Penghianatan Seorang Sahabat

Penghianatan Seorang Sahabat
Dirumah


__ADS_3

Selama tiga hari aku dirawat dirumah sakit,Reno selalu setia menemani aku tanpa rasa capek dan lelah aku kasihan melihat dia,aku sudah melarang dia untuk dirumah saja tetapi dia memaksa untuk menjagaku,tapi sampai sejauh ini aku belum mempunyai rasa apa apa sama Reno,entahlah apa memang hatiku terlanjur lelah dalam hal mencintai yang selalu berakhir kehilangan.


"Ren kamu gak capek apa bolak balik kesini,"Tanyaku pada Reno dia sedang duduk disamping aku.


"Gak kok,aku gak akan capek buat jagain kamu Ra!makanya cepet sehat ya terus pulang,"Sambil memegang tanganku.


"Iya insaallah nanti sore sudah boleh pulang kok,"Aku mulai merebahkan tubuhku capek juva hanya duduk dan tidur.


"Syukurlah kalau begitu aku senang dengarnya nanti sore aku jemput saja ya,"


"Gak usah nanti bapak aku jemput kok dia baru pulang dari kota T,"


"Baiklah aku gak maksa kamu,tapi nanti kabarin aku ya?".


"Iya beres sudah kamu makan siang dulu itu dimeja ada makanan tadi ibu yang bawain,"Alu menunjuk meja yang berisi makanan.


"Makasih Ra,kamu sendiri sudah makan?"


"Sudah kok tadi sama ibu,kamu makan gih aku mau tidur ngantuk habis dikasih obat tadi,"


"Oke siap,"Reno berjalan ke meja dan mengambil makanan lalu makan siang sendiri karena aku sudah tertidur.


Sehabis Ashar dokter sudah selesai memeriksaku dan bapak juga sudah tiba bersama tante Rina,aku sudah diijinkan pulang oleh dokter,rasanya bahagia banget bisa kembali kerumah walau sebenarnya fikiran masih kacau.


Tepat pukul empaat aaku sudah selesai dilepas infus dan ambil obat waktunya buat pulang kerumah.Kami diantar bapak pulang kebetulan bapak kesini membawa mobil.


"Huuhh akhirnya sampai dirumah juga,"Aku berjalan masuk kedalam rumah dengan dipapah bapak.

__ADS_1


"Kamu itu kenapa seh sayang seneng banget keluar masuk rumah sakit,"


"Enak aja siapa juga yang mau masuk rumah sakit pak-pak,"


"Kamu istirahat gih bapak mau keluar dulu,"


"Gak mau,temenin,"(Mode manjaa sama bapak).


"Heemm dasar kamu,ya sudah bapak temenin,"Aku lalu tidur dipangkuan bapak tempat ternyamanku selaen ibu.


"Sayang semua yang terjadi sudah menjadi kehendak yang diatas,jadi pesan bapak jangan jadikan beban fikiran dan perasaan bersalah,jadikan semua itu pelajaran ambil yang baek dan tinggalkan yang buruk,,bapak gak mau ya mendengar kamu masuk rumah sakit lagi gara gara laki laki,"


"Iya pak,aku hanya shock pak ternyata yang menabrak mas Aldo itu,"Beni kan maksud kamu,jawab bapak memotong pembicaraanku.


"Jadi bapak sudah tahu sebelumya?".


"Iya bapak sudah tahu karena Beni yang cerita sama bapak!tadinya bapak akan memberitahu kamu tapi Beni melarang bapak dia bilang akan bilang sendiri sama kamu,jadi bapak ya diam,"


"Ya kan bapak juga gak mau membuat kamu sedih terus Ara,cepetan tidur udah malam kamu baru sembuh sakit,"Bapak sambil mengelus ngelus kepalaku.


Aku sudah terlelaap dipangkuan bapak,tau tau sudah pagi saja dan aku sudah ditempat tidurku .


"Rum aku nanti balik ya sama Rina,gak enak ninggalin pekerjaan lama lama,"


"Apa gak capek Hen,lagian apa Ara mau kamu tinggal baru juga kemaren kamu datang,"


"Yah mau bagimana lagi,aku maunya ya bisa lama tapi kerjaan lagi numpuk,"

__ADS_1


"Ya terserah kamu saja Hen,"


Aku keluar kamar menuju ruang tamu,disana sudah ada bapak,ibu,juga tante Rina aku menghampiri mereka.Aku duduk disamping bapak dan seperti biasa aku bersandar dipundak bapak.


"Bagaimana dengan kamu sayang?sudah lebih baek belum badanya?".


"Udah kok pak,hanya pusing dikit pak,"


"Kamu minum obatnya biar cepet sehat ya,"


"Iya pak,tan aku pengen nasi goreng buatan tante,"


"Ara biar ibu saja yang buat tante kamu capek,"


"Gak mau bu,"


"Sudah mbak gak apa apa biar saya buatkan,"Tante Rina beranjak pergi kedapur.


Sekitar sepuluh menit nasi goreng buatan tante sudah matang,aku memakanya dengan lahap,memang nasi goreng buatan tante gak ada duanya,


"Makasih ya tan,enak banget nasi gorengnya gak pernah bosen aku makanya,"


"Kamu bisa saja Ra,sama aja resepnya kaayak yang tante ajarkan ke kamu itu,"


"Enakan ini tan,"Memeluk tante Rina.


"Makasih sayang,"

__ADS_1


Hari ini aku hanya dirumah menghabiskan waktu bersama keluarga karena mungkin besak aku mau mulai masuk kerja lagi sudah ijin hampir seminggu kasihan mbak Sari sendiri kerjanya.Saat tengah asik memgobrol Reno datang dan kami ngobrol bersama.


Ternyata Reno adalah anak dari rekan bisnis bapak jadinya klop tuh bicarain bisnis aku memilih ke kamar saja lah ssmbil menunggu Elisa datang.Mereka baru pulang bulan madu bersama paman.


__ADS_2