
Aku berjanji akan memakai kalung ini kemanapun aku pergi.Malam itu aku tidur dengan tenang tanpa ada beban fikiran lagi walau aaku tak tahu sebenarnya hubungan aku dengan mas Beni itu apa.
"Bu paman kapan pulang?".
"Gak tahu Ra,mungkin masih sebulanan lagi memangnya kenapa?".
"Gak apa apa bu,kangen aja,"
"Hemm kangen berantemnya,,,ledek ibuku,"
"Hehe ibu tahu aja,"
"Kamu berangkat jam berapa Ra,"
"Rada siang bu,memangnya kenapa?"
"Ibu titip kue ya kerumahnya bu Nur yang rumahnya deket toko tempat kamu kerja".
"Bukanya itu rumah kosong ya bu,"
"Ya dulu sekarang gak,kata bu Nur ada yang nyewa laki laki ganteng,masih bujang lagi,"
"Idih ibu genit banget,emang ibu tahu?"
"Gak Ra,,kata bu Nur seh,hehe,"
"Issshh ibu,,,ya deh nanti aku bawain,,tapi ko bu Nur yang pesen bu?"
"Ya karena yang nyewa itu mau bagi bagi kue dan bu Nur merekomendasikan kue ibu,"
"Ohhhh aku manggut manggut,%
"Jangan lupa ya Ra,ibu mau berangkat ke desa sebelah ada yang hajatan.
"Oke bu siap,$
Aku masih asik bermain ponsel di meja makan,masih satu jam lagi aku memutuskan akan jalan jalan ke kebun belakang sudah lama gak lihat kesana.
__ADS_1
"Aku berjalan ke belakang,masih sama seperti dulu,,aku masuk ke dalam kebun ternyata ibu menanam sayuran dan buah buahan sendiri,aku melihat ada pohon jambu yang sudah mateng aku berinisiatif akan memetiknya.
Aku memanjat pohon jambu,dan akan memetiknya setelah dapat aku malah terpleset dan hampir jatuh tapi tiba tiba ada tangan seseorang yang menangkapku.
"Kamu ngapain pagi pagi naek pohon gini,"Aku terkejut karena ternyata kak Tristan yang nolong aku.
"Kakak,,sepintas aku menatapnya kalau boleh jujur rasa cinta ini masih ada,"
"maaf kak,,makasih,aku berusaha melepaskan diri dari pelukan kak Tristan,"
"Ya sama sama ,kamu ngapain disini apa gak kerja,"
"Ini aku lagi mau petik jambu malah kepleset turunyaa,"
"Tuh disana ada galah kenapa gak pakai itu aja seh,"
"Hehe gak males ambil biar cepet,%
"Kamu tu ya ngeyel,kalau tadi jatuh gimana,"
"Ya gak gimana gimana paling cuma lecet,"
"Eh kakak ngapain disini?"
"Aku mau ambil kayu bakar di sana trus tadi lihat kamu mau jatuh trus kesini,"
"Ohh silahkan kak ambil kayunya,,makasih sebelumya maaf ya aku duluan,"Aku akan pergi meninggalkan kak Tristan tapi tiba tiba dia memelukku dari belakang.
"Tunggu Ra,kamu diam sebentar saja aku pengen seperti ini dulu,pliisss aku kangen kamu,aku menyesal udah nyakitin kamu,"
Sesaat aku terpaku dengan perlakuan Tristan lalu aku sadar dia bukan siapa siapa aku lagi,aku berontak dan meminta dia melepaskan pelukanya.
"Apa yang kamu lakukan kak,lepasin aku nanti sds istri kamu,kenapa dulu kamu gak mikkrin perasaan aku saat kamu bersama dia,kenapa baru sekarang kamu nyesel hah,kenapa,"
"Kamu boleh marah sama aku,boleh nampar pukul atau kamu bunuh aku sekalian Ra,,aku masih cinta sama kamu Ra,selama ini aku hanya hidup tanpa rasa cinta hanya karena tanggung jawab aku atas anaku,%
"Cukup kak,,jangan bicara lagi lepasin aku mau kerja,jika kakak gak lepasin aku akan teriak,"
__ADS_1
"Ra bentar aja,"
"Lepas,"Aku membentaaknya.
"Asal kakak tahu,selama ini aku berusaha buat nglupain kamu,aku hancur,aku terluka atas apa yang kamu lakuin ke aku kak,kenapa baru sekarang kamu menyesal kak,kenapa?pergi kak,jangan sampai aku membenci kamu jangan pernah mengganggu kehidupan aku lagi.
Aku lalu meninggalkan Tristan sendiri dan berjalan masuk ke dalam rumah.
"Nyebelliinnn nyebeliinnn kenapa harus ketemu dia seh,,,hiks hiks,,aku juga masih cinta sama kamu kak,"Aku menangis dibelakang pintu.
Puas nangis aku lalu mandi dan siap siap berangkat kerja jangan sampai kue pesanan ibu lupa bisa bisa kena omel aku,gumamku.
Aku sudah siap dengan barang bawaan aku,aku akan mengantarkan kue dulu kerumah bu Nur,sekitar duapuluh menit aku sampai dirumah bu Nur lalu aku turun dan membawa kue pesanan ibu masuk kedalam rumahnya.
"Assalamualaikum bu Nur,,haloo,,spadaaaa,"Aku mengetuk ngetuk pintu sambil berteriak teriak tetapi bu Nur tidak menyahut.
"Apa gak ada orang ya,,aduh gimana ne udah jam segini lagi,kalau aku tinggal disini takutnya diambil orang,"Gumamku.
Saat aku binngung sendiri soal kueku tiba tiba ada seorang laki laki yang menghampiriku dan meminta pesenan kue itu dan ternyata orang itu aku kenal.
"Maaf mbak apa itu pesanan kue bu Nur?"
"Iya mas,ini,Aku menoleh dan terkejut melihat siapa yang ada didepanku mimpi apa aku semalam harus ketemu dia lagi,huuffttt Batinku,$
"Gak sah terpesona gitu kali sama aku udah kangen ya,"
"Heh dasar orang orangan sawah ngapain kamu disini,siapa juga yang kangen sama situ hihhhh amit amit,"
"Orang ganteng gini dikatain orang orangan sawah lagi,heh dasar cewek galak,ini itu tempat aku jadi aku mau ngapain aja terserah aku dong".
"Oooooo atau jangan jangan kamu ngikutin aku ya,,hayoooo ngaku,iya kan kamu ngikutin aku,"
"Ngapain juga aaku ngikutin sittu kurang kerjaan banget,"
""Terserah,ini aku ngantar kue pesanan bu Nur,ribet urusan sama kamu,ne kuenya aku mau berangkat kerja,,byeee,"Aku lalu meninggalkan Reno.Ya orang itu adalah Reno cowok yang selalu ngajak berantem tiap bertemu lebih menyebalkan dari mas Aldo.
"Ternyata kamu kerja ditoko itu,gak salah aku mencari kamu,,,,cantik,"Guman Reno.
__ADS_1
"Aku akan selalu jaga kamu,belum saaatnya kamu tahu yang sebenarnya?"Reno kemudian masuk kedalam rumah yang telah disewanya dia bereencana akan membagi bagikan kue tersebut kepadaa para tetanggany agar lebih akrab lagi