
Setelah fikiranku tenang aku kembali bekerja sampai waktu jam kerja habis.Aku pulang diantar kak Ros karena ban sepeda motorku ternyata bocor.
"Terima kasih ya kak sudah jauh jauh maau mengantar aku,"
"Iya sama sama Ra,jangan sungkan santai aja kita kan temen,"
"Iya kak,gak mampir dulu kak?"
"Gak Ra keburu malam,gak berani aku pulang sendiri hehe,jawabnya sambil nyengir,"
"Haha ternyata kakak penakut ya,"Aku tertawa.
"Gak usah ngledek lah,udah ah aku mau pulang,bye Ra selamat istirahat,"
"Ya kak makasih sekali lagi,hati hati dijalan ya,"Aku melambaikan tangan.
Aku berjalan masuk,didalam rumah ternyata sepi."Pada kemana ya kok sepi banget,"
"Tan,tante dikamar ya?"Aku menuju kamar tante dan memanggilnya tapi tidak ada sahutan,aku bergegas ke kamar dan mandi mungkin lagi keluar fikirku.
Aku sudah selesai mandi dan ganti baju tetapi keberadaan tante belum ada,tumben tumben pergi gak bilang bilang,aku menuju dapur untuk mencari makanan karena aku lapar.
Saat tengah asik makan tante pulang bersama bapak,mereka kelihatan sangat bahagia kadang aku iri,kenapa gak sama ibu aja kenapa bapak harus menikah lagi.
"Sayang kamu sudah makan,maaf ya tadi kami keluar gak bilang bilang kamu,"
" Ra kok bengong aja?"
"Eh apa pak,tan?"Aku tersadar dari lamunanku
"Kamu kenapa melamun,heemmm,"Bapak mengelus kepalaku.
"Enggak aapa apa pak?"
"Oh ya tadi siapa yang mengantar kamu pulang kok gak kenalin bapak,,dia cukup tampan loh,"
"Hah,maksud bapak apa?"
"Lah tadi kamu pulang kerja diantar laki laki kan?itu tadi didepan ketemu dia habis dari sini,"
__ADS_1
"Ihhh bapak bercanda ya,aku tadi diantar sama kak Ros lo pak dan aku pulang sudah dari sejam yang lalu,"
"Tapi tadi aku melihat laki laki didepan pagar Ra,aku kira habis antar kamu,"
"Siapa ya tan?aku gak tahu tan,duuhh kok jadi serem seh jangan jangan orang jahat,"
"Kayaknya bukan Ra,dia tadi sopan banget ya pa,lihat kita juga senyum,"
"Gak tahu ah tan aku,paling kebetulan aja sepedanya mogok atau gimana trus pas berhentinya didepan rumah kita,"
"Ya bisa jadi juga seh,tapi kamu gak apa apa kan sayang,"
"Gak papa pak,lihat sendiri ne aku sehat sehat aja dan masih utuh,"
"Ya syukurlah,"
Selesai makan aku lalu masuk kamar,membuka ponselku dan bertukar cerita sama Elisa juga Tika,jam sudah menunjukkan pukul sepuluh malam tak terasa aku ngobrol lewat ponsel sudah lama,tetapi aku belum bisa tidur aku jadi kepikiran omongan bapak tadi,siapa yang dimaksud laki laki itu ya?apa cuma kebetulan aja berhenti didepan rumahku?Gumamku.
"Tahulah mending aku tidur aja,besak harus nebeng kak Ros lagi,"Aku lalu berusaha memejamkan mata.
Pagi telah tiba,aku sudah siap dengaan penampilan aku,aku lalu sarapan dan pamit sama bapak juga tante akan berangkat kerja.Aku memesan ojol untuk sampai dirumah kak Ros.
"Mbak lagi marahan sama pacarnya ya?"
"Ha,,maksud bapak apa ya?"
"Itu dari tadi pacarnya ngikutin kita terus dari rumah mbak lo?"Pak ojol menunjuk pengendara motor itu dan aku menoleh ke arahnya.
"Dia bukan pacar saya pak,saya juga gak kenal,makasih ya pak,"
"Ya mbak sama sama,saya mau ngojek lagi mbak permisi,"
Aku mengangguk dan memperhatikan orang itu,siapa ya dia ngapain ngikutin aku kurang kerjaan banget,aku lalu menuju rumah kak Ros.
Sekitar lima menit menunggu kak Ros aku akhirnyaa berangkat juga,dan benar pengendara itu masih saja mengikutiku,apa orang jahat ya,aku mau bilang kak Ros tapi aku takut ganggu konsentrasi nyepedanya akhirnya aku diam dan sesekali memperhatikan pengendara itu dari spionn.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Seminggu berlalu dan orang itu masih saja terus mengikutiku kemanapun aku pergi,tanpa melakukan apa apa aku yaang jengkel akhirnya menemui dia dan bertanya apa kemauan dia selalu mengikutiku.
__ADS_1
"Heeeeh turun kamu,"Aku manghampiri orang itu.
Dia membuka helmya dan aku terkejut ternyat a diaa laki laki yang waktu itu bertemu di mall kota yang matanya sama persis dengan Almarhum mas Aldo.
"Kamu,ngapain kamu selalu mengikutiku hah?".
"Aku gak tahu,seperti ada yang menuntunku untuk selalu menjaga kamu,"
"Haloooo kamu gak lagi ngigau kan,aku gak kenal kamu begitupun sebalikya,atau jangan jangan kamu punya niat jahat ya sama aku,"Aku bersikap waspada.
"Daasar oon kalau aku punya niat jahat sudah dari kemarin kemarin aku culik kamu,aku kan sudah bilang aku gak tahu,"
"Dasar orang aneh,"Aku meninggalkan dia dan berkendara lagi untuk pulang dan dia masih sama mengikutiku.
"Dasar orang aneh nyebeliin pakai ngatain aku oon lagi,ihh sebel siapa seh dia,"Gerutuku.
"Loh loh ini kenapa pulang pulang kok menggerutu gak jelas?"Tanya tante.
"Sebel tan,kesel aku masak ada orang ngatain aku oon segala lagi kenal juga gak,"
"Hahah siapa emang yang berani ngatain kamu Ra?".
"Tu tante malah ngetawain aku,"
"Ya ya maaf,habisnya kamu itu judes,galak kok ada yang berani ngatain kamu gitu,tante heran aja,"
"Tahu tuh orang gila kali,"Kesalku.
"Eits eits jangan benci benci sama orang nanti jadi benar cinta lagi,"Canda tante.
"Hiiihh tante apaan seh,"Aku meninggalkan tanteku yang masih tertawa meledekku,aku masuk kamar dan bersih bersih lalu rebahan.
Pagi itu aku mendapat sebuah pesan dari seseorang yang selama ini aku tunggu tunggu kabarnya,mas Beni dia untuk pertama kalinya mengirim pesan untukku.
*Assalamualaikum my princes bagimana kabarmu?semoga selalu sehat dan baek ya,maafkan aku yang selama ini tidak pernah memberi kabar untukmu,sampai disini kondisiku drop dan koma.Ra maafin aku yang tidak bisa menepati janjiku sama kamu,aku tidak bisa melindungi dan membahagiakan kamu,jaangan pernah menungguku kembali Ra,,carilah kebahagiaanmu disana,aku tidak akan bisa sembuh tinggal menunggu waktu kapan aku diambil.
Ara aku sangat bahagia bisa mengenal dan mencintai kamu walau hanya sebentar*Terima kasih atas waktu yang selama ini kamu berikan untukku dan mau memberi kesempatan aku untuk dekat denganmu aku akan membawa cintaku sampai aku mati,,jangan pernah kamu menangisi aku Ra,aku mau kamu tetap tersenyum untukku aku doakan kamu bisa mendapatkan laki laki yang bisa mencintai kamu dengan tulus dan bisa menjaga,melindungi kamu.Selamat tinggal Ra ILOVE YOU FOREVER...
Aku menangis sesenggukan membaca pesan dari mas Beni aku berkali kali mencoba tlf dia teetapi nonya sudah tidak aktif lagi,kenapa nasib cintaku tak pernah beruntung,disaat akan membuka hati kenapa engkau malah memberi cobaan seperti ini ya Allah,kenapa engkau tidak menyembuhkan mas Beni,Ucapku dalam tangis.
__ADS_1