Penghianatan Seorang Sahabat

Penghianatan Seorang Sahabat
Kebenaran Yang Menyakitkan


__ADS_3

" Tolooooooong,,tolong adek saya pingsan,"Teriak mbak Hana.


"Kenapa mbak adeknya kenapa tadi,"Tanya seorang pengunjung.


"Dia pingsan tolong angkat ke sana ya,"


"Baek mbak,"


Sedangkan ditempat laen mas Beni dan Rose bingung mencari keberadaan Ara.


"Rose Ara mana gak sama kamu?"


"Lah kan tadi sama bapak kok nanya saya seh,"


"Ya disana sama aku,terus aku tinggal ambil minum balik balik udah gak ada lagi,"


"Aduh si Ara kemana seh,masak iya ngilang,"


"Ayo bantu saya cari Ros,"Mulai berjalan mencari Ara dengan memanggil manggil Ara.


"Duh si Ara mana seh masak iya diculik,"Gumam Ros.


"Hus kamu bicara apa,jangan ngaco,"Tegur pak Beni.


"Hehe habisnya gak ada pak dari tadi di cari cari,"Cengengesan.


"Mari kita cari lagi,"Mereka berteria teriak memanggil Ara sampai tiba ditempat banyak orang berkerumun dan mereka berencana melihat apa yang terjadi.


"Eh Ros lihat disana ada apaan itu,ayo kesana siapa tahu Ara diantara orang itu,"


"Kayaknya gak ada deh pak,tapi ayok laah kita kesana,"


Mereka menuju tempat orang orang berkumpul.


"Ra bangun,sadar Ra,,tolong siapa yang punya minyak putih dong,"Mbak Hana panik.


"Ini mbak saya punya,"Mengulurkan minyak putih.


"Terima kasih bu,"Lalu mbak Hana mengoleskan minyak kayu putih ke hidung Ara,,saat semua melihat keadaan Ara mas Beni menerobos kerumunan orang orang itu.


"Pak/Bu permisi,Y Allah Ara,Ra kamu kenapa,apa yang terjadi sama dia,"Panik mas Beni.


"Hana menoleh dan sempat terpana dengan ketampanan Beni saat itu dia hanya bertelanjang dada,,dia pingsan ini aku udah coba mengolesi minyak kayu putih,Jawab Hana.


"Ara bangun Ra,heeii bangun,"Mas Beni terlihat kawatir.


Tanpa aba aba dia lalu membopong Ara,dia akan membawa ke rumah sakit terdekat.


"Eh eh kamu siapa mau dibawa kemana Ara,"Cegah mbak Hana.


"Dia pergi sama sayaa,dia akan aku bawa kerumah sakit,"


"Ya ampuunnn Ara kamu kenapa,"Kaget Ros


"Ros siapkan mobil saya,dan ini kuncinya saya akan membawa Ara kerumah sakit,


"Baik pak,"


"Tunggu aku ikut,aku temenya Ara,"


"Mari ikut saya,"Ajak Beni


"Duh ne cowok ganteng banget seh,badanya juga kaya rotik sobek,apa dia pacar Ara ya?"Batin mbak Hana.


"Eh eh kamu siapa kok maen masuk masuk aja,"Tegur Ros.


"Aku temanya Ara dari kota A kebetulan tadi bertemu disini,"


Rose menatap Hana curiga.

__ADS_1


"Ros cepat,"Teriak pak Beni


"Eh iya pak,"Lalu Ros menjalankan mobilnya menuju rumah sakit terdekat,Pak Beni dikursi belakang dengan menjaga Ara dan Hana duduk disamping Ros.


Sekitar sepuluh menit mereka tiba dirumah sakit,Pak Beni lalu keluar dengan membopong tubuh Ara dia kelihatan sangat panik.


"Suster,Dokter tolong,"Teriak Beni


Dan seorang suster menyuruh Beni untuk masuk ke dalam UGD.


"Silahkan anda kekuar dulu pasien akan saya periksa,"


"Baik dok,"Beni berjalan keluar ruangan


Tanpa Beni sadari semua orang memandangnya,Beni bingung sendiri kenapa mereka pada lihatin dirinya.


"Rose kenapa mereka lihatin saya semua,"Tanya Beni kepada Rose


"Eemmm itu pak,bapak belum memakai baju,"Jawab Ros menahan tawa


"Astaga kenapaa kamu tidak memberitahu saya,"


"Lah bapak udah panik duluan tadi suruh saya cepat cepat,"


"Haiissshh kamu ini,/,kamu tunggu sini saya mau ke mobil,"Kesal Beni lalu meninggalkan ruangan UGD menuju mobilnya dan dengan ccueknya berjalan santai denga para wanita wanita memandang takjub.


"Hahahaah dasar bos pikun,"Tawa Ros


"Emm maaf dia siapanya Ara ya?"Tanya Hana ragu ragu.


"Dia itu bos kami bekerja,dan jugaa pak Beni menyukai Ara,"


"Ohhh, "Hana manggut manggut(Enak banget seh jadi Ara banyak yang menyukainya,apa karena dia disakiti ya terus mendapat cowo seganteng dia)Batin Hana.


"Haloo mbak kok ngelamun,mbaknya baek baek saja kan,gak kesambet,"Cerocos Ros.


"Enak saja kesambet,gak apa apa,"


Saat akan menjawab pertanyaan Ros dokter keluar dari ruangan.


"Dok bagaimana teman saya?"


"Teman anda baek baek saja dia hanya shock saja sebentar lagi pasti siuman,tapi untuk mengetahui lebih lanjut saya akan melakukan tes sepertinya ada sedikit masalah dalam kepalanya,"


"Oh begitu ya dok,terima kasih dokter boleh kami masuk?"


"Oh silahkan,"


Setelah dokter pergi Beni datang,dan langsung bertanya tentang Ross.


"Bagaimana keeadaan Ara?"


"Kata dokter dia hanya shock pak,"Jawab Ros


"Kok bisa,"


"Mari pak masuk saja kita lihat keadaan Ara,"


Pak Beni duduk disamping Ara,dia nampak kawatir dengan keadaan Ara,sedangkan Ros dan Hana berdiri dibelakang Beni.Lima menit kemudian Ara sadar dari pingsanya dia membuka matanya,,bayangan tentang Aldo dan kenangan mereka terlintas difikiranya,Ara menangis lagi.


"Alhamdulilah Ra kamu sudah sadar,Ra kok kamu nangis kamu kenapa? apa yang sakit Ra?"Tanya Mas Beni.


"Hana lalu mendekat,Ra kamu yang kuat ya,Aldo sudah tenang disana,ikhlasin dia Ra,Aldo gak suka lihat kamu seperti ini,"


"Hiks hiks mbak Hana,mas Aldo kenapa jahat ninggalin aku dia janji mau bawa aku jalan jalan,"Tangis Ara,Hanapun juga menangis.


Sedangkan Beni dan Ros hanya diam mereka tidak tahu apa yang terjadi,Beni ingin sekali bertanya siapa Ald Aldo itu sampai membuat Ara seperti ini,tapi Beni masih menyimpan pertanyaan itu karena situasinya tidak tepat.


"Mbak mas Aldo dimakamin dimana?"

__ADS_1


"Dikota R Ra tempat ibu dan ayahnya tinggal,"


"Mbak mau kan antar aku kesana,"


" Ya Ra tapi gak sekarang lihat kondisi kamu,jauh lo Ra dari sini,"


Setelah dinyatakan tidak ada yang serius Ara pulang kerumah diantar Ros dan Beni sedangkan mbak Hana kembali kerumah saudaranya.


Sepanjang perjalanan aku hanya diam,sepertinya mas Beni dan Ros memahami keadaan aku mereka juga tak banyak bertanya.


"Makasih maas,Ros,"Aku mengucapkan terima kasih lalu turun dan masuk kedalam rumah.


"Ya Ra kamu istirahat ya,"


Beni ingin sekali mengetahui apa yang terjadi tapi dia gak mau memaksa Ara dia kelihatan sangat sedih.


"Pak gak usah ikutan sedih juga kali,"


"Saya gak tega Ros melihat Ara serapuh itu,siapa ya laki laki itu,mantanya Ros kan sudah menikah?apa saudaranya ya?Pak Beni bertanya tanya.


"Mana saya tahu pak,bapak tanya Ara saja kalau sudah gak sedih penasaranya ditunda dulu,"Jawab Ros.


Tanpa menjawab omongan Ros Beni melajukan mobilnya menujuu rumah Ros .


Ara memasuki rumah langsung menuju kamarnya,dia tidak menghiraukan panggilan bapak dan tantenya.


"Loh Ara kenapa ya pa kok kayak habis nangis gitu gak menyapa kita juga,"


"Gak tahu ma,papa susul dia dulu ya,"


"Ya pa,"


Ara masuk kamar dan langsung menangis sesenggukan.


Tok tok


"Sayang bapak boleh masuk,"


"Masuk pak,"


"Sayang kamu kenapa kok menangis katanya liburan,"Bapak duduk disampingku aku lalu bangun memeluk bapak.


"Ada apa Ra,apa yang terjadi?"


"Pak mas Aldo,,,,mas Aldo udah meninggal,"Hiks hiks


"Innalilahiwainnailahirojiun,kamu tahu dari siapa Ra,"


"Tadi aku ketemu mbak Hana dipantai pak dia bilang mas Aldo udah meninggal,"


"Sabar sayang ikhlaskan,doakan Aldo mendapat tempat yang terindah,dia gak suka jika melihaat kamu seperti ini,mana Ara yang kuat dan tegar,,lTuhan lebih menyayangi Aldo nak,"


"Iya pak,masih memeluk bapak,"


"Udah ya jangan menangis lagi,kita doakan sama sama,sekarang kamu mandi terus shalat biar hatimu teenang?"


"baik pak,"


"Ya sudah bapak keluar ya,kamu mandi shalat trus istirahat gak boleh sedih lagi,"


Setelah bapak keluar aku mandi dan shalat seperti apa yang bapak suruh,setelah shalat aku merapikannya dan berbaring dikasur,aku teringat tadi mbak Hana memberiku surat lalu aku bangun dan mencari surat dari mas Aldo.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...Teruntuk Zahra yang galak...


Assalamualaikum Ara bagimana keadaan kamu semoga kamu selalu sehat ya,,Ra mungkin kamu membaca surat ini aku sudah tidak ada didunia ini,,sebelum aku pergi aku ingin mengatakan sesuatu sama kamu agar aku tenang,ra selama ini aku telah jatuh cinta sama kamu,,aku tak berani mengungkapkan perasaan aku karena akuu tahu kamu punya kekasih,cukup aku mencintai kamu dan melihat kamu bahagia ra,aku akan membawa cinta ini sampai aku mati Ra"Lovu you Zahra


Tetaplaah bahagia dan selalu tersenyum Ra aku akan melihatmu dari atas sini.

__ADS_1


^^^Dari Aldo yang mencintaimu^^^


Jatuh kertas yang aku baca,tak bisa berkata apa apa lagi hanya aer mata yang membasahi pipiku,kenapa aku tidak peka,seharusnya aku menyadari jika mas Aldo mencintaiku,kenapa kamu ninggalin aku mas kenapa aku mengetahui perasaan kamu setelah kamu gak ada,berarti waktu itu kamu kecelakaan karena aku mas,bodohnya aku rancaauku sambil menangis sesenggukan.


__ADS_2