Penghianatan Seorang Sahabat

Penghianatan Seorang Sahabat
Masuk Rumah Sakit


__ADS_3

Malam itu aku menginap dirumah Reno,tadinya aku gak mau aku akan kerumah bapak saja tapi karena jauh dan kondisiku yang lemah jadi aku,ibu,paman dirumah Reno.


"Ra boleh aku masuk,"Elisa memgetuk pintu.


"Masuk saja El gak dikunci ko,"


"Ra,,kamu baek baek aaja kan?"


"Iya aku baek ko El,aku gak apa apa kamu istirahat saja sana kan capek perjalanan jauh,"


"Tapi kamu gimana masak sendiri seh,"Elisa memelukku.


"Ya gak apa apa El,sudah kamu istirahat saja aku juga mau tidur,"


"Benar ya kamu juga harus tidur,"


"Ya tenang saja hus hus keluar,"

__ADS_1


"Enak aja aku disamaain kucing apa,"


"Hehe mirip,"


"Gak apa apa lah aku disamain kucing penting kamu mau senyum dikit,"


"Apaan seh kamu,"


Selepaas Elisa pergi aku kembali menangis mengingat kenangan kenanganku bersama mas Beni.Aku belum bisa membalas semua perasaan dia tapi Tuhan sudah mengambilnya.Aku teringat tentang surat yang diberikan untukku dari mas Beni kemudian aku mencarinya.


**Assalamualaikum Zahra,semoga kamu tetap tersenyum menjalani hari harimu ya,mungkin kamu membaca surat ini aku sudah gak ada didunia ini,aku hanya mengucapkan terima kasih sama kamu karena selama ini kamu sudah memberi aku kesempatan untuk mencintai kamu.


Terima kasih sudah memberi warna dalam kehidupan aku Ra,aku gak akan melupakan semua kenangan kita**.


Kertas yang aku baca sudah basah dengan aer mataku,rasanya campur jadi satu antara marah,kesal,kecewa,merasa dibohongi tapi aku bisa apa dia sudah gak ada sudah tenang dialamnya.Hanya berusaha ikhlas menerima semua takdir Tuhan ini.


Pagi menjelang aku membuka mataku ternyata aku ketiduran dilantai,,pantas saja rasanya badan aku pegal pegal dan gak nyaman.Mau bangun rasanya kepalaku berputar putar,aku memaksa berjalan ke kamar mandi untuk membersihkan tubuh ku yang lengket ini.

__ADS_1


"Ra kamu sudah bangun,"Tanya Reno


"Iya Ren aku mau mandi dulu,"Aku akan berjalan kekamae mandi tiba tiba aku ambruk dan Reno menangkaapku.


"Ra,bangun Ra kamu kenapa," Reno menepuk nepuk pipiku.


"Ya Alaah badan kamu panas banget,aku akan bawa kamu kerumah sakit,"


Ibu yang melihatku diibopong Reno panik dan langsung ikut kerumah sakit saat itu kondisiku benar benar memprihatinkan.Sampai dirumah sakit aku lalu ditangani oleh dokter aku diipasang selang infus dan oksigen karena kondisiku benar benar lemah.


"Ya Allah nak kamu kenapa,kamu pasti kuat Ra,kamu anak ibu pasti bisa melewati semua ini," Tangis ibuku.


"Tan yang sabar ya,Ara pasti sembuh kok,"


"Iya mbak kita doakan sama sama semoga Ara gak kenapa napa,"


"Terimakasih nak,"

__ADS_1


"Mbak mari duduk disana sambil nunggu dokter Ajak Elisa.


Akhirnya mereka menungguku dikursi tunggu,sekitar duapuluh menit dokter baru keluar dan memberi taahu ibuku jika aku harus dirawat karena kondisku yang sangat lemah dan drop.Ya memang akhir akhir ini aku jarang memperhatikan kesehatan aku.Terlalu banyak masalah yang menimpaku.Aku berharap kedepanya kebahagiaan yang aku dapat.


__ADS_2