah pulih sepenuhnya, segar bugar seperti sedia kala.


Baru saja matahari menampakkan diri, teman-teman Shin sudah datang untuk memeriksa kondisinya.


Shin sangat bersyukur bisa memiliki teman yang sangat peduli dengan dirinya.


Shin memberitahukan pada mereka jika kondisinya sudah pulih sepenuhnya.


Setelah ngobrol selama belasan menit, Shin pamit pergi untuk menemui Xu Xuan dan Xu Huang karena ada sesuatu yang harus dia bicarakan.


Saat dalam perjalanan Shin dapat melihat formasi raksasa yang menutupi seluruh area Sekte Pedang Ilahi.


Shin sangat kagum melihat formasi raksasa itu, dengan kekuatannya saat ini, mungkin dia hanya bisa menciptakan seperempat atau paling bagus setengah dari kekuatan formasi itu.


Shin bertemu dengan Xu Xuan dan Xu Huang di tempat biasa, dia langsung memberikan salam hormat.


"Salah ayah mertua! Senior Huang!" Shin menangkupkan tangannya.


"Shin'er, baguslah jika kau sudah sembuh! Sebenarnya aku sudah mendengar dari Ling'er sebelumnya, tapi tidak sempat melihat mu karena kemarin sangat sibuk!" Xu Xuan mempersilahkan Shin untuk duduk "Aku juga mendengar dari Ling'er jika kau sudah mengetahui tentang tuan Dewa Formasi!"


Shin pun ikut duduk di sana bersama mereka "Ya, aku sudah mengetahuinya, aku tidak menyangka dia akan mengorbankan dirinya untuk menciptakan formasi raksasa ini!"


"Tuan Dewa Formasi benar-benar seorang pahlawan, aku sangat menghormati beliau!" Xu Huang menghela nafas kemudian menoleh kearah Shin "Kau benar-benar beruntung Shin'er, dapat memiliki guru seperti tuan Dewa Formasi!"


"Beruntung ya" gumam Shin sambil tersenyum tipis.


Dia sendiri tidak tau harus menyebut hal itu keberuntungan atau tidak.

__ADS_1


"Jadi Shin'er, apakah ada hal penting yang ingin kau bicarakan sehingga kau menemui kami?" tanya Xu Huang.


"Ya, ini hal yang cukup penting! Aku ingin membicarakan soal formasi raksasa yang menutupi seluruh area Sekte Pedang Ilahi!"


__ADS_2