
"Betaah amat dalam pelukan aku,gak mau dilepasin ne,"Ledek Reno akupun jadi salah tingkah sendiri.
"Isshh kamu apaan seh,aku kan takut sana sana jauh jauh"Aku mendorong Reno,"
"Takut apa nyaman kan orangnya sudah pergi,"
"Isshh bawel,,kamu kemana aja seh ngajak ketemuan telat lama banget,ngeselin banget seh jadi orang,"Aku ngomel ngomel sendiri.
"Iihh kamu kok malah nglihatin aku melulu jawab kalau nanya,"
"Habisnya dari tadi kamu udah kaya kereta aja gak ada berhentinya ngomong hehe,"
"Reeeenoooooo,"Aku memukul lengan dia.
"Ya ya ampun miss judes,"
"Ya udah kalau gak jadi ngomong aku pulang,"Aku marah dan berjalan meninggalkan Reno tetapi dia malah menahan tangan aaku.
"Tunggu jangan pergi dulu kenapa jadi cewek ngambekan aja seh,ayo duduk disana,"
Reno menarikku untuk duduk dikursi taman,aku hanya mengikuti dia.
"Udah mau ngomong apa?"
"Sabar kenapa jadi cewek gak sabaran banget seh,"
"Bodo,,ini tu udah hampir gelap kita masih disini nanti aku dicari sama ibu,"
"Tenang aja aku sudah minta ijin sama ibu kamu,$
"Ha,,kapan kamu ijin sama ibu aku?emang kamu punya nonya apa?"
"Itu seh soal gampang,kita cari makan dulu yuk sekalian makan malam,"
__ADS_1
"Terserah kamu saja lah capek aku debat sama kamu,"
"Nah gitu dong nurut ,kan cantiik"Aku sesaat diam dengan perkataanya Reno,,itu kan dulu kata kata mas Aldo buat aku.
"Hei kok malah bengong seh,"
"Eh iya gak kok yaa udah yuk berangkat,"
Kami masuk dalam mobil Reno dan memcari restoran untuk makan malam,karena waktu sudah magrib kiita berhenti di masjid dulu untuk melaksanakan shalat baru setelah itu kita berangkat lagi menuju restoran.Sekitar sepuluh menit kita sampai disalah satu restoran ternama dikota ku dan direstoran ini juga aku pertma kali diajak mas Aldo,kenapa harus kesini baatinku.
"Ayok masuk,jangan ngelaamun aja lapar ne,"
"Isshh bawel amat seh,ya ya kamu duluan sana aku dibelakanag,"
"Lady first dong,"Aku akhirnya menurut kami memasuki restoran masih sama seperti dulu.
"Duduk Ra,,kamu dari tadi kok kaya bingung gitu seh,apa jangan jangan kamu punya kenangan sama mantan kamu direstoran ini,"
""Enak aja,ya gak lah,,tapi memang ada kenangan direstoran ini tetapi bukan sama mantan aku,tapi sama temanku yang sekarang udah gak ada,"
"Ehh gak usah Ren,gak apa apa ko,,kita udah jauh jauh kesini,"
"Yakin gak apa apa Ra,"
"Iya ayok duduk lagi,"Aku mengajak Reno duduk lagi.
"Ok,,eemm kamu mau pesan apa Ra?"
"Apa aja Ren aku ikut,"
"Ya sudah,lalu Reno memanggil pelayan dan memesan makanan,*
"Oh ya sebenarnya kamu mau ngomong apa seh Ren?".
__ADS_1
""Nanti saja setelah kita makan ya,"
"Ihh bikin penasaran saja seh".
"Jangan manyun gitu jelek bibir kamu kaya bibir ikan Hahaha,"
Aku melotot ke Reno bisa bisanya ngatain aku ditempat rame seperti ini kan nyebelin,,
Sekitar lima menit pesanan makanan kami datang,dan kami memakanya,yang buat aku heran darimana dia tahu makanan favorit aku ya,,aahh nanti saja lah aku tanya aku udah lapar banget,batinku.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
"Ra boleh aku ngomong sekarang?"
"Ya Ren ngomong aja gak apa apa kok,"
"Tapi kamu jangan marah ya sama aku,"
"Ngomong aja belum Ren,"
"Ara sejak pertama kali aku melihatmu aku sudah tertarek sama kamu,,seperti sudah lama sekali aku kenal kamu,,aku sendiri gak tahu kenapa,,sejak pertemuan pertama aku sama kamu aku selalu mencari cari kamu sampai aku nyuruh orang buat menyelidiki kamu,,tapi rasa ini sunggguh besar sama kamu Ra,"
"Ren,ka kamu gak salah kan ngomong gitu,"Aku kaget tiba tiba Reno menyatakan cinta sama aku.
"Kamu gak perlu jawab sekarang Ra,,tapi tolong setelah ini jangan jahuin aku ya biarkan rasa ne terus mengalir buat kamu sampai suatu saat kamu nerima aku,"
"Maaf Ren aku,,aku gak tahu mau bicara dan jawab apa,,makasih ya Ren udah jujur sama aku,,tapi biarkan seperti ini dulu Ren aku belum siap membuka hati aku,aku masih takut,"
"Gak apa apa Ra,,,aku gak akaan maksa kamu ko,,aku bisa ungkapin perasaan ini saja hatiku sudah lega,"
"Makasih Ren,"Aku menunduk aer mataku menetes.
"Heii kok nangis seh,,jangan cengeng dong,"
__ADS_1
Aku tak bisa menjawab lagi pertanyaan Reno,dia memelukku dan menenangkan aku,aku tak peduli dengan sekelilingku lagi,,karena aer mataku tak mau berhenti.Tiba tiba Reno memegangi dadanya dan kesakitan aku gak tahu Reno kenapa,aku panik dan meminta tolong pada pengunjung Restoran untuk memanggil ambulan.