Penghianatan Seorang Sahabat

Penghianatan Seorang Sahabat
Mengundurkan Diri


__ADS_3

Sekitar satu jam aku selesai membuat surat pengunduran dirriku,aku memantafkan hati dan fikiran untuk benar benar keluar dari pekerjaan ini,walau berat tetapi harus aku lakukan.


""Assalamualaikum bu,,gimana kabar ibu?"Aku menelfon ibu.


"Walaikumsalam nak,alhamdulilah baek,kamu gimana disana sehat kan?"


"Iya bu sehat,bu aku mau pulang bu,bapak mendapat tugas ke kota B dan belum pasti kapan pulangnya,mereka harus pindah dan aku memilih pulang,"Aku menceritakan kepada ibuku.


"Loh,terus kerjaan kamu gimana nak,bukanya ini impian kamu Ra?"


"Aku mengundurkan diri bu besak,aku sudah bertekad akaan pulang saja sudah banyak pengalamanku disini bu,3tahun waktu yang cukup bukan?"


"Ibu terserah kamu nak,gimana baeknya jika memang itu keputusan terbaekmu ibu hanya bisa mendukung,"


"Makasih ya bu,ya sudah dulu ya bu,aku mau istirahat aku akan kabari ibu kapan aku pulang,"


"Ya nak,ya sudah hati hati ya!salam buat tante juga bapakmu?


"Oke siap bu,"


Aku mematikan tlf dan beranjak tidur karena hari sudah malam,aku akan berpamitan sama kak Ros juga dia sahabat terbaekku selama disini.


Kesokan paginya aku membawa motor sendiri dan berangkat kerja,aku akan mampir ke rumah kak Ros dulu aku akan berangkat bareng dia menikmati waktu yang tinggal beberapa hari disini.

__ADS_1


Sampai ditempat kerja,aku lalu menemui pak Harno manager aku pengganti mas Beni,sampai diruangan aku melihat sekeliling dan tidak ada yang berubah,aku mengingat kenangan saat bersama mas Beni tiba tiba menangis.


"Ara ada perlu apa kamu menemui saya?"


"Eh iya pak maaf,ini pak saya akan mengundurkan diri,"Aku menyerahkan amplop yang berisi surat pengunduran diriku.


"Kenapa kamu mau mengundurkaan diri apa karena Beni tidak ada disini?"Tebak pak Harno aku kaget darimana pak Beni tahu soal hubunganku dengan mas Beni.


"Bapak kok tahu tentang mas Beni,"


"Beni yang menghubungi saya,suruh memantau kamu dan mengawasi kamu,"


"Gak pak bukan karena mas Beni,bapak saya mendapat kerjaan dikota B dan belum jelas sampai kapan bisa bertahun tahun dan saya memutuskan pulang ke kampung saya pak,"


"Apa kamu tidak berniat tinggal dirumah yang disediakan Beni untuk mu,"


"Apa kamu belum tahu dan diberitahu soal ini,"


"Belum pak,"Aku menggeleng karena memang aku gak tahu apa apa.


"Kamu pernah diajak Beni kesuatu rumah yang kelak akan menjadi rumah dia untuk menikah?"


"I iya pak pernah,tapi kan itu rumah yang kelak akan menjadi tempat tinggal mas Beni beserta istrinya pak,"

__ADS_1


"Memang benar ,tapi sekarang rumah itu buat kamu,dan sudah diatasnamakan kamu?"


"Gak mungkin pak,sa saya bukan siapa siapanya,"


"Ini bacalah surat dari dia,sebenarnya saya pamanya Beni nak,dan dia menyerahkan rumah itu buat dia karena dia tidak akan sembuh dia memberikannya buat orang yang dicintainya meski tidak bisa bersama.


Aku menangis sesenggukan aku tak menyangka mas Beni melakukan semua ini demi aku,aku tak bisa berkata apa apa,dan pak Harno menenangkan aku.


"Makasih pak,tapi maaf saya tidak bisa menerima pemberian dari mas Beni,jika memang tidak ada yang menempati bisa digunakan untuk panti asuhan atau yang laen pak,"


"Sungguh Ra,apa kamu yakin,tidak akan menjualnya,,karena memang semua ini sudah atas nama kamu,dan hanya kamu yang berhak,"


"Gak pak terimakasih,saya serahkan semua kepada bapak saja,"


"Baiklah jika memang itu keputusan kamu,biar nanti saya sampaikan kepada Beni,"


"Emm maaf pak kalau boleh saya tahu keadaan mas Beni bagaimana ya,kenapa dia tidak pernah mau menerima tlf dari saya,"


"Beni,yah dia sangat memprihatinkan kondisinya naik turun,dia selalu mengawasi kamu selalu meminta foto kamu lewat saya,,sebagai penyemangat tetapi dia tidak mau menunjukkan diri sama kamu karena dia tidaak mau kamu sedih dan menangisi dia,"


"Hiks hiks,kenapa kamu melakukan semu ini buat aku mas,"


"Pak bolehkah saya tahu mas Beni untuk terkahir kalinya,saya mohon pak,"

__ADS_1


"Saya tidak bisa Ra,maaf tapi saya akan bicara denganya jika kamu ingin bicara,"


Pasrah hanya satu kata itu sekarang mau gak mau aku hanya menunggu kabar darinya semoga dia mau menelfonku,aku sangat berharap dia mau menghubungiku.


__ADS_2