
Pertarungan antara Shin melawan Lui Meiyu benar-benar dahsyat, hutan yang awalnya dipenuhi pepohonan lebat, kini sudah hancur total.
Setiap kali mereka beradu serangan, ledakan keras akan terjadi, menghancurkan area sekitar.
Dalam pertarungan, Shin sama sekali tidak bisa mempengaruhi Lui Meiyu dengan kekuatan Domainnya.
Tubuh Lui Meiyu seakan dilapisi oleh energi khusus yang membuat Domain milik Shin tidak bisa mempengaruhinya.
Meskipun begitu bukan berarti Shin kesulitan melawan wanita, justru Lui Meiyu lah yang kesulitan melawan dirinya.
Entah sudah berapa serangan yang Lui Meiyu keluarkan, namun tidak ada yang berhasil menggores kulit Shin.
Pertahanan Shin benar-benar kuat, sama sekali tidak bisa dihancurkan oleh Lui Meiyu.
Shin sendiri, dengan menggunakan Pedang Bintang Emas, sudah dapat melukai Lui Meiyu cukup parah.
Lui Meiyu benar-benar marah, menyerang dengan sekuat tenaga namun hasilnya tetap sama.
"Bagaimana mungkin... Bagaimana Mungkin!!.. BAGAIMANA MUNGKIN!!" Lui Meiyu berteriak keras, menatap Shin dengan mata melotot "BAGAIMANA MUNGKIN KEKUATAN MU BISA MELAMPAUI KU?!! PADAHAL KAU SEBELUMNYA HANYA MANUSIA LEMAH YANG TIDAK BERGUNA!!"
Lui Meiyu benar-benar tidak terima, dirinya sudah berlatih sampai ribuan tahun hingga akhirnya dia bisa sampai ditingkat ini, namun Shin hanya membutuhkan beberapa tahun saja.
"Memangnya apa yang tidak mungkin? Bukankah itu wajar karena aku mendapatkan warisan dari 3 Dewa Besar?" Shin menanggapinya dengan santai.
"Kau hanya mendapatkan warisan dari 3 Dewa lemah yang tidak seberapa itu!! Sedangkan aku sudah me dapatkan Kekuatan dari Tuan ku yang jauh lebih kuat dari mereka namun kenapa aku masih tidak bisa mengalahkan mu?!"
"Apakah itu masih kurang jelas? Itu artinya Tuan mu itu lebih lemah dari 3 Dewa Besar!" Shin memasang kuda-kudanya.
Lui Meiyu merapatkan giginya, mengeratkan genggaman pedangnya, aura ditubuh Lui Meiyu semakin kuat.
Lui Meiyu pun seketika menghilang, nun Shin masih tetap tenang.
Shin tiba-tiba menebaskan pedangnya sambil memutar badan, Lui Meiyu tiba-tiba muncul dibelakang Shin.
Pedang mereka berdua pun beradu, membuat gelombang ledakan keras.
Shin menekan pedangnya lebih kuat, membuat Lui Meiyu tidak bisa menahannya, hingga wanita itu terpental belasan meter.
Tubuh Shin tiba-tiba diselimuti petir merah, bergerak cepat menyerang Lui Meiyu.
Benturan pedang terus terjadi, Lui Meiyu sudah mulai kesulitan melawan Shin karena kecepatannya.
Shin melihat sebuah celah, dia pun memberikan tendangan keras pada perut Lui Meiyu, membuat wanita terpental ratusan meter dan memuntahkan seteguk darah hitam.
Sesaat kemudian, tubuh Shin diselimuti gelombang angin yang menderu, dia memusatkan energi kuat pada pedangnya lalu melakukan gerakan menusuk, mengeluarkan harimau putih raksasa yang meraung keras.
__ADS_1
Shin terus melakukan hal yang sama namun dengan elemen yang berbeda-beda, mengeluarkan Feniks api, naga petir, kura-kura air dengan ekor ular, dan naga bumi.
Kelima bentuk dari Kekuatan lima elemen Shin melesat kesatu arah, yaitu Lui Meiyu.
Lui Meiyu panik, jika dia terkena lima serangan itu secara bersamaan secara telak maka pasti dia akan langsung mati.
Lui Meiyu menghimpun semua energinya, lalu mengarahkan kedua telapak tangannya kedepan.
Seketika sebuah lingkaran ungu besar tercipta didepannya, terlihat seperti lubang hitam namun dengan warna ungu.
Shin menyeringai lebar, lalu melakukan segel tangan beberapa kali.
Seketika kelima bentuk dari kekuatan lima elemen Shin menghilang membuat Lui Meiyu terkejut, namun tiba-tiba Lui Meiyu merasakan bahaya besar datang.
Kelima bentuk elemen itu muncul di arah yang berbeda.
Harimau putih mengaum diatasnya, naga petir meraung keras di arah bawah, Feniks api memekik keras dibagian belakang, sedangkan bagian kiri dan kanan adalah naga bumi dan kura-kura air.
Lui Meiyu melebarkan matanya, tidak menyangka akan situasi ini.
Dia tidak memperkirakan Shin akan bisa menteleportasikan teknik yang sudah dia keluarkan kearah yang berbeda.
Shin sebelumnya juga tidak menggunakan cara ini karena ingin menunggu saat yang tepat seperti saat ini.
Dengan dikepung dari lima arah yang berbeda, Lui Meiyu tidak akan bisa melarikan diri.
*BOOOOOMMMMM....!!!
Ledakan yang sangat dahsyat terjadi, ledakan keras yang mungkin menjadi ledakan terkeras yang terjadi di Benua Langit dalam ribuan tahun ini.
Seluruh Benua Langit bahkan bisa merasakan getaran akibat ledakan itu.
Kawah yang sangat besar dan dalam terbentuk karena ledakan tadi, Shin menyipitkan matanya kearah bagian dasar kawah.
Dia cukup terkejut karena melihat Lui Meiyu disana yang ternyata masih hidup setelah terkena serangan tadi.
Lui Meiyu sepertinya tidak mendapatkan luka dari serangan Shin barusan, namun bisa dilihat jika wanita itu sudah kelelahan, energi Qi nya sudah hampir habis.
Lui Meiyu membuka tangan kanannya, terlihat pecahan dari batu hitam sebelumnya.
Itu diberikan oleh Dewa Siluman untuk berjaga-jaga jika sesuatu yang buruk terjadi, dan itu bisa menyelamatkan nyawa Lui Meiyu.
Tapi mungkin hanya untuk saat ini saja.
Shin melayang mendekati Lui Meiyu lalu mendarat didepannya.
__ADS_1
"Tidak ku sangka kau masih bisa hidup! Keberuntungan mu cukup bagus, tapi itu tidak akan bertahan lama!" Shin menyiapkan Pedang Bintang Emas untuk memenggal kepala Lui Meiyu.
"Sialan!" Lui Meiyu mengepalkan tangannya, dia tidak ingin mati karena Tuannya masih belum bangkit.
Jika dia mati maka siapa yang akan membangkitkan tuannya nanti? Apakah usahanya selama ini akan sia-sia?
Shin mengangkat pedangnya, bersiap menebas leher Lui Meiyu "Selamat tinggal!"
Shin berniat langsung menebaskan pedangnya, namun tiba-tiba dia tidak bisa menggerakkan tubuhnya.
Shin merasakan sakit ditubuhnya, selain itu entah kenapa tenaganya tiba-tiba terasa menghilang seketika yang membuat tubuhnya tidak bisa digerakkan.
Shin pernah merasakan ini sebelumnya saat berada di Benua Kegelapan, dan dia pingsan selama setengah tahun lamanya.
Kemudian sekarang terjadi lagi.
Aura ditubuh Shin melemah, perubahan naganya menghilang begitu juga dengan 7 Tanda Pemahaman dikeningnya.
Lui Meiyu melihat keanehan pada Shin, dia berpikir ini adalah kesempatan jadi dia dengan cepat mengayunkan pedangnya berniat memenggal kepala pemuda itu.
Namun tiba-tiba sebuah serangan dari jauh datang, menangkis tebasan pedang Lui Meiyu.
"MENJAUH DARINYA!!"
Terdengar suara teriakan seorang gadis dari kejauhan.
Lui Meiyu secara refleks melompat mundur, lalu melihat siapa orang itu dan menemukan seorang gadis cantik yang melesat cepat kearahnya.
Gadis itu tidak lain adalah Bai Lian.
Bai Lian mendarat didepan Shin, menatap Lui Meiyu dengan tatapan membunuh.
Lui Meiyu merasakan gadis didepannya hanya berada ditingkat Martial Saint tahap awal, namun dengan kondisinya saat ini, Lui Meiyu tidak yakin dapat membunuh Bai Lian.
Tidak ada pilihan lain, Lui Meiyu terbang melesat pergi dari sana.
"Jangan Kabur!!" Bai Lian berniat mengejar Lui Meiyu, namun tiba-tiba dia mendengar suara sesuatu yang jatuh dibelakangnya.
Bai Lian berbalik dan melihat Shin sudah jatuh ketanah.
"Shin Gege!" Bai Lian segera memeriksa kondisi tubuh Shin.
Dia merasakan energi Shin menghilang dan tubuh Shin terus melemah membuat Bai Lian khawatir.
"Apa yang terjadi dengan Shin Gege!" Bai Lian mencoba memeriksa kondisi tubuh Shin lebih dalam, seketika dia terkejut karena merasakan ada 6 energi yang berada didalam tubuh Shin.
__ADS_1
"Ini... Twilight Orb!"
\=\=\=\=\=