Pasangan Muda

Pasangan Muda
Makan malam


__ADS_3

Rya sudah siap untuk berangkat, meskipun tubuhnya dibalut oleh baju apapun, tetap saja Rya adalah ibu hamil. Meskipun begitu tapi Rya tetap terlihat mempesona.


"Udah siap, sayang?" tanya Boy


Rya mengangguk kemudian mereka berjalan keluar kamar, jari jemari tanganya saling berpautan seolah tak ingin lepas meskipun sebentar saja.


Sampai saat Rya akan masuk kedalam mobil pun, tangan Boy seolah enggan untuk melepaskan.


ha ha ha


Mereka saling tatap kemudian tertawa kecil, Boy melepaskan tangan kemudian mengecup puncuk kepala Rya dan menutup pintu.


"Akhirnya Boy ku kembali, dia kembali jadi Boy yang selalu melakukan hal kecil namun sangat manis untuku." Bathin Rya sambil tersenyum melihat Boy yang berjalan menuju pintu samping.


Mereka kembali saling menatap saat Boy sudah duduk di kursi kemudi, mereka mulai harmonis tapi juga masih ada sedikit rasa canggung.


Rasanya seperti saat akan pertama kencan lagi.. Gumam keduanya.


Pedal gas pun di injak, mobil itu mulai melesat membawa majikanya ke tempat tujuan.

__ADS_1


***


Mereka sudah sampai, Boy turun dari mobil kemudian berjalan menuju pintu samping dan membukaka pintu untuk Rya.


Boy memberikan tanganya dan langsung di sambut baik oleh Rya, tangan itu kembali bertautan saat mereka mulai memasuki sebuah Restaurant.


Suasana sangat hening saat mereka mulai menapaki Restaurant yang terbilang cukup mewah itu, hanya ada lampu lampu kecil yang menyala. Rya bergumam dalam hatinya apa Restautant nya tutup?


Tentu saja tidak, Restaurantya memang sengaja disiapkan hanya untuk Boy dan Rya malam ini. Dengan waktu yang sangat singkat, Boy berharap makan malam yang di setting dalam waktu singkat itu berjalan mulus.


"Selamat datang, tuan.. Selamat datang, nyonya.." Tiba-tiba suara itu memecah keheningan, lampu lampu mulai bersinar menerangi seisi ruangan.


Wow.. Mata Rya terpaku melihat dekorasi cantik di depan matanya, ruangan itu di penuhi bunga berwarna putih senada dengan pakaian yang Boy dan Rya kenakan.


Mereka pun sampai di sebuah meja yang sudah ditata sedemikian rupa, meja itu tampak sangat romantis di tambah lilin-lilin yang menyala di atasnya.


Boy menarik kursi dan mempersilahkan Rya untuk duduk. Kemudian dia berjalan menuju kursinya dengan senyum dan tatapan yang tak berhenti membius Rya.


Boy sudah duduk dikursinya, entah trik dari mana yang dia pelajari tiba-tiba saja tanganya mengeluarkan sebuah bucket bunga mawar yang sangat cantik dan memberikannya pada Rya.

__ADS_1


Senyum Rya makin merekah, Boy membuatnya sangat terkesan dalam hitungan jam ini. Padahal Rya merasakan hari-hari berat sebelumnya saat hubunganya sedang tidak baik dan itu terasa amat sangat lama.


Semua sedih yang Rya rasakan kemarin-kemarin langsung di bayar tunai dengan senyum yang sejak tadi mengembang di wajahnya karna perlakuan Boy, suaminya.


"I Love you.." Ucap Boy sambil menodongkan tubuhnya dan mengecup punggung tangan Rya.


"I Love you too.." Ucap Rya dengan senyuman manisnya yang sejak tadi tak bisa Rya sembunyikan.


Setelah itu mereka melihat para pelayan yang berdatangan sambil membawa menu menu terbaiknya.


Makanan itu di hidangkan di meja, Aroma masakan itu mulai merasuk kedalam hidung keduanya. Mereka sudah tidak sabar untuk bertarung dengan makanan yang dihidangkan.


Setelah selesai para pelayan mulai meninggalkan meja. Boy menatap Rya lagi dan lagi..


"Selamat makan sayang, makan yang banyak yaa.."


"You too, honey..😘


Waktu berlalu, Rya dan Boy sudah selesai menyantap makanan itu, suasana yang juga di iringi musik classic semakin menambah Romansa pasangan muda itu.

__ADS_1


Canda tawa mulai kembali dan berhasil menghangatkan hubungan yang sempat renggang itu.


Mereka merasa seperti pasangan yang baru pertama bertemu dan merasakan jatuh cinta.❤️


__ADS_2