
Malam ini aku termenung dikamarku,aku memikirkan tentang Erna dan kak Tristan benarkah mereka ada hubungan ataukah memang haanya sebatas teman untuk membantuku bertemu berdua,entahlah aku belum menemukan bukti apa apa semoga Erna tidak mengianati persahabatan kita.
Ting(bunyi pesan masuk).
"Malam mbak,apa aku ganggu?"(Chat dari no tak dikenal,siapa ya?fikirku).
"Malam juga ini siapa ?"(Balesku).
"Masih judes aja mbak mbak😁,"
"IIhhh nyebelin banget ditanya bukanya jawab malah ngatain orang😡,"(Balesku ddngan jengkel).
"Aku Aldo mbak penjual pakaian dipasar kemaren,"
"Ohhh kamu,ada apa mas apa ada informasi dari temen kamu?"(Namaya Aldo ternyata hehe aku tersenyum sendiri).
"Ya mbak temenku masih butuh orang buat jagain toko,apaa mbak masih butuh kerjaan?"
"Yang bener mas!iya aku masih mau mas,kapan aku kerumah teman kamu?"(Balesku girang).
"Eeemm kalau gak keberatan gimana kalau besak aku kerumah kamu terus aku anter kamu kerumah temenku biar kamu gak nyasar,"
"Apa gak merepotkan kamu mas?"
"Gak mbak santai saja,"
"Terimakasih ya mas Aldo?"
"Ya sama sama mbak,ya sudah buruan tidur gih udah malam,"(Mas Aldo mengakhiri chatnya).
Aku loncat loncat geringangan,alhamdulilah aku dapet kerjaan sebelum ijazah keluar,aku mau kekamar ibu ahh mau bilang,aku bejalan ke arah kamar ibu.
tok tok
"Bu ne aku Ara,ibu sudah tidur belum?"(aku didepan pintu kamar ibu).
"Ceklek,, Ara ada apa nak tumben kamu ke kamar ibu ayo masuk,"(Ibu membuka pintu dan mengajak masuk aku ke kamar ibu).
"Hehe ya bu tadi mas Aldo ngabarin kalau aku besak mau dianter kerumah temenya yang butuh karyawan itu lo bu,"(Aku berjalan sambil menggandeng ibu).
"Aldo sapa nak?"(Tanya ibuku,lalu aku menepuk jidatku aku belum bilang ibu jika pedagang pakaian kemaren namanya Aldo).
"Itu lo bu pedagang dipasar yang kemaren,yang bilang temenya butuh karyawan toko,"
"Oh penjual pakaian yang ngatain kamu galak itu,"(Ibuku sambil tertawa).
"Ibu mah gitu,besak mas Aldo mau kesini mau jemput aku buat datang kerumah temenya itu,"(Aku menjelaskan).
"Ciie anak ibu kayaknya ada yang naksir neh,"(Ledek ibuku).
"Ibu apaan seh kan mas Aldo yang nawarin bu apa hubunganya coba,aku mau bobok dulu bu besak biar gak kesiangan,"(Dengan muka cemberut aku berlalu dari kamar ibu,ibu malah tertawa melihat aku pergi).
__ADS_1
Hari yang aku tungu tiba dari pagi aku sudah beres beres nyapu ngepel,mencuci dan bantuin ibu masak,jadi kalau mas Aldo datang aku sudah siap dan uruusan rumah sudah selesai semua,aku habis mandi dan berganti pakaian setelah itu aku chattingan sama kak Tristan,saat asik chat kak Tristan aku dapat chat juga dari mas Aldo katanya udah otw kerumahku, lalu aku bersiap siap dan menuju kedapur untuk memberi tahu ibu.
"Ibu lagi apa kok masih masak aja,"(Sapaku).
"Ini ibu lagi nunggu kue mateng nanti nak Aldo suruh duduk dulu ya biar icipin kue ibu,"
"Idih ibu paan seh,lebay amat kemaren kak Tristan kesini ibu cuek aja,giliran mas Aldo spesial banget,haaayyooo jangan jangan ibu naksir mas Aldo ya,"(Aku menggoda ibuku).
"Hus kamu ngomong apaan Ra,masak ibu suka daun muda,ada ada saja kamu,"(Ibu mencubit hidungku).
"Adduuhhh sakit bu,,,,,,ya sapa tahu habisnya ibu heboh bangeet bikin kue segala,"(Aku mengelus hidungku yang dicubit ibu).
"Ya gak apa apa itung itung rasa terima kasih nak sudah membantu kamu mencari keerja,"
"Hehe ya bu,tiba tiba ada suara pintu diketuk,kayaknya itu mas Aldo deh bu,"(Aku berjalan kedepaan untuk membukakan pintu).
"Assalamualaikum,"(mas Aldo mengucap salam).
"Walaiikumsalam mas,"(Jawabku lalu membuka pintu).
"Mari mas masuk dulu,ibu ada didalem,"(Aku mempersilahkan mas Aldo masuk).
"Makasih mbak,"(Jawab mas Aldo dengan kikuk).
Aku berlalu kedapur untuk memanggil ibuku.
"Eh nak Aldo sudah laama datangya?tante mencuci tadi,"(Basa basi ibuku).
"Apa enggak merepotkan nak Aldo,Ara bisa datang sendiri lo nak,kan nak Aldo jualan,"
"Gak kok tante kebetulan saya libur hari ini,"
"Ini mas diminum dulu sama dicicipi kuenya,"(Aku datang membawa teh dan kue yang tadi dbuat ibu).
"Malah repot repot mbak,terimaksih ya,"(Aldo mengangguk malu malu).
"Gak repot kok,panggil Ara aja jangan mbak mbak mulu,"(Aku duduk disamping ibu).
"Silahkan diminum nak dan cicipi kuenya itu buatan Ara lo tadi,"(Ibu melihat kearahku sambil tersenyum tetapi aku melotot ke arah ibu).
"Ya tante saya coba ya,"(Aldo meminum teh lalu mencoba memakan kue).
"Waahhh enak tante kuenya hehe,"(Jawab Aldo dengan tersenyum).
"Itu ibu yang buat ko syukur deh kalau kamu suka,aaku cuma bantu dikit,"
"Ra kita berangkat yuk keburu siang,"(Aldo mengajak ku berangkat).
"Gak dihabisin dulu nak kuenya?"(Tawar ibuku,"
"Terimakasih tante nanti saya kekenyangan malah tertidur disini gak jadi mengantar Ara,hehehe,"(kelakar Aldo).
__ADS_1
"Hahah kamu bisa aja Al,"(Jawabku sambil tertawa).
"Aku berangkat dulu ya bu doain diterima kerja ya,"(Aku berpamitan dengan ibuku sambil mencium tangan ibu).
"Ya nak,hati hati ya,nak Aldo jangan ngebut ngebut bawa sepeda motornya,"Pesan ibuku.
"Ya tante siapp,"(Aldo bersikap hormat,ada ada saja tingkah Aldo batinku).
Saat aku berjalan ke arah sepeda mas Aldo,aku melihat Erna lewat depan rumahkku,aku tak memperdulikan Erna entah kenapa hatiku kesal setiap lihat dia.
...----------------...
Hampir satu jam kita baru sampai tempat temenya mas Aldo,lalu kami turun disebuah toko yang sangat besar, bangunan dengan lantai 2 itu terlihat mewah aku melihat penampilanku,apakah aku pantas ya kerja disini,batinku aku sudah minder duluan.
"Hei kok bengong udah sampai Ra ayo masuk,"(Mas Aldo mengajak aku masuk).
"Aku malu mas apa aku diterima ya,,tempatnya bagus kaya gini,"(Aku memperhatikan penampilanku).
"Kamu cantik kok,sopaan juga,temenku pasti suka,jangan minder Ra,semangat donk,"(Mas Aldo memuji dan memberiku semangat).
"Makasih mas,"(Jawabku tersipu malu),lalu kami pun masuk ke dalam toko itu ternyata pegawainya rama ramah dan cantik cantik,ada juga pegawai laki laki tokonya besar dan banyak sekali kebutuhan para anak anak,orang tua ,remaja,komplit ternyata,mas Aldo terlihat sangat akrab dengan pegawai pegawai disaana,lalu aku diajak masuk ke dalam ruangan mungkin itu kantor managernya.
"Selamat siang Hana,"(Mas Aldo menyapa seorang perempuan yang namanya Hana,apa itu temenya ya,batinku perempuan itupun menoleh dan terlihaat terkejut melihat kedatangan kami).
"Selamat siang Al,ahhh kamu Al bisa saja,ngapain pakai salam segala biasanya nyelonong,"(jawab mbak Hana sambil berdiri menghampiri kami).
"Hehehe oh ya Han ini temenku Ara yang butuh kerjaaan aku bawa kesini,"(Mas Aldo memperkenalkan aku).
"Aku Hana manager disini sekaligus teman Aldo dari SD,"(Mbak Hana mengulurkan tangaan kepadaku).
"Aku Zahra mbak biasa dipanggil Ara?"Balas menjabat uluran tangan mbak Hana).
"Gimana Han diterima gak ne,Ara ne baru lulus kemaren dia belum ada ijazah,naahh sambil nunggu ijazah keluar dia mau kerjaa gitu,"(Aldo menjelaskan).
"Gak masalah Al,yang penting anaknya rajin ulet,dan tahu tata krama,paham kan maksud aku Ra?"(Mbk Hana menjelaskan aturan kerja disini dan itu artinya aku diterima kerja).
"Benar mbak saya diterima kerja ini?"(Aku bertanya sekali lagi untuk memastikan).
"Ya Ra kamu diterima kerja disini dan mulai besak kamu boleh masuk kerja,"(Jawab mbak Hana mantap).
"YA Alaah terimakasih mbak,terimakasih,"Saking senengnya spontan aku memeluk Aldo yang kebetulan dia didepan aku).
"Eehm,ehm,"(Mbak Hana berdehem).
"Eh maaf mbak,maaf mas Aldo kelewat seneng,"(Aku melepas pelukanku dengan malu Aldo juga kelihatan kaget saat aku peluk).
"Gak dilepas pelukanya gak apa apa Ra,"(Jawab Aldo dengan garuk garuk kepala belakang).
"Yeee itu mau kamu Al,"(Mbak Hana menampol mas Aldo dengan buku).
"Aduh,duh ampun Han,gak seneng apa ya lihat temenya dipeluk cewek cantik?"Mas Aldo menghindar karena dpukul pakai buku mbak Hana).
__ADS_1
Aku hanya tertawa melihat mereka berdua,setelah kami berbincang bincang mbak Hana memberiku seragam kerja,kemudian aku pamit pulang tentunya diantar mas Aldo.