PENGANTIN YANG TERTUKAR ( TRAGEDI MALAM PERTAMA )

PENGANTIN YANG TERTUKAR ( TRAGEDI MALAM PERTAMA )
Mitsaqon gholizo


__ADS_3

Setelah acara ijab qobul selesai kemudian Mutia diaput oleh penata rias dan juga Jihan untuk dibawa mendekat kearah sang mempelai pria yakni Arjuna.


Semua mata tertuju ke arah mempelai wanita yang diapit oleh 1 orang pria dan juga Jihan.


Mutia nampak cantik dengan gaun kebaya sederhana namun terkesan mewah.


Arjuna menanti dengan dada yang bergetar meluapkan kebahagiaan yang tiada terhingga dalam hatinya berucap syukur sangat sangat bersyukur Bahkan dalam batinnya berbisik bahwa dirinya akan menuliskan peristiwa hari ini dengan tinta emas.


Arjuna akan melukisnya dan membingkainya dalam balutan doa serta harapan bahwa dirinya tidak akan pernah menyia-nyiakan seseorang Mutia akan menebus semua kesalahannya selama ini.


" Silakan Mbak, mohon mempelai pria untuk menyambut pengantin nya", Pak penghulu berucap setelah melemparkan senyum nya untuk pengantin perempuan.


Arjuna pun menyambut Mutia dengan senyum tulus dan dihasilkan kebahagiaan yang tak terhingga.


Mutia mengulurkan tangannya Dan disambut oleh Arjuna kemudian Mutia mencium punggung tangan Arjuna dengan takzim.


" Tahan!", seru sang fotografer ketika hendak mengambil adegan tersebut.


" Nah!, sekarang Mas Arjuna doain istrinya kemudian berikan cuman kasih sayang di keningnya", Pak penghulu mengarahkan Arjuna.

__ADS_1


kemudian Arjuna pun mengusap puncak kepala Mutia dan menunduk memberikan doanya tepat di atas ubun-ubunnya kemudian meniupkan tiga kali dilanjut dengan mencium keningnya Mutia.


" Tahan lagi ", seru kameramen.


" Cukup, dilanjut nanti malam saja oke!", kembali kameramen menggoda sepasang pengantin baru ini.


Semua orang yang Mendengar pun tergelak.


Setelah acara itu semua kemudian Arjuna dan Mutia menandatangani berkas-berkas surat pernikahan mereka.


" Selamat sekali lagi kepada kedua mempelai Karena untuk mempersingkat waktu saya akan menunaikan tugas saya kembali di tempat lain oleh karena itu saya mohon pamit dulu namun untuk tauziah pembekalan walimatul 'ursy saya serahkan kepada rekan saya yang beliau akan tetap disini untuk memberikan wejangan serta bekal kepada kedua mempelai agar menjadi pasangan yang sakinah mawadah warohmah amin, Saya permisi sekali lagi selamat menempuh hidup baru Mas Arjuna dan Mbak Mutia", pamit penghulu kepada kedua mempelai dan seluruh keluarga segera meninggalkan tempat tersebut.


" Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, kiranya wejangan pbekalan walimatul 'Ursy ini akan saya berikan wabil khusus kepada kedua mempelai dan umumnya kepada kita semua yang sudah menjadi pengantin lama ataupun yang belum dan akan segera menyusul pasangan ini".


" Saya hanya akan memberikan beberapa hal yang cukup penting dalam pernikahan.


yang pertama untuk kedua mempelai silakan dibaca kembali buku nikah yang sudah kalian miliki di sana ada hak dan kewajiban suami istri ada kewajiban dan hak istri ada kewajiban dan hak suami tolong dipahami sesekali jika lupa dibaca kembali".


" Yang kedua, pernikahan itu disebut juga dengan Mitsaqon gholizo yaitu perjanjian yang agung, perjanjian yang telah Mas Arjuna ucapkan dengan wali hakim Mbak Mutia untuk meminang Mbak Mutia menjadi istri yang tadinya orang lain sekarang menjadi mahramnya dengan mengucapkan ijab qobul Dengan menyebut nama Allah maka perjanjian tersebut menjadi sah dimata manusia dan di hadapan Allah, perjanjian yang kuat disaksikan oleh para malaikat, dan alam semesta mengaminkan dan Alloh meridhoi jangan sampai ikatan yang agung ini lepas karena adanya penganggu, Alloh akan murka".

__ADS_1


" Semoga mas Arjuna dan mbak Mutia bisa selalu menjaga ikatan kuat pernikahan ini, selalu menundukkan pandangan dengan yang diluar sana tentunya yang tidak halal, , pernikahan itu perjanjian antara manusia dengan robb nya, godaannya pun bermacam macam, oleh karena itu kalian harus selalu berpegang teguh pada janji pernikahan, mas Arjuna mempunyai beberapa hak dan kewajiban yang harus di laksanakan pada mbak Mutia begitupun sebaliknya,


" Mulai hari ini jika mas Arjuna diluar rumah kemudian melihat yang lebih cantik, lebih waow... tundukkan pandangan mas Arjuna karena sesungguhnya yang mas Arjuna lihat diluar itu, ada semua pada diri mbak Mutia, jadi janganlah menuruti pandangan hawa nafsu, tundukkan pandangan, lekaslah pulang dan temui mbak Mutia, dan curahkan hasrat bersama istri tercinta karena itu merupakan ibadah dan besar pahalanya bagi keduanya.


Jadi mas Arjuna sekarang sudah punya yang halal janganlah mencari yang tidak halal ya mas!". Goda ustad pada Arjuna, disambut gelak tawa oleh semua undangan disana.


" Begitu juga untuk mbak Mutia, jadilah perhiasan mas Arjuna yang terus berkilau agar suami anda ini tidak bisa melihat yang kinclong diluar sana", Mutiapun tertunduk malu seraya tersenyum tipis.


" Cinta bisa sangat besar tapi seiring berjalannya waktu bisa saja rasa itu itu hilang, luntur tak tersisa kecuali kekuatan iman yang menyertai, janji bisa diingkari, tetapi jika kita punya prinsip dan iman yang kuat, apapun bentuk ujian dalam rumah tangga pasti bisa diatasi, karena sejatinya ujian bagi para suami itu ada tiga yakni harta, tahta dan wanita, memang agama kita memperbolehkan berpoligami, baik terang terangan maupun tanpa ijin istri pertama, tetapi seandainya satu saja sudah cukup maka itu pun baik untuk dijalankan, karena poligami itu memerlukan ilmu bukan sekedar nafsu".


" Rosululloh pun sejatinya sangat setia, beliau menikah dengan Siti Khotijah disaat usia beliau 25 tahun sementara Siti Khodijah berusia 40 tahun, perbedaan yang cukup jauh, namun tidak menjadikan Rasulullah mengingkari janji pernikahan tersebut, Rasulullah sangat setia hingga maut memisahkan nya".


" Kurang lebih 1 tahun Rasulullah berduka karena ditinggalkan pahlawan hatinya, sehingga Allah memberikan Siti Aisyah sebagai pelipur lara, Namun sebelum Siti Aisyah Rasulullah dijodohkan terlebih dahulu dengan Saudah kemudian baru Siti Aisyah dan disusul oleh istri istri yang lainnya".


" Beliau Rosululloh diberikan oleh Alloh wanita wanita yang luar biasa sehingga semua istri Rosululloh mendapat julukan Ummul mukminin, terkadang kita sebagai manusia biasa hanya meniru tentang poligaminya, namun tidak didasari ilmunya, jika belum ada ilmunya lebih baik tekan lah hawa nafsu, karena bisa jadi poligami yang dilakukan bukan memberi kebahagiaan namun malah sebaliknya".


" Setia sama istri tercinta ya mas, meskipun peluang untuk menambah itu ada", goda pak ustadz pada Arjuna kembali membuat para tamu undangan tertawa seraya melihat Arjuna.


" Kiranya demikian yang bisa saya sampaikan, semoga bisa menjadi renungan juga untuk para pengantin lawas juga, agar senantiasa rumah tangganya selalu dalam ketenangan, keberkahan, dan bisa menjadii tauladan bagi putra putri keturunannya, Aamiin,,", Ustadz yang memberikan Tauziah walimatul ury pun akhirnya menutup tauziahnya dan mereka berbincang sejenak dengan pak Abdul dan anggota keluarga yang lain sebelum akhirnya berpamitan untuk menyusul pak penghulu.

__ADS_1


Bersambung.....


__ADS_2