Pasangan Muda

Pasangan Muda
Ibu


__ADS_3

Rya tidak hentinya mengucapkan terimakasih atas jasa bu Nani tadi pagi. Setelah membantu membelikan bahan makanan, bu Nani juga membantu Rya untuk membuat Barel tenang dengan terapinya. Rya masih tersenyum memandangi Barel yang sedang terlelap. Wajah itu benar-benar tenang dan memancarkan aura damai, berbeda dengan beberapa jam yang lalu yang terus menangis rewel dan uring-uringan.


Kruukk..kruukk..kruuk.. Bunyi alarm alami tubuh Rya berdering. Yaaa, hari sudah siang dan Rya belum sarapan apalagi makan siang.


Yatuhan! Busui tuh gak bisa diginiin!


Rya kembali mengingat kata-kata bu Nani. "Kalo udah jadi ibu tuh harus pinter manfaatin waktu, kalo bayi tidur tuh kita sigap bat-bet ngerjain pr. jadi kalo bocah bangun semuanya udah kelar dan tinggal momong dia sambil main!" satu sisi Rya senang ada yang membantu dan memberitahukan banyak hal tentang menjadi ibu, namun satu sisi Rya juga bersedih kenapa orang itu bukanlah ibu Lita ataupun mama Monic ataupun mama Rena. Namun walau bagaimanapun Rya hanya bisa mensyukuri apa saja yang sudah menghampiri hidupnya itu. Entah susah atau senang, Rya akan selalu menerima dan menelannya sendiri, bersama Boy dan Barel kedua lelakinya juga.


Rya pun langsung bergegas menuju dapur dan memulai aktifitasnya yang sempat tertunda. Naluri keibuannya semakin hari semakin menonjol dengan alami. Rya mulai membereskan semua tumpukan perabotan dan mulai membuat sesuatu untuk mengganjal perutnya.


"Mie instan aja kali ya?" gumamnya saat merasa perutnya sudah sangat lapar dan minta segera diisi. "Tapi kan kurang sehat.. sekarang kan aku makan buat asupan Barel juga.. apalagi kalo Boy tau, dia pasti ngoceh terus-terusan." pekiknya lagi yang mengingat Boy selalu sensitif jika menyangkut kesehatan dirinya dan juga Barel.


"Nunggu nasi mateng lama banget sih.." Yaiyalah baru aja lau masukin ke rice cooker tuh beras!


"Telor.. rebus telor kan cepet tuh.. 7 menit kelar.."


Dan akhirnya Rya memutuskan untuk merebus 2 butir telur untuk mengganjal cacing yang sejak tadi berdemo. Emang bener ya laper tuh gak bisa di entar duluin! apalagi kalo posisi lagi menyusui kayak Rya. Sambil menunggu telur rebus matang Rya memilih untuk menyibukan diri membersihkan lantai dan sekedar me-lap bagian-bagian didekat kompor.


*


z


z


*


Selesai berkutik didapur dan mengganjal perut, Rya bergegas mandi untuk memanfaatkan waktu yang tersisa saat melihat Barel masih tertidur pulas. Rya menargetkan harus selesai segalanya sebelum bayi kecil itu bangun dan merengek kembali, lalu dengan sigap ia lantas memasuki kamar mandi dan menanggalkan seluruh pakaiannya.

__ADS_1


Satu guyuran lolos membasahi tubuh Rya, rasanya segar sekali. Rya benar-benar menikmati percikan air itu, meskipun sekarang acara mandinya hanya menggunakan gayung tanpa embel-embel shower dan bathub, tapi Rya senang dan sudah terbiasa akan hal itu. Rya lagi-lagi mengguyur tubuhnya dan tak lupa menambahkan shampoo di kepala dan sabun diseluruh tubuhnya, Rya benar-benar menikmati ritual itu bahkan seakan dirinya sedang konser saja. Yaaa, Rya bernyanyi sambil membersihkan tubuhnya itu. Duh enak ya mandi sesuka hati gak ada yang gangguin.. hehe..


Namun saat busa-busa itu masih Rya mainkan diseluruh tubuhnya tiba-tiba rengekan sikecil lagi-lagi terdengar.


Eaqs.. Eaqs.. Eaqs.. (Anggap aja suara bayik yak ,gak usah protes. Serah Author aja! πŸ˜†)


Astaga! ritualku belum selesai! pekik Rya.


"Sebentar nak.." teriak Rya dari dalam kamar mandi.


Dan dengan kecepatan seribu tangan Rya langsung buru-buru membilas tubuhnya yang masih dipenuhi busa. Rasanya Rya masih ingin berlama-lama namun apa daya, Bocah nya sudah terbangun daaannn apalagi sekarang Barel tertidur dikasur. OMG!! gimana kalo Barel jatoh?


Rya buru-buru menyambar handuk dan menggunakanya. Tanpa sekedar me-lap atau menunggu tubuhnya sedikit kering Rya langsung setengah berlari menuju kamar dengan air yang masih bercucuran. "Uluh.. uluh.. jagoan bunda udah bangun,- Bentar yak, bunda pake baju dulu!" ucapnya sambil membetulkan posisi Barel yang sudah mulai bisa miring.


Namun jagoan kecil itu malah menangis semakin kencang karena sudah tidak sabar untuk digendong dan menempel dipabrik Asi. "Iya iya sayang, sabar sebentar yaaa.. masa bunda nya gak boleh pakek baju.." ucap Rya lagi sambil mengaitkan bra dan menggunakannya. Setelah selesai Rya langsung membungkus tubuhnya dengan daster dan melilit rambutnya dengan handuk. Rya langsung duduk dan menuruti kemauan si putra raja.


Pada usia Barel yang sudah menginjak usia 3 bulan, Rya semakin sering mendengar bayi itu mengoceh, makanya Rya jadi sering mengajaknya berbicara. Rya juga terkadang membacakan cerita untuknya sebelum tidur. Meski belum bisa memahami artinya, Namun menurut Rya hal itu bagus untuk membantu mengembangkan kemampuan bahasanya.


Bayi Rya juga semakin aktif menggerakkan anggota tubuhnya di usia ini. Kakinya juga semakin kuat menendang, sementara tangannya sudah mampu untuk meraih mainannya. Seperti sekarang ini, saat sedang menyusu tangan Barel pasti aktif menggerilya ditubuh Rya. Mirip Boy banget! Gumamnya.


"Mimi yang banyak yaa, sampe kenyang.. Bunda masih ada kerjaan, okay anak pintar.. okay anak pintar.." celotehnya sambil tertawa menghibur Barel.


Barel yang sudah mampu mengenali orang sekitar dan membagi senyumnya lantas melemparkan senyuman itu kepada Rya dan tertawa kecil juga.


"Da..Da..Da.."


"Na..na..na.."

__ADS_1


"Hmm.. Hao.. Hmm.."


Meskipun hanya kata-kata itu yang baru terlontar dari mulut Barel untuk menjawab ajakan bundanya berbicara, tapi Rya dibuat takjub dan tersenyum senang.


Tok..tok..tok..


Tok..tok..tok..


Rya mendengar pintu rumahnya diketuk berulang-ulang. Siapa yang bertamu kerumahnya? biasanya hanya bu Nani yang mengetuk pintu disiang hari lalu berteriak bahwa dirinya akan masuk.


"Siapa ya? Aduh masih dasteran gini lagi.." ucap Rya.


"Barel tunggu bentar yaa, Bunda mau buka pintu.." tambahnya sambil meletakan bayi itu kedalam Box dan memutar mainan yang ada digantung diatasnya.


"Sebentaaaar.." teriaknya.


Perlahan Rya berjalan menuju pintu, Rya membetulkan handuk dikepalanya sebelum akhirnya langsung membuka pintu.


"Mama..?" 😱🀭


*


z


z


*

__ADS_1


Hello gaes, bosen gak? jangan dongπŸ˜…


__ADS_2