Pembalasan Gadis Abnormal

Pembalasan Gadis Abnormal
Pengumuman Novel Baru


__ADS_3


Judul: Pengantin pengganti Adik Tiri.


" bagaimana ini pah,,?" tanya seseorang dari dalam rumah. Hsl itu membuat Seorang gadis cantik berusia dua puluh lima taun, tertegun di ambang pintu.


Niatnya untuk masik kedalam rumahpun, di urungkan. Karena mendengar ucapan dari sang ibu tiri.


"Pah, bagaimana kalau kita nikahkan saja Elvita dengan Giovani saja, karena undangan kan sudah di sebar," ucap Istri muda dari ayahnya itu.


" tapi Mah,,Elvita juga sebentar lagi akan menikah dengan Arvino Mah, bagaimana mungkin papa menyuruhnya menikah dengan Giovani,?" tanya Setyo Nugraha gusar.


Mendengar hsl itu, wanita di sampimg Setyo itu mencoba mencari alasan agar suaminya itu setuju ukan usulanya.


Dan setelah sekian lama berdebat, akhirnya Setyo mengalah pada sang istri.


Memang selama ini, Setyo selalu merasa takut dan tunduk pada istri mudanya itu. Entah apa yang dibetikan pada Ayahnya, sehingga laki laki paruh baya itu bisa setunduk itu.


"hmm baiklah," ucap Setyo dengan menghela nafas panjang nan pasrahnya. Hal itu membuat Ratna, istri muda Setyo, tersenyum penuh kemenagan.


Bersamaan dengan itu, Elvita datang dan masuk kedalam rumah.


"kenapa Pah,?" tanya Elvita yang pura pura tidak mengerti.


"adikmu kabur sayang, dan besok adalah hari H dan semua undangan telah di sebar, bagaimana ini,?" Ratna dengan menggenggam tangan anak tirinya itu.


Sementara itu, Elvita yang mendengarnya, hanya bisa terdiam. Karena jujur saja Elvita telah merasa lelah dengan drama ibu tirinya itu.


Walaupun Ratna dan Liona tak petnah menyakitinya secara fisik, tapi perlakuan kasarnya tak pernah ia lupakan.


Seperti kejadian lima belas tahun yang lalu, saat Elvita masih berusia enam taun.


Flasback On


Saat itu, Elvita sedang berada di ruang tamu, tiba tiba di panggil oleh Liona.

__ADS_1


" ia dek, ada apa,?"tanya gadis itu menghampiri sang adik tiri.


"ambilkan itu kak," ucap Liona dengan menunjuk bal karetnya yang tampak mengapung di atas air kolam.


Elvita yang mendengar hal itu, hanya bisa menunjuk dirinya sendiri.


Liona hanya mengangguk dan tersenyum tipis. Dan dengan segera, Elvita mengambil bola itu dengan hati hati.


Naasnya, Elvita terpeleset dan menyebabkan gadis itu tercebur.


Byur


Suara kolam yang di hantan tubuh seseorang membuat semua orang yang ada di sana, segera menghampiri sumber suara.


Judul: Apa Salahku Ibu,?



Blub : "ampun, apa salahku Ibu,?" teriakan dan tangisan getir dari seorang gadis kecil berusia lima taun. Saat tubuh mungilnya di cubit oleh sang ibu.


"nyonya, sudah nyonya, saya mohon kasihan Nirmala ," seorang wanita pa, mrruh baya datang menghampiri sang Majikan yang tampak tengah murka itu.


Ny. Kania yang mendengarnya, menatap tajam kearah Maid yang berani menghentikan tindakanya itu.


"kau, kau berani menghalangi aku,?!" tanya Ny.Kania berapi api. Tangannya dengan cepat menyambar rambut gadis kecil itu dan menariknya dengan kuat.


"akh sakit Ibu, hiks hiks," Nirmala mebangis sejadi jadinya dan meronta sekua tenaga.


Namun sayangnya, tenaga gadis itu tak sabanding dengan kekuatang Ibu.


"kau dengar anak si**n, aku aka perlahan tapi pasti, akan selalu menyiksamu. Hingga kaulah yang memutuskan untuk mengakhiti hidupmu sendiri!!" bentaknya seraya mendorong tubuh mungil Nirmala.


Sehingga tubuh gadis itu menghantam pingguran meja hingga berdarah. Maid yang ada di sana, segera menggendong dan membawa tubuh mungil Nirmala ke dalam kamar Maid.


"kasihan sekali kamu Nirmala, masih sekecil ini sudah mendapatkan siksaan," Maid itu tak kuasa menahan air matanya agar tak jatuh.

__ADS_1


Sementara itu, Maid yang lain, hanya bIsa melihst tanpa bisa berbuat apa apa. Mereka hanya bisa berharap, Tuan Seno segera pulang kenegara ini.


Agar penderitaan Nirmala segera berakhir.


Begitulah Ny.Kania jika sedang marah, maka yang akan menjadi sasaranya adalah Nirmala. Anak kandungnya.


Gadis mungil itu bahkan harus menahan lapar selama satu hari. Saat ia tak sengaja memecahkan gelas kaca milik Ibunya.


dan perlakuan tidak adilnya itu, ia dapatkan semenjak bayi. Bahkan ia sering di beri susu bssi oleh Ibunya sendiri.


Dan untungnya, baby Nirmala tak mengalami hal yang serius.


"Siti!!" teriak Ny. Kania membuat lima Maid yang ada dikamar, segera berhambur keluar. Jangan sampai, wanita kejam.itu tau jika mereka membantu Nirmala.


Jika sampai ketahuan, bukan para Maid yang akan di hukum melainkan Nirmala. Gadis itu akan menerima satu cambukan ikat pinggang dalam satu kesalahan Maid.


"i-iya Nyonya, ada apa,?" tanya Maid yang bernama Siti itu.


"kenapa lama,?" tanya My. Kania dengan nada rendah dan lembutnya.


Hal itu membuat para Maid itu seketika merinding. Karena Ny.Kania berubah lembut dan anggun itu tandanya bakal ada bencana besar.


"Ma-maf Nyonya, sa-saya,.." belum sempat Siti melamjutkan kata katanya, Ny.Kania telah memotong ucapannya dengan menempelkan jarinya di depan bibir.


Pertanda para Maid harus berhenti berbicara. " panggil.anak itu kemari," titahnya dengan sorot mata dingin.


"ta-tapi Nyo,.." belum sempat melanjutkan, Ny.Kania lagi lagi menempelkan jari di depan bibirnya.


"sekarang, atau anak kamu yang menggantikanya," ucapnya tersenyum tipis.


Dengan segera Siti menuju kamar Maid dan membawanya kehadapan My.Kania.


"hei, bangun!!" sentak Ny.Kania pada gadis yang masih pingsan itu.


Namun, tidak ada respon sama sekali. Hal itu membuat Ny.Kania semakin geram di buatnya.

__ADS_1


__ADS_2