Pasangan Muda

Pasangan Muda
Morning


__ADS_3

Pagi hari


Seperti biasa aktifisas pasangan muda itu berjalan sebagaimana mestinya, Rya mengantar suaminya menuju pintu saat Boy sudah siap untuk pergi menjemput rezeki ke kafe. Meskipun mengarungi bahtera rumah tangga belum genap satu tahun, keduanya sudah terbiasa saling melakukan kewajiban masing-masing. Rya berperan baik sebagai seorang istri dan ibu, begitupun Boy yang berperan baik sebagai suami dan juga seorang Ayah. Perlahan keduanya sudah saling mengerti dan memahami satu sama lain.


"Aku pamit yaa, sayang.. cupp.." sudah rutinitas Boy mengecup kening Rya saat dirinya berpamitan.


"Iya honey, titidylan.. cupp.." balas Rya dengan mengecup punggung tangan Boy seperti rutinitas biasanya.


"Apa lagi tuh?" tanya Boy sambil mengernyitkan dahi mendengar perkataan Rya.


"Hati-hati dijalan, ih ayah Barel kuper!" ucap Rya sambil menjawil hidung Boy dengan gemas.


"Kamutuh, istri aku jadi mahmud kekinian yak?" balas Boy sambil mencubit dagu Rya pelan.


"Apasih? kamutuh ayam kremes!" balas Rya lagi.


"Apalagi tuh ayam kremes?" tanya Boy kembali heran.


"Ayah muda bikin gemes!" jawab Rya sambil tertawa so cute.


"Dih, aku gak jadi berangkat nih.." ucap Boy.


"Lho, kenapa?" tanya Rya.


"Kamu gemesin! minta di uwel-uwel inisih.." jawab Boy.


"Apasih genit ah sana berangkat, udah siang tauk!" Alih Rya.


"Awas yaa, pokoknya tar malem double!" ucap Boy sambil menjulurkan lidahny saat mengatakan kata double.

__ADS_1


"Kok gitu sih?" tanya Rya.


"Kan malem kamu yang bilang.." jawab Boy.


"Yiy, itukan kalo semalem gak jadi. kamu kan udah ambil jatah, semalem!" tegas Rya sambil mencubit pinggang Boy.


"Ouuuccchh..." Boy meringis. "Ngajak perang nih.." ucap Boy sambil mneyeringai dan menggelitik Rya sampai punggung Rya menempel di dinding dan tertawa geli.


"Aaaa, Ampun ampun.. stop honey, geli banget!" ucap Rya sambil terkekeh.


Khem ekhem..


"Ini romli en juleha, pagi-pagi udah pacaran aja!" sahut Bu Nani yang kebetulan lewat dan menyaksikan adegan pasangan muda yang selalu konyol itu.


"Eh, Bu Nani.. kemana bu?" tanya Boy canggung karena malu dengan tingkahnya dengan Rya pagi-pagi didepan pintu itu.


"Mau beli sayur kedepan.. Eh tong, kalo mau pacaran dikamar sono. Jangan bikin emak-emak ngiri pada ileran pagi-pagi gini!" ucap Bu Nani sambil nyengir.


"Boleh neng, mau beli apa?" tanya bu Nani.


"Bentar aku ambil uangnya dulu.." jawab Rya.


"Kalo gitu aku berangkat sekarang aja, yaa.." sahut Boy sambil meraih helm dan menggunakannya.


Selesai menggunakan helm Boy menghidupkan motor dan memanaskan mesin beberapa saat sambil menunggu Rya kembali setelah mengambil uang untuk menitip sesuatu kepada bu Nani dan tak lama kemudian Rya pun kembali dengan uang dan kertas untuk diserahkan kepada bu Nani.


"Ini bu, aku nitip bahan buat bikin sup sama bawang-bawangan juga yaaa.." ucap Rya sambil memberikan kertas dan list belanjaan.


"Aku berangkat yaa.." ucap Boy sambil melemparkan senyuman kepada Rya.

__ADS_1


"Ia, hati hati yaaa.." balas Rya sambil tersenyum juga.


Gak pake kiss-kissan ulang lagi nih? hehe..


Boy dan bu Nani pun pergi bersamaan meninggalkan Rya yang melambaikan tangan sambil merapalkan doa saat suaminya itu mulai meninggalkan rumah. Rya mengharapkan suaminya selamat diperjalanan dan dilancarkan segala urusan pekerjaannya. Rya jadi melamun sambil tersenyum sambil memperhatikan Boy yang mulai jauh pergi.


"Aaaa.. Eaqs Eaqs.. Aaaa.. Eaqs Eqs.." (Suara Barel nangis 😂🤭)


Suara itu berhasil membuat lamunan Rya buyar, ya tangisan itu.. tangisan Barel yang langsung membuat Rya refleks berlari masuk menemui putranya itu.


"Iya sayang, tunggu.. Bunda kesitu ini.." ucap Rya.


Eaqs Eaqs Eaqs.. Tangisan Barel semakin kencang.


"Uluh.. uluh.. anak bunda, sabar dong.." ucap Rya sambil membungkukan tubuh untuk mengambil Barel di dalam box kedalam pangkuannya.


"Lhoo, lho.. kok badan kamu panas gini sih?" Rya membolak balikan punggung tangan nya didahi Barel.


"Duh, gimana ini? semalem kan Barel baik-baik aja."


Rya terus berceloteh meskipun didalam rumah itu hanya ada Barel yang bahkan belum mengerti apa yang diucapknanya. Rya jadi panik dan celingukan karena ini kali pertama Barel sakit.


*


z


z


*

__ADS_1


Ngalir aja ya gaes, cerita keseharian dulu.. nanti ugha tamat ehe🤭 syelamat baca, syemoga syukak❤️


__ADS_2