Pasangan Muda

Pasangan Muda
Melow


__ADS_3

Esok hari..


Sesuai niat Boy kemarin, hari ini ia akan pulang awal untuk membeli hadiah untuk Rya dan Barel. Boy sudah melangkahkan kakinya ke sebuah pusat perbelanjaan dan mulai mencari-cari barang yang dimaksudnya itu. Dan setelah satu jam kemudian, akhirnya Boy mendapatkanya dan bergegas pulang.


"Ayah pulang.." ucap Boy sambil memasuki Istana kecilnya itu.


"Widih, ayah bawa apa tuh.." ucap Rya sambil berdiri menggendong Barel.


"Nih..Buat jagoan ayaaaah.." ucap Boy sambil memperlihatkan sebuah Easy walker mini buggy stroler yang tadi dibelinya.


"Whaaa, kereeen.. Barel syuka gak, Nak? bilang apa sama ayah? maa aciihh ayaaah." ucap Rya sambil mengecup pipi Barel yang bulat kemudian tertawa ringan.


"Kok Barel sih yang di cium? ayah nggak nih?" Tanya Boy yang iri dengan kecupan-kecupan yang Barel dapatkan.


"Uluu uluu ayah mau cium katanya.. ayah nya bau acem yaa, dek." ucap Rya seolah berbicara pada bayinya.


"Dikit aja, ntar kalo Barel bobo baru yang banyak." Pinta Boy sambil mengerucutkan bibirnya.


Dan Mwach.. Rya menciumnya beberapa detik.


"Aih sayang, merinding disko lho aku.." ucap Boy saat Rya sudah selesai menciumnya.


"Lebay! Ayahnya Barel lebay..😋 Barel sama ayah dulu yaa, Bunda mau siapin aer buat ayah mandi.." ucap Rya sambil memberikan Barel ke pangkuan Boy.


"Kamu juga mandi dong.. Siap-siap.. Mau ada pertempuran nih.." ucap Boy kepada Rya yang berlalu menuju dapur. "Aku mandi aer dingin ajadeh, kamu boboin Barel aja.." tambah Boy.


"Udah malem, Hon. Ntar masuk angin.." ucap Rya sambil menoleh ke arah Boy.


"Biarin, tar pijit aja sama kamu, pijit plus-plus.." ucap Boy sambil menghampiri Rya dan memberikan Barel ke pangkuannya.

__ADS_1


"Bener mau mandi aer dingin?" tanya Rya lagi, pasalnya Boy terbiasa mandi air hangat jika sudah malam.


"Dah sana.. kamu boboin Barel aja..Cup.." Boy mengecup Rya sebelum masuk ke dalam kamar mandi.


Setelah selesai mandi Boy duduk dimeja makan dan mulai menyantap makan malam bersama Rya. Meskipun Rya belum mahir memasak, tapi apapun yang Rya masak selalu terasa enak dilidah Boy, dan Boy selalu menyantap makanannya dengan lahap.


"Sayang.. Makasih yaa, buat semuanya.." ucap Boy yang telah selesai makan.


"Makasih buat?" tanya Rya yang juga sudah selesai makan.


"Semuanya.." jawab Boy sambil menatap Rya. "Kamu udah kasih Barel, selalu masak enak, urusin keperluan aku sama Barel, urusin rumah, masak dan masih banyak lagi.. Dan maaf aku belum bisa bahagiain kamu.." ucap Boy lirih di akhir kata.


"Lho, kok makasih sih.. Itukan kewajiban aku sebagai istri kamu, sebagai ibunya Barel.." ucap Rya sambil menatap Boy.


"Pokoknya makasih buat cinta dan kasih sayang kamu ke aku, sabarnya kamu, perhatian kamu, pengertian kamu.. segalanya yang ada di diri kamu, aku beruntung bisa jadi suami kamu.." jabar Boy lagi.


"Honey.. kok jadi melow gini sih.. Aku juga beruntung kali punya suami kayak kamu, jadi istri kamu, jadi ibunya Barel. Aku bahagia sama hidup kita sekarang.." balas Rya dengan menggenggam tangan Boy diatas meja makan.


"Kok kalo udah sukses? sekarang juga aku udah bahagia Honey, dengan kasih sayang dan setia kamu udah lebih dari cukup buat aku.. Bukannya aku munafik, siapa sih yang gak mau materi nya berkecukupan? tapi itu bukan prioritas aku.. yang penting itu, hati kamu tulus mencintai aku, menyayangi aku. Harta mah ngikutin, ya kan?" ucap Rya panjang lebar sambil mengikuti gerakan Boy.


Rya sudah cukup kenyang hidup berkecukupan sejak dulu saat sebelum menikah, yang Rya ingin dan butuhkan hanyalah kasih sayang yang tulus, cinta yang murni tanpa dibuat-buat. Selama hidupnya dia tidak benar-benar merasakan kasih sayang, dari orang tua, ibu tiri, kakak adik atau orang-orang disekitarnya. Hingga akhirnya Rya merasakan hanya Boy yang bisa memberikan rasa itu, Boy yang sudah kembali menghangatkan hatinya dan membuat hidup Rya tidak terasa sia-sia.


"Aku sayang banget sama kamu.. Aku gak bisa bilang apa-apa lagi, yang jelas I'm the lucky one bisa milikin dan hidup bareng kamu.." ucap Boy kemudian Boy langsung mengecup kedua punggung tangan Rya bergantian.


"Me too, Honey.." ucap Rya sambil tersenyum.


"I luvh yuuu..😘"


"Luvh u more..😘😘"

__ADS_1


Selesai drama romantis melow-melowan sambil peluk cium, luvh u luvh u an. Boy mengambil sebuah kotak yang masih berada di motor yang terparkir diluar rumah.


"Apa tuh?" tanya Rya yang melihat Boy membawa sebuah kotak kedalam rumah.


"Buat kamu.." ujar Boy sambil memberikan kotak yang diikat pita berwarna merah.


"Cie.. sejak kapan Ayah Barel jadi romantis gini.." ucap Rya sambil tersipu malu saat mendapat hadiah dari Boy. Pasalnya, mungkin ini kali pertama Boy bersikap rada romantis lagi.


"Cieeee pipinya merah🤭.. buka dong.." ujar Boy sambil senyum pepsodent.


Rya perlahan membuka kotak hadiah pemberian Boy, wajahnya makin tersipu saat melihat isi dari kotak itu. Boy memberikan setangkai mawar, cokelat dan kotak merah kecil berbentuk hati yang berisi sebuah cincin.


"Gimana..? suka..?" tanya Boy saat melihat Rya masih senyum-senyum dengan hadiahnya.


"Aaaahh maa acih, honey.. luvh u.. mwah..mwah.." Rya langsung menghambur memeluk dan mengecupi wajah Boy saking merasa senang. Dan Boy hanya tertawa ringan sambil membalas kecupan-kecupan Rya.


"Eh.. itu satu lagi belom diliat, sayang.." ucap Boy sambil menunjuk kotak itu lagi.


"Mana..? udah semua kok.." ucap Rya sambil menghampiri kotak itu lagi, namun tiba-tiba matanya menemukan sebuah kain yang terselip. "Apa nih?" tanya nya sambil memperhatikan benda itu yang ternyata adalah sebuah lingerie transparan.


"Pake.." pinta Boy sambil tertawa jenaka.


"Ih tipis gini, nanti aku masuk angin.." tepis Rya.


"Ayolah, kita malem pengantenan hihi.."


"Sayang iiiiihhh.." ucap Rya semakin yang dibuat tersipu malu.


"Udah gak ada alesan nolak, yaaa.. Cepetan mumpung Barel lagi nyenyak.

__ADS_1


Dan Aaaaaaa Ea Ea Ea, akhirnya malam itu Boy berhasil menjebol segel itu lagi. Mereka melakukannya seperti seorang bujangan dan perawan, Sangat perlahan tapi pasti hingga akhirnya puncak ternikmat itu kembali di rasakan keduanya setelah berpuasa berbulan-bulan.


Adegan di skip ya wkwk🤣 Malam jum'at cong🤫🤭


__ADS_2