Pahlawan Di Dunia Kultivator 2

Pahlawan Di Dunia Kultivator 2
79. Indentitas Xun


__ADS_3

Shin menaikkan alisnya "Aku pemasaran, apa pangkat dari seorang gadis Elf yang bahkan tidak memiliki kultivasi dapat mengetahui tentang peninggalan Qing Juan yang sangat berharga!"


Xun melirik kearah lain, berpura-pura tidak mendengar perkataan Shin.


"Apakah kau sebenarnya memiliki kultivasi yang tinggi tapi menyembuhkannya?" Shin mendekatkan wajahnya ke wajah Xun dengan mata menyipit, berusaha membuat gadis itu menjawab pertanyaannya "Aku juga bingung bagaimana bisa seorang gadis Elf yang sama sekali tidak memiliki kultivasi dapat diijinkan keluar dari formasi pelindung disaat para High Orc mengincar para wanita dari ras kalian"


Wajah Shin kini berjarak beberapa centimeter dari wajah Xun.


Sangat dekat membuat wajah Xun memerah karena ini pertama kalinya ada pria yang begitu dekat dengan wajahnya.


Xun segera mendorong wajah Shin menjauhi wajahnya "Baiklah! Baiklah, aku akan menjawab pertanyaan mu, tapi kau harus mengabulkan satu permintaan ku setelahnya!"


"Baiklah, jika permintaan mu itu tidak berlebihan atau masih berada dalam kemampuan ku maka aku akan berusaha mengabulkannya!"


"Baiklah, dari mana aku harus mulai bercerita..." Xun terlihat berpikir sejenak sebelum akhirnya mulai bercerita.


Ras High Orc dan Elf memang memiliki konflik, dan semakin lama konflik itu semakin memanas.


Pernah terjadi puluhan kali peperangan, namun masih dalam skala kecil, tidak pernah terjadi dalam skala besar.


Memang semenjak adanya formasi pelindung, para Elf hidup dengan tenang dan damai di dalam formasi pelindung.


Ratusan ribu tahun yang lalu para High Orc pernah menyerang formasi pelindung namun tidak ada yang berhasil menembusnya.


Para Elf hanya bisa berlindung di dalam formasi pelindung, karena tidak mungkin mereka bisa melawan para High Orc yang memiliki jumlah lebih besar dan kekuatan individu yang juga lebih kuat.


Namun setelah beberapa tahun, tidak ada hasil yang para High Orc dapatkan, formasi pelindung terlalu kuat.


Dari saat itulah, para High Orc tidak pernah lagi menyerang ras Elf.


Namun entah kenapa dalam kurun waktu seribu tahun ini, para High Orc kembali melakukan serangan pada ras Elf secara terus-menerus.


Para Elf yang saat ini memiliki jumlah dan juga Kekuatan yang lebih kuat, tentu saja tidak membiarkan hal ini.

__ADS_1


Para Elf jengkel dengan High Orc yang selalu melakukan serangan dengan membom bardir formasi pelindung, hingga akhirnya terjadi pertarungan antar kedua ras.


Mulai dari saat itu, konflik yang sudah lama hilang kembali lagi.


Sampai akhirnya seminggu lalu, terjadi perang dengan skala yang lebih besar, bahkan melibatkan raja High Orc dan Raja Elf.


Pertarungan antara Raja High Orc melawan Raja Elf berlangsung sengit, tapi Raja High Orc masih lebih unggul dibandingkan Raja Elf.


Meskipun unggul, Raja High Orc menggunakan menggunakan cara licik dengan menggunakan racun yang sangat mematikan.


Raja Elf yang terkena racun kekuatannya terus melemah.


Namun pada akhirnya Raja Elf berhasil selamat bersama sebagian besar pasukannya dengan mundur kembali masuk kedalam formasi pelindung.


Raja High Orc tertawa penuh kemenangan dan memberikan ancaman, para Elf harus menyerahkan sepuluh ribu wanita mereka pada High Orc atau jika tidak maka Raja High Orc tidak akan memberikan penawar racunnya.


Raja High Orc mengatakan jika hanya membutuhkan dua bulan sampai raja mereka akan meregang nyawa jika tidak segera diberikan penawar racunnya.


Raja High Orc bersama pasukannya langsung pergi setelah itu.


Bahkan dengan kekuatan elemen cahaya yang memang secara alami dapat digunakan untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit atau racun, masih tidak mampu menyembuhkan raja Elf.


Wajah Xun terlihat sedih menceritakan hal ini, bahkan air matanya sudah mengalir keluar, dia pun mengungkapkan identitasnya sebagai cucu dari raja Elf saat ini.


Xun pernah membaca di sebuah buku jika di bagian barat benua kegelapan terdapat tanaman spiritual yang dapat menyembuhkan segala jenis racun.


Tanaman spiritual itu bernama Bunga Seribu Racun.


Namun di wilayah tempat tumbuhnya tanaman spiritual itu, selalu diselimuti kabut asap beracun yang mematikan, tidak ada yang berani masuk kedalam sana.


Namun Xun tidak peduli dengan hal itu, dia berniat pergi ke sana untuk mendapatkan tanaman spiritual itu untuk menyembuhkan kakeknya.


Setiap keturunan langsung dari raja memiliki sebuah lencana khusus yang membuat mereka dapat membuka pintu keluar susunan formasi dengan bebas.

__ADS_1


Jadi Xun keluar secara diam-diam tanpa sepengetahuan orang lain.


Namun tidak disangka setelah keluar dari susunan formasi, Xun malah ditangkap oleh para High Orc.


Shin menghela nafas "Kau ini benar-benar naif ya! Apa kau tidak pernah berpikir jika dunia luar itu sangat berbahaya? Dan juga apa yang bisa kau lakukan dengan kondisi mu yang sama sekali tidak memiliki kultivasi? Kau hanya akan menjadi santapan para hewan spiritual! Dengan kau keluar secara sembarangan tanpa sepengetahuan orang lain, kau hanya akan menyisakan mereka! Sekarang aku yakin semua organ termasuk keluarga mu sedang mencari mu kemana-mana!"


"Maafkan aku" Xun masih menundukkan wajahnya, sambil mengusap air mata.


"Tidak perlu meminta maaf pada ku! Kau seharusnya meminta maaf nanti pada orang-orang yang telah kau buat khawatir! Dan jangan pernah melakukan hal bodoh seperti ini lagi! Apa kau mengerti?"


"Aku mengerti" Xun menjawab dengan patuh, bagaikan seorang anak yang dimarahi ayahnya.


"Kalau begitu apa permintaan mu?" tanya Shin.


Xun menoleh kearah Shin kemudian berkata "Bawa aku ke bagian barat Benua Kegelapan untuk mendapatkan tanaman spiritual yang dapat menyembuhkan kakek ku"


Sudut mata kiri Shin berkedut mendengar permintaan Xun.


"Apakah kau sama sekali tidak mendengarkan perkataan ku barusan? Kau bilang mengerti tapi sama sekali tidak mengerti! Setelah aku membawa mu kesana lalu apa yang akan kau lakukan? Masuk kedalam kabut beracun lalu mati disana? Itu sama saja kau menginginkan kematian!"


Air mata Xun kembali mengalir keluar "Tapi tidak ada cara lain lagi untuk menyembuhkan kakek ku, jika kakek ku mati maka akan terjadi masalah pada ras Elf nantinya! Kami juga tidak mungkin menyerah pada ras High Orc dengan memberikan mereka sepuluh ribu wanita dari ras kami!" ucap Xun dengan nada lirih.


Shin menggaruk kepalanya "Baiklah! Baiklah! Aku akan membantu mu untuk mendapatkan Bunga Seribu Racun!"


"Benarkah?!" wajah Xun berubah cerah.


"Ya!" jawab Shin dengan acuh tak acuh.


"Terima kasih Shin!" Xun langsung melompat memeluk Shin.


Namun beberapa saat kemudian, Xun melepaskan pelukannya.


"M-maafkan aku" wajah Xun terlihat merah.

__ADS_1


Xun terlalu senang sampai tubuhnya bergerak sendiri untuk memeluk Shin.


__ADS_2