
Anggun masuk kedalam rumah, dengan menyeka airmatanya. ia masuk kedalam kamar tanpa menoleh kepada kedua orang tuanya dan juga pada Pak Reno.
membuat mereka saling berpandangan dan tak lama, Kenzo datang menghampiri ketiga orang tua itu.
"kenapa,?" tanya Pak Reno pada Putranya.
Kenzo hanya menggelengkan kepala seraya menyandarkan kepalanya, di sandaran kursi.
"kalau memang kalian ada masalah, cepat di selesaikan," ucap Pak Agung pada Kenzo.
"mungkin, Anggun hanya perlu waktu saja Om," ucapnya, tersenyum tipis.
lalu, mereka memutuskan untuk pulang. karena memang sudah sore. setelah kepergian Kenzo dan Papanya, Bu Daisy melangkahkan kakinya menaiki anak tangga untuk menuju kamar sang anak.
tok tok tok
suara pintu di ketuk dari luar dan tak lama, Pintu terbuka.
"sayang, apa yang terjadi,?" tanya Bu Daisy seraya duduk di samping anaknya.
"nggak papa Mah," ucap Anggun tersenyum manis pada sang ibu.
"jangan berbohong karena Mama tau ada yang kamu swmbunyikan kan, dari Mama,?" tanya Bu Daisy seraya menatap manik hitam anaknya.
membuat Anggun, sedikit gelagapan. " e-enggak Mah, apa yang aku sembunyikan,?" tanya Anggun masih mencoba mengelak.
Bu Daisy, hanya tersenyum tipis mendengarnya dan kemudian beranjak keluar dari Kamar anaknya.
setelah sang Ibu keluar, Anggun menyeka air matanya, yang sesekali terjatuh. "maaf Kak, tapi aku harus melakukan ini," ucapnya seraya sesenggukan.
ia kembali merebahkan tubuhnya, menerawang jauh di atas langit langit kamarnya.
Flashback on
hari itu, setelah Anggun mengantarkan Sheina pulang, dirinya di cegat oleh swseorang yang dirinya tak asing.
"boleh kita bicara,?" tanya Wanita itu. seraya menghampiri Anggun.
Anggun hanya menganggukan kepala dan mereka masuk kedalam mobil.
"Kenalin Aku Adelia calon istri Kenzo," ucspnya seraya tersenyum manis.
Deg
jantungnya serasa di himpit natu besar saat mendengar kata kata itu.
Anggun hanya menganggukan kepala dan mencoba untuk tersenyum dan bersikap seperti biasa.
lalu, mereka pergi ketempat masing masing. dengan perasaan yang bertolak belakang. jika Adelia tersenyum penuh kemenangan, tidak dengan Anggun. gadis itu, tersenyum getir dengan kenyataan yang ada.
dia bertekad, akan mengubur perasaaanya dalam dalam. dan mulai sejak itu, Anggun bertekad akan menghindari Kenzo.
FLASBACK OF
setelah lama memandangi langit langit kamarnya, akhirnya, Anggun ketiduran. munhkin juga karena fikiran yang lelah.
...****************...
swmentara itu, di tempat yang lain, seorang laki laki seumuran Anggun dan Sheina, tengah duduk di taman sendirian.
ia baru saja, mendapatkan kabar, dari sang kekasih bahwa hubungan mereka selesai sampai disini.
ia menjambak rambutnya kuat karena merasa frustasi dengan kondisi yang dia hadapi.
siapa lagi jika bukan Kevin. ternyata, ucapan dari kedua sahabatnya, menjadi kenyataan.
__ADS_1
"sabar Vin, mungkin memang kamu harus fokus sama belajar kamu aja," ucap Pak Diki yang sudah duduk di samping Kevin.
Kevin hanya terswnyum dan segera beranjak dari sana. membuat Pak Diki heran.
"mau kemana,?" tanya Pak Diki pada Kevin.
Kevin menoleh dan tersenyum tipis pada sang Ayah.
"mau kerumah Sheina sebentar Yah," ucapnya seraya melangkahkan kaki, menjauh dari area rumahnya.
dengan segera, Kevin melajukan motornya menuju rumah sahabatnya itu. yang hanya berjarak lima belas kilometer.
sesampainya di sana, Kevin segera turun dan mengetuk pintu rumah gadis itu.
"assalamu'alaikum," ucap Kevin.
tak lama, terdengar pintu di buka dari dalam. " wa'alaikum salam, cari siapa mas,?" tanya perempuan itu.
membuat Kevin, sesekali celingukan karena nerasa bingung dengan orang di depanya.
"maaf, ini benar rumah Sheina kan,?" tanya Kevin memastikan.
"iya ini rumah Non Sheina," ucap wanita itu tersenyum tipis.
membuat Kevin langsung mengerti dengan situasi saat ini.
"oh, kalau begitu, saya mau bertemu dengan Sheina Bi," ucap Kevin sopan.
"oh, kalau begitu, tunggu sebentar ya, saya panggilkan Non Sheinanya dulu," ucap wanita paruh baya itu, seraya meninggalkan Kevin di ruang tamu.
tok tok tok
terdengar suara ketukan pintu dari luar kamar. " Non, di luar ada laki laki nyariin Non," ucap Wanita itu. dan kemudian pergi.
"siapa yang nyariin gue,?" ucap Sheina dalam hati dan segera beranjak dari kasur. dan membuka pintu. kemudian turun dari lantai atas.
Kevin membuka mata dan menoleh kearah sahabatnya itu.
"loe kenapa,? lemes amat,?" tanya Sheina saat menyadari ekspresi wajah Kevin.
"gue abis putus," ucapnya seraya menyugar rambutnya.
sontak saja, ucapan Kevin yang baru saja keluar dari mulutnya, membuat Sheina seketika terbahak.
"hahaha " tawa Sheina membuat Kevin, menatap Sheina dengan tatapan tajamnya.
"ehe, sory Vin," ucapnya seraya mengangkat kedua jemarinya, membentuk huruf V.
"gue tuh serius, Sheina pacar gue mau nikah," ucapnya kembali menundukan kepala.
"lah, emang dia nggak sekolah,?" tanya Sheina penasaran.
"enggak dia bilang, nggak ada biaya untuk sekolah," ucap Kevin.
membuat Sheina seketika menjadi iba pada sahabatnyq itu. terlebih, Kevin sangat menyayangi kekasihnya itu.
"loe yang sabar ya, semoga cepet dapet penggantinya," ucap Sheina menepuk bahi Kevin.
membuat Kevin seketika menoleh kearah Sheina, dan memandang lekat wajah gadis itu.
membuat Sheina, menjadi merinding karena tatapan Kevin itu.
"lo-loe ken-napa,?" tanya Sheina tergagap. lidahnya swperti kelu, karena mendapati tatapan yang sedemikian rupa.
"loe cantik juga ternyata. mau nggak jadi simpenan gue,?" tanya Kevin berbisik di telinganya.
__ADS_1
sontak saja, Sheina segera menoleh kearah Kevin dan..
plak
Sheina menggeprak lengan laki laki itu, membiat si empunya, meringis kesakitan.
"enak aja, gue cantik gini mau di jadiin selir, gue tuh maunya di jadiin ratu," ucap Sheina menggerutu.
membuat Kevin tertawa puas. memang laki laki itu, berniat menjahili sahabatnya itu. ada rasa puas di sana, saat berhasil menggoda Sheina. kemudian mereka sama sama tertawa
"makasih ya, loe udah mau hibur gue," ucap Kevin tersenyum manis.
Sheina mwnganggukan kepalanya dan membalas senyuman itu.
"bukan gue yang menghibur loe, tapi itu terjadi karena loe sendiri yang mau bangkit," ucap Sheina menepuk pelan pundak Kevin.
Kevin hanya menganggukan kepala. loe kok bisa menjadi bijak seperti ini, kalau gitu loe buka praktek aja sekalian," ucap Kevin.
embuat Sheina mengerutkan keningnya. " praktek, praktek apa?" tanya Sheina memasang wajah serius.
"praktek ilmu sa**t" ucap Kevin seraya beranjak dari tempat duduknya. karena dirinya yakin, Sheina pasti akan mengejarnya.
"Kevin" teriak Sheina seraya mengejar Kevin yang sudah terlebih dulu berlari.
"wlee nggak kena nggak kena," ucapnya, seraya menjulurkan lidahnya
BERSAMBUNG.....
VISUAL
Patricia Sheina Atmanegara
Rianto Putra Hutama
Anggun Pradista Lesmana
Kenzo Adiguna.
Kevin Rahardian
Shandy Anastasya Wijaksono.
Rifky Leonardo Abraham.
Indra Nugroho Setiawan.
****Adelia Natasha.( Mantan Kenzo****)
__ADS_1
****Airin Hanum Trioga ( mantan Rian****)