Penghianatan Seorang Sahabat

Penghianatan Seorang Sahabat
Cerita Masa Lalu Ibu


__ADS_3

Sampai dirumah aku lalu mandi dan istirahat rasanya mata berat karena ngantuk.


"Hooaaammmmm jam berapa ini rasanya udah lama banget aku tidur,"Aku membuka mata dan melihat ke arah jam.


"Astafirlaah udah jam dua,kok ibu gak bangunin aku ya,"Aku bergegas cuci muka berwudhu dan shalat dhuhur.


"Bu kok tadi gak bangunin aku seh,"Aku menghampiri ibu yang sedang santai didepan rumah.


"Tadi ibu kekamar kamu mau ajak kamu makan siang tapi lihat kamu tidurnya lelap banget ibu gak tega buat bangunin kamu,"


"Ya gak apa apa dibangunin bu,,oh ya bu itu dirumah Erna kok banyak banget orang ya,emangnya ada apa,"


"Kamu gak tahu Ra?"


"Gak bu kan ibu belum ngmg gimana seh,"


"Ya biasanya ada apa apa kamu langsung gercep kalau soal mantan kamu itu,"


"Gak sah ngatain juga kali bu,gak ada waktu buat mikirin orang stres kaya dia bu,"


"Gitu gitu kamu dulu cinta mati sama dia hahah,*

__ADS_1


"Gak sah ketawa deh bu,"


"Tristan kan kecelakaan Ra,kakinya patah,"


"What apa????Kecelakaan bu?.


"Tu kan udah panik aja,hayo,"


"Sapa yang panik seh bu,biasa aja tuh biarin aja kecelakaan kemaren hampir saja cium aku ditempat umum bu dia maksa buat pacaran diam diam tauk bu,"


"Ya Allah dimana nak,kok bisa seh,"


"Ya kan aku nunggu Reno bu,tiba tiba dia datang dan ngajak balikan bu,aku nolak eh dia marah marah dan maksa meluk aku untung Reno terus datang dan nolongin aku.


"Heemm diam diam ibu banyak rahasia ya,"


"Makanya belajarlah dari pengalaman Ra,jangan mudah tertarik sama laki laki kenalin dulu lebih jauh gimana sifaat,dan karakternya biar kamu gak tertipu dan dimanfaatkan sama dia,"


"Ya bu,aku sekarang lebih hati hati lagi kok bu,"


"Kamu sudah dewasa nak kamu yang lebih tahu gimana orang yang kamu suka itu,"

__ADS_1


"Jangan sampai nanti nasib pernikahan kamu seperti ibu nak hanya karena cinta sesaat belum mengenal satu sama laen terus memutuskan menikah dan akhirnya,,kamu lihat sekarang ibu kan,"


"Tapi kenapa ibu masih baek sama bapak,"


"Ya karena kami sepakat berpisah baek baek nak,,kami sangat sangat berbeda pendapat,karekter,sifat juga watak,,kami berusaha menjadikan perbedaan itu sebagai warna warni dalam rumah tangga tapi pada akhirnya kan gak bisa,"


"Bapak apa kasar bu sama ibu,"


"Gak Ra gak pernah,bapakmu itu sabar banget menghadapi ibu,bisa ngemong justru ibu yang jahat nak gak bisa memperbaiki diri sampai bapak memilih mengajak berpisah mungkin bapak kamu sudah lelah menghadapi ibu sampai akhirnya setuju untuk berpisah,"


"Ohh jadi dulu itu yang nakal ibu dong hehe,"


"Ya bisa dibilang ya Ra,ibu egois,hanya ingin disayang dan dimanja gak mau menerima saran dari suami ibu sendiri makanya ibu memilih untuk sendiri,"


"Kenapa gak menikah lagi bu seperti bapak,"


"Pernah Ra,malah banyak yang mau melamar ibu tetapi memang ibu yang gak mau,karena ibu belum bisa memperbaiki diri,"


"Tapi ibu sama aku sayang banget selama ini ibu gak pernah kan nyakitin aku selalu nurutin apa yang aku mau,"


"Ya karena ibu belajar dadi pengalam nak,,makanya kenapa jika marah ibu memilih dikamar karena kalau sampai ibu marah marah bisa bisa gak terkendali yang ada ibu akan kehilangan kamu,"

__ADS_1


"Aaaahhh ibu,"Aku memeluk ibuku ternyata perjuangan ibu gak mudah.


Aku berjanji pada diriku sendirri akan membahagiakan ibuku kelak gak akan membuat beliau menangis.


__ADS_2