
Selesai makan kami pulang karena sudah selesai belanja aku tidak jadi membeli sepatu,,sampai rumah ternyata bapak sudah pulang,dia heran melihat kedatangan kami.
"Kalian darimana saja,itu apa banyak banget ma?"
"Kita dari shoping pak,hehe,"Jawabku nyengir.
"Hemm pantas lupa waktu,"
"Tadi diajak tante pak,aku kedalam dulu ya pak,mau mandi gerah,"Aku berjalan meninggalkan mereka.
"Huhhh capeeeek,rebahan bentar lah,"Gumamku lalu tanpa mandi dulu aku langsung rebahan.
"Ra aku kangen sama kamu,"
"Mas Aldo,,ini benar kamu mas?"
"Iya Ra ini aku,aku juga kangen mas kenapa kamu ninggalin aku,"
"Hanya ragaku yang pergi Ra,hatiku tetap untukmu,kamu harus bahagia Ra,akan ada orang yang akan membahagiakan kamu,lewat mataku dan jantungku aku akan selalu bisa melihat wajah cantik dan judesmu,"
"Mas jangan pergi lagi,selama ini aku sudah mulai cinta sama kamu,tapi aku selalu berusaha menyangkal hati aku,"
"Tetap tersenyumlah Ra,jangan pernah ada tangis lagi,"Mas Aldo mengecup keningku apa ini mimpi atau nyata.
Perlahan lahan mas Aldo pergi menjauh dariku"Mas Aldoo,mas tunggu jangan tinggalin aku lagi,mas Aldo tunggu,"Aku berteriak teriak memanggilnya tetapi dia tetap menjauh dariku.
"Ra,bangun sayang,Ra kamu mimpi apa ,bangun nak ,"Bapak mengoyang goyangkan tubuhku.
"Hah,hah,hah,,Aku membuka mata dengan nafas yang ngos ngosan ternyata aku hanya mimpi kenapa seperti nyata,"Aku berhambur memeluk bapak dan menangis.
"Sayang kamu kenapa,tadi katanya mau mandi kok malah tidur,gak baek nak tidur saat waktu mau magrib,"
"Aku capek pak niat ya mau rebahan malah ketiduran,aku mimpiin mas Aldo pak,hiks hiks,"
"Cup cup sudah gak usah nangis kamu mandi terus shalaat sana doakan Aldo supaya tenang disisinya,"
"Iya Pak,"Aku menghaapus aer mataku dan beranjak kekamar mandi.
__ADS_1
Kamu kenapa lagi Ra,Ra,ada ada saja,kehilangan orang yang kita cintai tetapi terlambat menyadarinya yah seperti ini,gumam bapak.
Pagi telah tiba,aku sudah bangun dan sudah rapi dengan bajuku,aku kedapur menyusul tante.
"Pagi sayang,udah wangi aja,berangkat kerja jam berapa?".
"Jam setengh delapan tan,aku mau mampir rumah kak Ros dulu tan,"
"Oh baiklah,ayo bantu bawa ini,kita sarapan bareng bareng,"
"Oke siap tan,"Aku membantu menyiapkan sarapan lalu kami semua sarapan bersama.
Aku telah sampai dirumah kak Ros,jarakmya dari rumahku lumayan jauh,satu jam setengah kira kira,aku akan minta bantuanya untuk mencari informasi tentang mas Beni.
"Ra kamu udah sarapan belum?sini sarapan bareng?"
"Udah kak,kamu aja sarapan dulu aku jalan jalan didepan ya,"
"Ok siip deh tunggu aku ditaman depan aja ya,"
Rumah kak Ros memang dekat dengan taman,suasana pagi ini sangat cerah aku memilih jalan jalan sebentar sambil menungggu kak Ros selesai siap siap juga sarapan.
"Mbak,,mbak yang kemaren di maal kota kan yang mau beli sepatu itu,"
Aku kembali menatapnya dan masih sama,mata itu seperti mata mas Aldo.
"I iya mas,"Jawabku gugup
"Kamu sama siapa disini?"
"Aku nunggu temen mas,mau berangkat kerja,"
"Ohhh,oh ya sspatunya saya bawa lo,apa kamu masih mau?"
"Haahh,gak usah mas kan itu buat adek kamu,"
"Gak apa apa buat kamu saja,adek saya sudah banyak yang modelan begitu,"
__ADS_1
Saat tengah ngobrol kak Ros memanggilku,dan akupun pamit sama laki laki itu.
"Mas teman saya sudah manggil saya permisi dulu y ,maaf,"Aku melewatinya.
"Tunggu nama kamu siapa?"
"Ara mas,"Aku lalu meninggalkanya dan menghampiri kak Ros.
"Nama yang cantik gumam laki laki itu,"
Kami sampai ditempat kerja,dan mulai ganti seragam dan bekerja ditempat masing masing,aku tidak terlalu fokus hari ini,aku keinget laki laki itu,dia siapa ya,kenapa bisa sama matanya,kalau bukan saudara kandung mana ada orang bisa sama persis gitu,batinku.
" Ara ini jam kerja kenapa melamun,"Pak bos menegurku.
"Mampus aku,"Batinku
"Ma maaf pak saya lagi kurang fit,"
"Kalau gak fit gak usah kerja ijin sana,"
"I iya pak maaf,"Aku menundukkan kepala.
"Lanjut kerja,jangan melamun jika memang gak fit kamu pulang saja sana,"
"I iya pak maaf sekali lagi,insaalah sampai sore masih kuat pak,"
"Baiklah terserah kamu,"Pak bos beranjak pergi.
"Huuufffttt untung gak dihukum,"
"Ra kamu kenapa seh aku perhatiin memang banyak melamunya?"
"Maaf kak aku memang ada sedikit masalah,"
"Laen kali cerita lah siapa tahu bisa mengurangi beban kamu,"
"Iya kak,"
__ADS_1
"Ya sudah kamu istirahat duluan sana biar aku yang jaga dulu,"
Aku lalu beranjak ke belakang untuk istirahat memang akhir akhir ini fikiranku penuh dengan masalah masalah.