Pasangan Muda

Pasangan Muda
Kzl


__ADS_3

Malam hari semua anggota keluarga sudah berkumpul di rumah Boy dan Rya, mereka membahas tentang acara baby shower yang akan dilaksanakan kurang lebih minggu depan.


Setelah acara makan malam bersama selesai, mereka bercengkrama diruang keluarga dan tidak lama setelah itu para orang tua pun pamit pulang dan sekarang tinggal Rya dan Boy yang sudah berada di dalam kamar.


Rya sedang menyandarkan tubuhnya di sofa sambil mengelus perutnya lembut, juga sambil memperhatikan Boy yang sedang sibuk dengan laptopnya di sofa.


"Honey.. apa gak bisa ditunda besok kerjaanya? kamu gak cape emang.. ini udah malem lho."


"Bentar yaaa, dikit lagi kok.." jawab Boy tanpa mengalihkan pandanganya dari laptop.


"Yaudah, aku bobo duluan yaa.."


"Iya.." Jawab Boy singkat.


Rya sebenarnya belum ngantuk, ia hanya mencari perhatian Boy agar segera ikut naik ke ranjang namun nyatanya Boy tetap saja sibuk.


Rya yang merasa sedikit bete mengambil hp di atas nakas kemudian berbaring. Rya mencari kontak Dine dan Mytha untuk sekedar chat sekalian memberitahu bahwa minggu depan akan ada acara baby shower dirumahnya.


Baru mengirimkan pesan "Hai.." kepada dua sahabatnya itu, tidak lama kemudian ponsel Rya berdering. Dine melakukan video call gabungan bersama Mytha juga.


Boy melirik ke arah Rya dan sedikit memicingkan matanya. "Siapa nelpon malem-malem gini? Tanya Boy sambil beralih menatap ke laptopnya lagi.


"Dine.." jawab Rya singkat.


Kemudian Rya menggeser ikon receiver dan menerima panggilan video itu.


"Hello bumil? apa kabar?" Ucap Dine sambil melambaikan tangan dan menunjukan deretan giginya yang rapi.


"Hay, Dine.. hay Myth.. Baik, lo berdua gimana?" jawab Rya sambil tersenyum manis.


"Baik yaa! gak tau tuh si Mytha, dari kemaren galau mulu dia.." Timpal Dine di balik layar sambil cekikikan.

__ADS_1


"Daripada lo Dine, si jomblo abadi.." Celetuk Mytha sambil mengejek.


"Kata siapa? eh iya sih gue kan baru cerita sama Rya aja 😋" jawab Dine.


"Wahh gak asik lo, gue udah gak dianggap nih?" jawab Mytha.


"Masasih emang lo gak tahu kalo Dine sekarang pacaran sama Vano?" Ucap Rya membeberkan.


"Oh si Vano, kirain siapa.. Mending deh, daripada gak ada sama sekali, bisa-bisa lumutan lo Dine!" ledek Mytha.


"Dih emang kenapa Vano? dia baik kok, ganteng juga." jawab Dine coba membela.


Sementara di depan sana Boy yang mendengar nama Vano di ucap dalam percakapan ketiga sahabat itu langsung menunjukan ekspresi tak suka. Ia langsung mematikan laptopnya, padahal dia bilang sedang sibuk-sibuk nya bahkan Rya tidak bisa mengganggunya hanya untuk mendapat perhatian kecil.


Boy langsung mendekat ke arah Rya dan duduk di tepi ranjang bersebrangan dengan Rya yang sedang bersandar sambil memegang ponselnya.


"Udah malem, tidur yuk.." sahut Boy tiba-tiba.


"Besok lagi aja, kan bisa.." Ucap Boy sedikit kesal, ingin rasanya merebut ponsel itu dan langsung mencerca berbagai pertanyaan kenapa harus membahas Vano dalam percakapan mereka.


"Tadikan kamu yang gak bisa diganggu, aku video call juga belum sampe lima menit." jawab Rya sambil mengerucutkan bibirnya.


"Kenapa sih yaa, jadi manyun gitu. Boy ngajak tidur? yaudah gih sono.. Besok atau lusa gue sama Mytha maen deh ke rumah lo." sahut Dine dari sebrang ponsel yang melihat Rya sedikit manyun setelah berbincang dengan Boy.


"Iya, gue juga ada tugas dikit lagi nih.." timpal Mytha.


Mereka pun melambaikan tangan dan mengucapkan kata Bye sebelum akhirnya video call itu berakhir.


Rya langsung menaruh ponselnya di atas nakas kemudian menghadapkan dirinya ke arah Boy.


"Kamu apa apaan sih?" ucap Rya.

__ADS_1


"Apanya yang apa apaan?" jawab Boy sambil menghadapkan dirinya juga ke arah Rya.


"Tadi kamu yang sibuk dan gak bisa diganggu, sekarang malah kamu yang gangguin aku VC sama temen aku!" jelas Rya.


"Ganggu? oh kamu keganggu? seneng ya VC sama sahabat kamu apalagi ngomongin si Vano sialan itu!" jawab Boy dengan nada sedikit menyindir.


"Maksudnya apa nih?" jawab Rya dengan nada tidak terima karna disinggung soal Vano.


"Aku gak suka ya kamu ngomongin apapun tentang Vano apalagi di depan aku!"


"Siapa yang ngomongin Vano sih!"


"Siapa yaa?" ucap Boy sambil berdecak.


"Vano itu pacaran sama Dine, bukan salah aku dong kalo nama Vano jadi ke-sebut!"


"Terus aja belain! jangan jangan daridulu kamu emang ada rasa sama Vano?" ucap Boy dengan sedikit menekan kan pertanyaanya.


"Boy!!" sahut Rya dengan meninggikan suaranya.


"Tau ah!" Ucap Boy sambil merebahkan diri dan menarik selimut ke atas tubuhnya.


"Bisa bisa nya kamu bilang gitu sementara sekarang aku udah nikah sama kamu bahkan aku lagi hamil anak kamu!" balas Rya dengan sedikit emosi.


.


.


.


.

__ADS_1


Hallo para readers Mamah muda, sorry up nya molor. Author males up gara-gara minggu lalu beberapa naskah sempet ilang dan tiba-tiba balik lagi jadi episode baru. Gara gara itu Like sama komenya juga ilang, kan syebeell 😭😭😭


__ADS_2