
Shena adalah gadis cantik dan pintar yang sangat populer di sekolahnya, Shena juga adalah siswi dari kelas 1 di SMA itu. Hari ini dia akan bertemu dengan siswi baru disekolahnya, Shena merasa senang karena akan ada murid pindahan dari sekolah lain.
Saat bel tanda masuk berbunyi, semua siswa masuk ke kelasnya masing-masing. Setelah beberapa menit siswa di kelas Shena menunggu, akhirnya bu Lastri (Wali kelas Shena) datang bersama dengan seorang murid perempuan.
Saat masuk ke kelas bu Lastri meminta agar murid baru itu memperkenalkan dirinya. Lalu dia pun memperkenalkan dirinya.
Murid baru: "Hai teman-teman, perkenalkan namaku Anisa Lia, aku murid pindahan dari sekolah lain. Salam kenal semua."
Semua siswa: "Hai, Salam kenal juga."
Lalu bu Lastri menyuruh Anisa duduk, saat duduk ternyata Anisa duduk di samping Shena, mereka pun berkenalan.
Shena:"Hai, perkenalkan namaku Shena Saputri, salam kenal ya."
Anisa:"Hai juga Shena, salam kenal balik."
Shena:"Nanti kita ngobrol di kantin yaa."
Anisa:"Iya Shena."
Setelah sekitar satu jam lebih di kelas, akhirnya bel tanda istirahat berbunyi,
Bu Lastri:" Anak-anak ini sudah jam istirahat, jadi silahkan kalian beristirahat nanti ibu akan menjelaskan materi yang belum selesai."
__ADS_1
Para Siswa:" Baik bu."
Setelah itu para siswa pun keluar dari kelas, ada yang nongkrong, ada yang pergi ke kantin, dan lain-lain.
Di kantin, Shena mengobrol bersama Anisa. Meskipun mereka berdua baru saja saling mengenal, tapi mereka berdua terlihat akrab seperti sudah lama saling mengenal.
Shena:" Anisa, apakah kamu merasa senang pindah ke sekolah ini?"
Anisa:"Ya, setidaknya aku mempunyai teman disini. Terima kasih Shena, karena kamu mau menjadi temanku."
Shena:"Tidak masalah Anisa, aku suka mempunyai teman baru, dan aku juga sangat suka bergaul."
Tiba-tiba Zahra (Teman sekelas Shena) datang.
Shena:"Hai juga Zahra."
Anisa:" Dia siapa Shena?"
Shena:" Dia Zahra, teman sekelas kita, dia juga adalah sahabat baikku. Kalau ada apa-apa aku curhat padanya."
Anisa:"Ooo...... Jadi kamu itu menyenangkan ya Shena."
Shena:"Kenapa?"
__ADS_1
Anisa:" Kamu pintar dan cantik, punya banyak teman dan disukai banyak orang."
Shena:" Biasa saja, nanti pasti kamu akan punya banyak teman juga."
Anisa:" Iya."
Lalu mereka bertiga mengobrol sambil memesan makanan dan memakannya.
Tidak selang beberapa lama kemudian, bel tanda masuk berbunyi. Semua siswa buru-buru masuk ke kelasnya masing-masing.
Di kelas, bu Lastri menjelaskan tentang mata pelajaran Bahasa Indonesia. Anisa sama sekali tidak mendengarkan penjelasan dari guru, dia sibuk dengan urusannya sendiri. Anisa terus-terussan melihat ke semua murid laki-laki yang ada di kelas itu. Karena Anisa tidak mendengarkan penjelasan dari guru, Shena menegurnya.
Shena:" Anisa, ibu Lastri sedang menjelaskan mata pelajaran jadi tolong kamu dengarkan."
Anisa:" Emm... hmmm.... Baiklah."
Setelah itu Anisa melihat ke arah papan, saat Shena tidak memperhatikan Anisa, Anisa kembali melihat semua murid laki-laki di kelas itu. sekitar kurang lebih satu jam kemudian, ibu Lastri menyuruh murid-muridnya merapikan alat tulis mereka dan bersiap untuk pulang, sebelum mereka pulang, ibu Lastri memberikan mereka sebuah pekerjaan rumah. Lalu Anisa bergumam di dalam hatinya.
Anisa (dalam hati):" Aduh bagaimana ini, aku tidak tahu, tadi aku tidak mendengarkan penjelasan dari guru. Apa sebaiknya aku meminta bantuan Shena? Tapi apakah Shena mau menolongku?"
Shena:" Anisa pasti akan kesulitan mengerjakan pekerjaan rumah yang diberikan oleh ibu Lastri, dia kan sama sekali tidak menyimak ataupun mendengarkan apa yang bu Lastri jelaskan. Apakah aku harus membantunya, tapi kalau aku membantunya itu namanya perbuatan curang. Sebaiknya biarkan saja dia mengerjakan sendiri, agar dia tidak mengulang kesalahan yang sama."
Setelah beberapa menit kemudian, para siswa membaca do'a kemudian pulang satu persatu.
__ADS_1