Penghianatan Seorang Sahabat

Penghianatan Seorang Sahabat
Kedatangan Sahabat Aldo


__ADS_3

Aku memang gak ingat sama dia,ntahlah apa aku mulai pikun ya?


"Aku Randi Ra,teman Aldo yang sering sama dia dipasar,"


"Owalah iya iya mas,maaf aku gak inget tadi habisnya sekarang kamu beda,dulu kan super rapii banget itu rambut hehe,"


"Kamu Ra bisa aja,bilang aja culun gitu,"


"Hehe maaf mas,"


"Santai saja,oh ya aku kesini mencari Aldo lama aku hubungi dia gak bisa aku datang kerumahnya kosong,apa dia pindah ya?"


"Kamu belum tahu mas kabar soal mas Aldo,"Ucapku lirih.


"Kok jadi sedih Ra,apa yang terjadi sama dia,sehabis Aldo memutuskan keluar dari pasar aku juga keluar Ra,ayahku menyuruhku melanjutkan studi di inggris,lima bulan disana aku masih bisa hubungi dia tetapi setelah itu gak bisa sama sekali,aku hubungi Hana juga sama gak bisa,"


"Oh pantes,mas Aldo udah meninggal mas udah hampir tiga tahun,"


"Whaaat meninggal???aku gak salah dengar kan Ra,"Rendi sangat terkejut.


"Enggak mas,aku sendiri gak tahu kronologinya,mas Aldo mengalami kecelakaan sempat koma juga aku yang merawaatnya waktu itu,tetapi setelah sadar dia mengalami kelumpuhan tetapi tidak permanen,orang tua mas Aldo mengajaknya berobat keluar negeri setelah itu aku gak tahu apa apa lagi,tahu tahu dia udah meninggal,"Menghela nafas setiap mengingat itu hati ini terasa sakit.


"Innalilahi,,aku gak tahu apa apa Ra,,Aldo,,,,kenapa kamu tak memberi kabar aku padahal aku tak pernah mengganti no ku,""Rendi begitu terpukul mendengar kematian sahabatnya..


"Kita hanya bisa mendoakanya mas,semoga mas Aldo bahagia dan tenang disana,"Ucapku berusaha menguatkan dia.


"Pasti sakitnya kambuh makanya dia gak bisa selamat,"

__ADS_1


"Penyakit,maksud kamu apa mas?"


"Aldo keluar dari pasar karena mempunyai penyakit liver,dia harus total beristirahat dia menjalani pengobatan dirumah sakit aku yang selalu mengantarnya,dokter bilang jangan sampai Aldo kecapean tetapi dasar Aldo yang gak mau diem dia terus saja bekerjaa dan dia juga berencana mendonorkan mata juga jantungnya untuk anak dari sahabat papanya karena dia yakin gak akan sembuh,"Jelas Rendi yang membuatku terkejut.


"Tunggu tunggu,maksud kamu Reno,"


"Iya betul,Reno bertahun tahun terbaring dirumah sakit karena gagal jantung dan kebutaan dia akan sembuh jika dapat donor jantung,"


"Ja jadi papa tahu soal ini,"


"Maksud kamu?".


"Enggak bukan apa apa,terus terus gimana?"Aku sengaja belum jujur sama Rendi aku ingin tahu cerita versi dia,"


"Aldo bertekad akan mendonorkan jantung juga matanya buat orang itu,karena orang itu juga buta karena kecelakaan,dia ingin selalu berada didekat kamu Ra,Aldo itu cinta mati sama kamu,"


"Maksud kamu?"


"Mas Rendi tahu aku sekarang sudah bertunangan dengan Reno,orang yang sudah memakai mata dan juga jantung mas Aldo,"


"Benarkah Ra,"


"Iya mas,benar aku juga tahu dari buku diari mas Aldo dan juga Reno sudah beercerita sama aku,"


"Alhamdulilah kalau gitu Ra,paling tidak apa yang Aldo inginkan terwujud walau hanya melihat dari atas sana,"


"Iya mas benar,"

__ADS_1


Aku pamit sama Rendi setelah lama ngobrol sama dia,sekarang Rendi sudah menetap disini dan dia besak mengajak aku ke makam mas Aldo bersama Reno juga tentunya.


Aku sudah tiba dirumah,ternyata bapak,ibu,juga tante sedang ngobrol di teras mereka teelihat sekali akur tanpa ada rasa dendam meskipun mantan suami istri,adem ngelihatnya.


"Assalamualaikum semua,"Sapaku.


"Walaikumsalam sayang,kamu habis darimana nak?".


"Tadi keliling aja pak,bapak masih betah disini kan?".


"Besak sayang rencananya bapak balik sama tante,"


"Kenapa gak cari kontrakan di dekat sini saja seh pak biar gak bolak balik,"


"Gak bisa sayang,kan kerjaan bapak dikota sana,"


"Ya,ya selalu aja begitu alesanya,"


"Jangan cemberut gitu sebentar lagi jadi istri orang masak masih ngambekan,"


"Hehe,bapak bisa aja,"


"Mandi dulu sana nak,nanti ngobeol lagi,"Saran ibu.


"Siap ibu,"Aku berjalan ke dalam rumah dan siap siap untuk mandi.Aku akan menghubungi Reno jika besak aku akan mengajak dia ke makam mas Aldo.


Reno sudah setuju besak jadi kita ke makam mas Aldo sekalian mendoakan dia,sudah sangat lama aku enggak pernah ke makam dia.Lalu aku menghubungi Rendi jika besaak jadi ke makam aku suruh Rendi datang kerumah aku saja biar tidak terjadi kesalahpahaman karena sekarang aku sudah menjadi tunangan orang.

__ADS_1


__ADS_2