Penghianatan Seorang Sahabat

Penghianatan Seorang Sahabat
Erna Datang


__ADS_3

Alhamdulilah acara pertunangan aku lancar,aku berharap semuanya akan baek baek saaja sampai hari H nanti.


Semua keluarga sudah istirahat hanya tinggal aku dan Reno yang duduk diteras,Tika sama Heri juga masih di teras samping,saat tengah bercerita Erna menemui aku.


""Ra,maafin aku,"Erna menghampiriku dan meminta maaf dengan menunduk.


"Maaf untuk apa Er,"


"Masalah kemaren,aku sudah mempermalukan kamu,aku yang terlalu iri sama kamu sampai sampai aku menghancurkan hidupku sendiri,sekarang aku sadar Ra,apa yang aku ambil secara paksa akhirnya gak bahagia,maafin aku Ra,"Erna bersimpuh dikakiku.


"Er udah bangun,jangan kaayak gini,aku dah maafin kamu,"Aku memegang tangan Erna dan memeluknya dia menangis.


"Aku gak pantas mendapat kebahagiaan Ra,aku salah,aku berdosa hiks hiks,"


"Er apapun keadaan kamu,kamu harus menerimanya dengan lapang dada apa yang gak disukai suami kamu, kamu bisa merubahnya Er,aku yakin kak Tristan lama lama akan cinta sama kamu asal kamu merubah sikap kamu menjadi yang lebih baek,ingat kalian sudah punya anak,jangan sampai anak kalian merasa orang tuanya tidak sayang sama dia,"


"Iya Ra,makasih Ra kamu tidak membenci aku padahal aku udah jahat banget sama kamu tapi kamu masih baek terus sama aku,"


"Udah semua orang punya salah Er,kita sebagai manusia harus saling memaafkan,"


"Masuk yuk,Tika sama Elisa ada lo,"


"Enggak Ra maaksih,aku gak pantas bertemu mereka,"


"Jangan gitu,kamu masih sahabat kita ko,"


"Sayang udah malam masuk yuk,"Reno keluar menghampiriku.


"Iya sebentar,kamu gak masuk Er?".


"Enggak makasih ya,aku balik dulu kasihn Cila sendiri,"

__ADS_1


"Baiklah,salam buat Cila,"


Erna pergi meninggalkan halaman rumahmu,akupun masuk kedalam tadi saat Erna kesini Reno masuk kedalam memberi ruang untuk aku bicara sama Erna.


Pukul sembilan malam Reno dan teman teman pamit pulang,tinggalah aku bersama keluarga besarku sedang berkumpul.


"Bu kok aku gak melihat keluarga mas Aldo ya?".


"Mereka gak bisa hadir nak,ada kerjaan diluar kota,"


"Owh,aku kekamar dulu ya bu,pak,tan semua,mau istirahat capek banget,"


"Iya nak,sana kamu istirahat gih,"


Aku berjalan kekamarku dan mandi lalu ganti pakaian dengan baju tidur dan merebahkan diri dikasur.Gak menyangka aku bisa dititik ini menjadi tunangan Reno seorang direktur diperusahaan besar,rasanya seperti mimpi saja bagiku.


Keesokan paginya aku bangun siang jam tujuh baru bangun,memang hari ini aku belum mulai bekerja masih ada dua hari lagi cutiku pada mbak Hana,mbak Hana tak bisa hadir dalam acara pertunangan aku karena sedang ada diluar negeri menjalani bisnis barunya.


"Selamat pagi semua,"


"Eh ada bumil,,lagi ngapain kamu,"


"Udah tahu lagi makan masih nanya,"


"Sensi amat seh bi,"


"Araaaaa,pagi pagi udah bikin orang kesel aja,"


"Bumil tu kalau pagi jalan santai jangan ngemil melulu,"


"Biariin,,,,oh ya Ra semalam Erna ngapain nemuin kamu?"

__ADS_1


"Gak ngapa ngapain El,biasa minta maaf".


"Loh bukanya udah baekan ya".


"Kemaren dia labrak aku ditoko terus malah dia yang dimaki maki sama Tika".


"Loh kok aku gak tahu ya?"


"Ya kan pas kamu lagi dirumah kamu sendiri".


"Jahat ya gak pada ngasih tau aku,"


"Bukanya gak mau ngasih tau El,kan kamu lagi hamil,aku gak mau nanti malah mempengaruhi kandungan kamu,"


"Ya gak lah Ra,,laen kali harus bicara sama aku kalau ada apa apa ya,"


"Iya bumil,"Aku mengelus elus perut Elisa yang mulai buncit.


Aku sarapan sendiri karena yang laen sudah pada sarapan,bapak sudah jalan jalan sama tante,ibu gak tahu kemana,dan sebentar lagi Elisa juga pulang sama paman,pasti sendiri lagi deh,batinku.


Setelah pada pergi aku memilih masuk kaamar dan bermain ponsel,ternyata Reno chat aku dia pergi keluar kota untuk menandatangani sebuah dokumen.


Ternyata bosan juga dirumah sendiri aku memutuskan untuk keluar rumah,jalan jalan keliling kota asik kali ya,fikirku.


Aku mengeluarkan sepeda motorku dan mulai menstaternya,aku akan keliling kampung daripada sendiri dirumah.


Aku memutuskan untuk berhenti sejenak ditaman,aku pengen membeli kembang gula disana.Sudah lama aku tak pernah ke taman ini lagi semenjak putus dari cinta pertamaku.


"Ara,,,kamu Ara kan,"Ada seorang laki laki yang memanggilku.


"I iya,ka kamu siapa?kok tahu namaku".

__ADS_1


"Masak kamu lupa sama aku?Aku temenya Aldo yang dulu ketemu kamu disini juga,"


Aku berusaha mengingatnya,tetapi gak ingat ya,aku hanya cengar cengir sendiri.


__ADS_2