Penghianatan Seorang Sahabat

Penghianatan Seorang Sahabat
Makan Siang Bersama


__ADS_3

"Om sebenarnya saya mencintai anak om,tapi sayangnya dia tidak tertarik sama saya om,"Reno mengakui perasaanya cintanya ke bapak sekalian minta ijin tuh,


"Benarkah!wah bagus itu,om setuju setuju saja malah mendukung kamu,yah memang Ara sepertinya masih trauma dengan kejadian dulu dulu,jangan menyerah lah tetap kejar dia taklukkan hatinya Ren,"


"Om setuju jika saya mencintai anak Om?".


"Yah,om sangat sangat setuju karena om juga mengenal baik papa kamu Ren,jangan patah semangat ya,"Bapak menepuk nepuk pundak Reno dan Reno pun sangat bahagia mendapat lampu hijaau dari bapak.


Malam telah tiba kami semua sudah berkumpul diruang tamu karena malam ini bapak dan tante akan balik ke kota T.


"Pak apa gak besak saja seh pulangnya?"Aku bergelayut manja dilengan bapak.


"Besak bapak kerja sayang,kan sudah ada Reno kamu bisa ajak dia ke tempat kerja bapak jiks kangen,"


"Lah ngapain bawa bawa Reno pak,"


"Ya karena bapak kerjanya diproyek bapaknya Reno jadi Reno sering ketempat kerja bapak,"


"Ohhh,"Aku manggut manggut.


"Dasar kamu Ra,udah gede manjanya gak hilang hilang,"Elisa ikut menimpali.


""Biariin emangnya kenapa?sirik aja,"Aku hanya melirik kesal.


"Astaga Ra gitu aja udah mau nelen orang,"


""Sayang udah biarin aja!jika dia dalam mode manja jangan diganggu bisa bisa taringnya keluar,"Paman tertawa.


"Kalian brisik banget seh gak suka sana masuk kamar buat ponakan yang lucu buat aku,"


"Tuh kan Yank baru kita omongin,"Paman lalau berlari kekamar sambil menarik Elisa dan tertawa.


"Bodo,,"Aku menjulurkan lidah ke paman.


"Sayang udah,kalian itu gak pernah ada akurnya,"Bapak hanya geleng geleng kepala.


"Paman yang mulai pak,".


"Mas ayo berangkat keburu malam,"Ajak tante Rina lalu tante memeluk aku juga ibu,mereka berpamitan dan berangkat,aku tetap menangis ntahlah aku memang dekatnya sama bapak jadi jika belum puas kangenya ya seperti ini menjadi cengeng.


Hari ini aku sudah mulai bekerja lagi,kangen sama mbak Sari yang selalu cerewet.


"Ya ampun Araaa kamu udah massuk kerja!apa sudah sembuh maafin aku ya gak bisa jenguk kamu gak ada yang gantiin jaga toko,"Sari memelukku sambil mengomel ngomel.


"Aku gak apa apa mbak,buktinya aku udah kerja berarti sudah sembuh dong,"


"Hehe ya juga ya,kok bodoh banget seh aku"Sambil memukul kepalanya sendiri.

__ADS_1


"Hehe gak bodoh mbak cuma telme aja,"


"Aahh kamu mah,,lebih buruk dong Ra,"


"Udah yuk mbak kerja tuh pelanggan udah pada datang,nanti kita lanjut ngobrol lagi,"


"Ya udah yuk siap,"


Kamipun bekerja seperti biasa,sampai saat jam istirahat kerja usai,tiba tiba aku dicari sama Sari aku kira ada apa ternyata ada Reno yaang datang menemuiku.


"Ya ampun Ra ada pak bos yang mau ketemu kamu,"


"Siapa seh mbak heboh banget diluar,"


"Ya memang Heboh itu pak Reno rekan kerja bu Hana datang kesini dan mencari kamu,"


"Hah,nyari aku?"


"Ya Ra,udah sana samperin keburu ada yang nyamperin loh,"Mbak Sari mendorongku keluar!Aku lalu menemui Reno yaang sudah dikelilingi cewek cewek gatel.


"Ehm ehm seneng banget ne dikerubungi cewek cewek,"


Reno menoleh kearahku,"Aku senengnya jika kamu yang menngelilingi aku hehe".


"Emangnya aku demit apa bisa jadi baanyak,"Aku cemberut dan berbalik badan akan meninggalkan dia,tiba tiba Reno memegang tanganku.


"Gak usah makasih kamu makan aja sana sama cewek cewek itu,"


"Kamu cemburu ya sama aku,"


"Gak siapa juga yang cemburu,"


"Lah ini kamu marah marah gak jelas,udah ayok ikut aja"Reno menarik tanganku dan keluar banyak pasang mata yang memandang ke arah kami.Aku menjadi risih diperhatikan banyak orang.


"Kita makan disana yuk,enak lo makananya,"Reno menunjuk salah satu kedai diseberang toko memang seh toko itu selalu ramai tapi aku juga belum pernah mencobanya.


"Ayo ikut aja aku,"Aku berjalan dibelakang Reno dengan tangan kami masih bergandengan tangan.


Dan benar saja sampai didalam sudah penuh para pelanggan yang akan makan siang karena memang ini waktunya makan siang.


Aku memesan nasi padang karena memang itu makanan favorit aku,dengan minuman lemon Tea,,aaahh pasti segar karena cuaca sangat panas.


"Ra cobain deh ini enak Ra,"Reno menyodorkan aku steak.


Aku menerimanya untuk pertama kalinya setelah sekian lama aku disuapin laki laki,sesaat kami saling tatap seperti ada perasaan aneh dihatiku.


"Kok bengong Ra!gimana enak gak?"

__ADS_1


"Eh iyaa Ren enak kok,tapi aku gak suka steak aku suka nasi padang ini,cobain aja ne,"Aku gantian menyodorkan nasi ke mulut dia dan dia menerimanya.


"Ya enak Ra,baru pertama ini aku makan nasi padaang,"


"Iyakah Ren?"


"Ya benar Ra,,mau nambah lagi gak?".


"Gak Ren mana muat perut aku nanti bisa bisa aku gendut hehe,"


"Walau gendut tetep cantik ko,"


"Iihh gombal banget seh,kalau aku gendut gak ada yang mau sama aku lagi Ren,gak gendut aja gak ada yang mau ko,"


"Itu namanya laki laki bodoh Ra,menyia nyiakan berlian demi batu kerikil,"Reno memandangku aku menjadi salah tingkah sendiri dioerhatikan sebegitu intenya.


"Ahh kamu Ren bisa aja,aku udah habis ne kita balik yuk bentar lagi jam istirahat selesai loh,"


"Cepat banget seh waktu berlalu kan aku masih ingin ngobrol sama kamu,"


"Kapan kapan kan bisa lagi Ren?"


"Pengenya setiap saat sama kamu,"


"Kamu mah gombal terus ah,udah yuk,"Aku beranjak berdiri akan keluar kedai dan Reno menuju kasir untuk membayar.


Kami berpisah di depan toko,aku masuk kedalam toko lagi dan Reno masuk mobil untuk kembali bekerja.


"Cie cie yang habis makan siang sama pak direktur senyum senyum aja ne,"Ledek mbak Sari.


"Mbak Sari apaan seh,biasa aja kali,"


"Tu tu lihat mukanya merah hayooo udah jadian ya,"


"Gak kok mbak siapa yang jadian,"


"Cepetan dihalalin Ra,nanti lama lama malah diambil orang lo,"


"Kami hanya berteman kok mbak,"


"Kayaknya dia cinta banget lo sama kamu,"


"Ada dukun dadakan ini ceritanya,"


"Yee kamu dibilangin ko gak percaya!Kan aku sudah pengalaman Ara,"


"Ya percaya mbak Sari hahaha,"Aku tertawa dan meninggalkan mbak Sari dan kembali masuk kedalam untuk bekerja.

__ADS_1


Hari hari aku bekerja dan bekerja,hubunganku dengan Reno juga semakin dekat tetapi belum ada ikatan apa apa,dia selalu setia disampingku antar jemput aaku dia juga sering mengajak makan siang bersama.Jika aku dalam kesulitan dia selalu ada buat aku.


__ADS_2