Penghianatan Seorang Sahabat

Penghianatan Seorang Sahabat
Sah


__ADS_3

Dua minggu sudah berlalu aku masih sama dengan aktifitas kerjaku ditoko milik mbak Hana,,dan tinggal menghitung hari pernikahan paman dan Elisa akan digelar dirumah sudah mulai sibuk bersih bersih dan membuat aneka kue juga menyiapakan seserahan untuk mempelai wanita.


"El akhirnya kamu akan menjadi bibiku juga,gak nyangkaa yaa,"Elisa sedang bersamaku saat ini karena akan mengambil gaun pengantin".


"Hehe ya Ra,,kamu akan menjadi keponakanku lucu ya Ra,,tapi memang seh dari dulu aku tu suka banget sama mas Heru,"


"Yah itulah jodoh El,gak bisa ditebak kan walau perbedaan umur tetapi jika sudah jodoh gak bisa ditolak kan?".


"Ya Ra,,doin lancar ya sampai ijab qobul nanti,"


"Ya aamiinn,"


Akhirnya kami menuju butik tempat Elisa membeli gaun pengantin,disana banyak banget gaun gaun pengantin yang indah indah,Elisa selesai mencoba gaunya dan betapa cantiknya calon bibiku,aku terpana melihat penampilan Elisa aku yakin jika paman melihatnya pasti akan melongo.


Setelah selesai dari butik aku lalu mengantar Elisa pulang kerumahnya karena dia akan mulai dipingit.


Aku pulang dengan wajah yang lesu sampai rumah aku terkejut melihat kehadiran Reno.


"Kamu,ngapain kamu disini ngerusak pemandangan aja,"Gerutuku


"Enak aja tampang keren gini dibilang ngrusak pemandangan mata kamu aja yang merem lihat aku,"


"Weeeeekkkk,Isshh menyebalkan,"Aku berlalu kedalam rumah.


"Dasar cewek galak,marah marah melulu cepet tua tauk,"


""Bodo,"Aku menyahut dari dalam.


Tiap bertemu dia pasti selalu berantem heemm ntah kenapa bawaanya kesel banget ma dia.


"Ra tunggu kamu mau kemana?".


"Mau masuk bu,capek,"


"Temenin Reno dulu dong sekalian buatkan kopi,"


"Kok aku seh bu,gak aah ibu aja,"


"Raaa gak boleh gitu,dia tadi sudah menolong ibu dari para preman lo,"


"Ha ibu ditodong preman??trus trus gimana ada yang luka gak bu,"Panikku sambil memutar mutar badan ibuku.


"Ra cukup pusing ini ibu kamu puter puter,ibu gak apa apa,untung tadi ada Reno yang nolongin ibu,kalau gak gak tahu ibu masih bisa disini apa enggak,"


"Ihh ibu jangan ngomgong gitu kenapa?"

__ADS_1


"sudah sudah sana buatkan kopi buat Reno,"


"Iya bu,"Meski kesal tetapi aku tetap membuatkan kopi untuk Reno.


Aku selesai membuatkan kopi lalu berjalan keluar untuk menemui Reno.


"Ini kopinya diminum,"Aku meletakkan kopi diatas meja.


"Makasih Ra,bisa lembut juga ternyata,"


"Gak sah mulai deh,,aku lagi gak mau debat sama kamu,"


"It's ok,"ngomong ngomong kamu kenapa?


"Hah,kenapa apanya?".


"Kamu kelihatan pucet dan lesu Ra,gak seperti biasanya?".


"Ahh masak seh,,aku gak apa apa kok,oh ya makasih ya tadi sudah nolong ibu aku,"


"Ya sama sama,kebetulan aja tadi aku lewaat dan melihat ibu kamu sedang dihadang preman,"


"Ya kalau gak ada kamu gak tahu ibu aku jadinya gimana?".


"Yang penting gak kenapa napa kan?".


"Hae Ra,apa kabar,wahh udah rame aja ya rumah kamu,acaranya kapan?"Tanya Erna padaku.


"Ya dua hari lagi ko,"


"Dek dia siapa kamu,"Tristan bertanya dan mendapat senggolan dari Erna.


"Dia,,,dia pacar aku kak,,kenalkan dia Reno,"Aku sengaja menggandeng tangan Reno.


"Pacar baru lagi Ra"?Tanya Erna sedikit terkejut.


"Iya kenapa memangnya,,yang penting dia bukan pacar orang,"Aku sengaja menyindir dia.


"Udah ayo pergi nanti keburu siang,"Tristan menggandeng tangan Erna pergi mungkin mereka merasa".


"Ehem ehem mereka sudah pergi lo,tangan aku gak dilepasin ne,"


"Eh i iya maaf ya Ren,"Aku menunduk malu.


"Gak apa apa,boleh aku nanya?".

__ADS_1


"Ya boleh silahkan,"


"Mereka adalah sahabat sekaligus mantan pacar aku,"


"Haa,,kok bisa mereka?".


"Ya mereka udah hianati aku,,mereka berselingkuh dibelakang aku sampai siperempuan hamil,"


"Udah kelihatan daei mukanya maniak dia,"


"Emang iya?"


"Ya bener beruntung kamu gak nikah sama dia,tapi kelihatanya kamu masih ada rasa sama dia ya?".


"Udah lah gak sah dibahas,"Aku malas membahas masalah dia lagi yang ada aku semakin sakit hati.


Sore itu aku menghabiskan waktu mengobrol sama dia,,ternyata dibalik sifat dia yang menyebalkan Reno orangnya asik juga diajak ngobrol.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Hari ini adalah hari yang dinanti nanti oleh paman Heru,karena hari ini paman akan menikah dengan Elisa.Kami sekeluarga sudah bersiap siap untuk berangkat kerumah Elisa untuk melaksanakan ijab qobul.


Kami berangkat dengan menggunakan mobil menuju rumah Elisa perjalanan membutuhkan waktu lima belas menit,tibaa disana kami sudah disambut sama keluarga Elisa.


Acara pun dimulai paman sudah duduk disamping penghulu dan siap untuk mengucapkan ijab qobulnya.Dan hanya dengan sekali tarikan nafas paman berhasil mengucapkanya,akhirnya paman sudah sah menjadi suami Elisa.


"El selamat ya akhirnya kamu sudah resmi menjadi bibiku,"Aku memeluk Elisa.


"Ya Ra,Gak nyangka ya kamu jadi ponakanku hehe,"


"Ini Tika mana ya,kok belum datang,"


"Ya juga seh,mungkin masih dijalan kali,"


Saat kami tengah membicarakan Tika ternyata dia sudah datang dan berdiri didepan pintu kami yang terkejut menjerit karena kaget,.


"Elisaaaaaaa selamat ya,ya ampun kamu akhirnya yang menikah duluan dari kita,"Tika berhambur memeluk Elisa.


"Ya ampun Tik bisa gak seh datang gak ngagetin aku segala,"


"Hahaha pengantinya grogi Tik mau keluar,"


"Haha iya juga y,maaf maaf,"


"Udah yuk keluar kita gandeng Elisa menuju pelaminan,"

__ADS_1


Kami menggandeng Elisa menuju pelaminan,karena resepsi aksn segera dimulai tak lupa kami juga berfoto ria bersama pengantinya,disana sudah ada paman yang duduj dikursi pengantin menunggu kedatangan Elisa.


__ADS_2