
"Ren kamu kenapa?Ren kamu baek baek aja kan jangan buat aku takut,Reno bangun kamu kenapa hiks hiks,"Aku menggoyang goyangkan tubuh Reeno yang tiba tiba ambruk dipangkuan aku.
"Tolong,,tolong temen saya,"Aku berteriak meminta tolong kepada yang ada disitu.
"Mbak boleh saya periksa pacarnya,"
"Boleh silahkan bu,hiks hiks,"
Ibu ibu tadi memeriksa Reno dia kelihatan sangat pucat aku sudah takut dengan keadaan seperti ini rasanya seperti trauma lagi dengan masa lalu aku sudah gak tenang aer mataku terus mengalir tanpa henti.
"Sebaeknya kita cepat bawa kerumah sakit sepertinya dia mengalami masalah dijantung dan harus segera ditangani,"Kata ibu tadi dan akupun meminta yang laen untuk memanggil ambulan.
Ambulan datang dan Reno dibawa dengan mobil tersebut akupun mengikuti sambil terus menangis disamping Reno.
"Hiks hiks bangun Ren,jangan buat aku takut,ayo bangun,"
"Sabar mbak semoga masny gak apa apa,"Ibu tadi ikut mengantar kami kerumah sakit terdekat.
Kami tiba dirumah sakit dan Reno segera dibawa masuk dan langsung masuk UGD.Aku tetap setia menunggu Reno aku gak tahu mau menghubungi siapa karena hp dia memakai sandi.
Sekitar setengah jam Reno diperiksa dan dokter belum keluar keluar juga sedangkan hari sudah malam aku bingung mau hubungi siapa akhirnya aku memutuskan menelfon ibu saja.
"Dengan saudara pasien?"Dokter keluar dari ruangan.
"Ya dok saya,,emm saya pacarnya terpaksa aku bilang begitu agar dokter memberi tahu apa yang terjadi,"
"Bisa kita bicara diruangan saya saja?"
"Baek dok mari,"Aku mengikuti dokter tersebut.
__ADS_1
"Begini nona,jantung pasien ada sedikit masalah karena pasien pernah operasi cangkok jantung,"
"Apa dok cangkok jantunng?Aku terkejut,"
"Ya,maka dari itu saya minta data pasien agar bisa lebih lanjut saya tangani,"
"Baek dok,tapi gimana keadaan dia sekarang dok,"
"Sebentar lagi juga siuman silahkan anda kesana nona sebentar laagi pasien akan dipindahkan keruang perawatan dia hanya mengalami kelelahan saja?"
"Baek dok terima kasih,"
Aku lalu pergi keruangan Reno,aku melihat dia masih terbaring lemah,sebenarnya dia siapa kenapa bisa cangkok jantung aku harus hubungi siapa aku gak tahu apa apa soal dia,Batinku.
Aku kembali teringat dengan perkataan mbak Hana jika Reno seorang direktur disalah satu perusahaan dikota ini aku akan keperusahaan itu dan bertanya tentang keluarganya pasti mereka tahu.
"Ren bangun dong jangan tidur aja apa kamu gak capek ya merem terus biasanya kamu paling cerewet,"
"Jangan buat aku kawatir dong Ren,"Aku terus berbicara disamping Reno,,saking lelahnya aku,aku tertidur disamping Reno sampai terasa ada sentuhan aku terbangun,ternyata itu Reno.
"Reno kamu udah sadar,,aduh maaf ya,aku ketiduran kamu mau apa?mau minum atau apa Ren?"
"Satu satu kalau tanya gimana aku mau jawab,"
"Maaf aku takut kamu kenapa napa tiba tiba kamu pingsan,"
"Aku gak apa apa ko Ra,"Suara Reno lirih.
"Gak apa apa gimana,berapa jam aja kamu gak sadar coba?".
__ADS_1
"Kamu dari tadi nungguin aku disini?"
"Ya aku gak tahu mau hubungi keluarga kamu gimana aku kan gak tahu ,"
"Ara makasih ya,"
"Buat apa Ren?"
"Karena kamu sudah nungguin aku,"
"Ya kamu udah buat aku ketakutan tadi,"
"Hehe aku gak apa apa Ra,"Bisa bisanya dia masih senyum.
"Ya syukurlah kalau gak apa apa,eemm Ren boleh aku bertanya sama kamu yang rada privasi?"
"Ya boleh kok,"
"Eemm kamu,kamu apa pernah operasi cangkok jantung Ren?soalnyaa tadi dokter yang bilang dan minta data data dari kamu?".
"Ya pernah Ra,aku dulu mempunyai sakit jantung bawaan Ra,hidupku gak lepas dari obat dan alat alat medis,sampai suatu hari aku memgalami kecelakaan fatal dan dinyatakan koma sama dokter selama hampir 5 bulan aku koma,sampai pada suatu hari ada seseorang dengan suka rela menyerahkan jantung dan matanya buat aku,karena akibat kecelakaan itu mataku juga mengalami kerusakan,"
"Ya ampun baek banget ya orang itu,"
"Ya dia baek banget Ra,dia juga mengalami sakit parah aku sendiri gak tahu apa sakitnya,,,,aaaauuu tiba tiba Reno kesakitan lagi,"
"Ren Ren cukup,udah ya gak ussah bicara lagi kamu istirahat aja,"
"Makasih Ra,$
__ADS_1
"Sama sama,sebentar lagi ibuku datang dia akan menemani aku disini,"
Reno hanya mengangguk lemah dia masih pucat,aku sebenarnya penasaran sama orang yang telah mendonorkan jantungnya kepada dia tapi aku harus sabar menahanya karena gak mungkin aku maksa orang yang sedang sakit.