Penghianatan Seorang Sahabat

Penghianatan Seorang Sahabat
Mas Aldo Menemui Tristan


__ADS_3

Siang itu aku menangis sejadi jadinya dipundak mas Aldo,setelah puas menangis aku menceritakan semuanyaa ke mas


Aldo,mas Aldo pun menjadi geram karena sebagai laki laki itu tidak jantan hanya mendengarkan dari sepihak terus memutuskan.


"Sudah dek laki laki seperti itu tidak perlu kamu tangisi,"Mas Aldo menghapus aer mataku.


"Aku cinta sama dia mas,dia cinta pertama aku,aku gak mau putus mas,hiks hiks,"Aku tetap manangis.


"Ya sudah jangan nangis lagi yah,besak aku bantu jelasin ke pacar kamu biar gak salah paham lagi,"Mas Aldo menatapku.


"Benar mas,kamu mau bantu aku?"Jawabku dengan semangat.


"Ya Ra,aku bantu kamu,beruntung banget ya bisa dicintai wanita sebaek dan secantik kamu,"Mas Aldo menoel pipiku.


"Iihh maas Aldo,nek beruntung dia gak giniin aku mas,"Aku melamun.


"Udah sekarang aja kita temui pacar kamu,"Mas Aldo beranjak berdiri.


"Tapi kan mas aku masih jam kerja,"Aku menolak.


"Tenang saja nanti aku bilang sama Hana,kamu tlf pacar kamu gih ajak ketemu tapi jangan bilang aku ikut dulu,"Mas Aldo memberi saran.


"Baek lah mas aku coba tlf ya?"Aku mengeluarkan ponsel dsaku celanaku.


"tut tut tut,"


"Gak diangkat mas,"Jawabku lesu.


"Coba lagi aja Ra,"


Setelah beberapa kali aku tlf akhirnya panggilan tlfku diangkat kak Tristan.

__ADS_1


"Halo ada apa?"Jawab kak Tristan ketus.


"Ha halo kak bisa kita bertemu sekarang?"Aku tergagap.


"Mau apa lagi?".


"Tolong kak kali ini saja ada yang mau aku sampaikan,"Aku memohon.


"Baiklah dimana?"Jawab kak Tristan.


"Ditaman aja gimana kak deket tempat kerjaku,alamatnya aku chat,"


"Ya,"panggilan dimatikan.


hhhuuffffttt(lesu).


"Ayok berangkat jangan ngelamun Ra,"Ajak mas Aldo.


"Ya mas,"Lalu aku keluar dari toko dan membonceng mas Aldo ke taman,aku menunggu kak Tristan sekitar setengah jam.


"Kak,"aku menoleh ke belakang.


"Kamu kenapa dek kok pucet?"Kak Tristan terkejut melihatku mungkin aku berantakan dengan mata sembab juga kurang tidur.


"Gak kak aku gak apa apa,duduk kak,"Aku mengajak kak Tristan duduk.


"Kak apa aku boleh nanya?"Aku memulai obrolan.


"Boleh mau tanya apa?"Jawab kak Tristan.


"Apa kakak benar benar udah gak mencintai aku lagi,apa kakak udah punya wanita laen?"Tanyaku sambil menahan aer mata.

__ADS_1


"Kenapa kamu bertanya seperti itu,kamu dek yang mulai duluan maen sama laki laki laen tanpa seijinku,,aku kecewa sama kamu dek aku marah,aku cemburu,"Jelas kak Tristan.


"Maafin aku kak,tapi aku gak ada hubungan apa apa sama laki laki itu kak dia hanya sekedar mencaarikan aku kerja,karena aku yang nanya aku bosen dirumah kak,"Jawabku.


"Apa yang memberi tahu aku jalan dengan laki laki laen Erna kak?"Tanyaku penuh selidik.


"Kenapa kamu bawa bawa orang laen?"Kak Tristan mulai marah.


"Karena aku ketemu Erna kak,ketemu dia saat aku dijemput dan diantar mas Aldo,atau jangan jabgan kakak ada hubungan dengan Erna,"


"Tidak usah menyalahkan dan mencari kesalahan orang laen dek,mana ada maling ngaku,kalau ngaku penjara penuh,"Jawab kak Tristan sinis.


"Apa yang dikatakan Ara memang benar aku tidak ada hubungan apa apa sama Ara,aku hanya membantu dia,tolong jangan kasar sama perempuan,"Tiba tiba mas Aldo datang.


"Owwww ada pahlawan kesiangan disini,"Jawab kak Tristan bertolak pinggang.


"Buukkk mas Aldo memukul kak Tristan,jaga ya mulut lo,aku disini sudah sabar menghadapi kamu,aku sudah menjelaskan kebenaranyaaa,jika memang kamu tak percaya silahkan tapi jangan kasar sama perempuan,seharusnya lo beruntung bisa dicintai Ara sedalam itu,tapi matamu buta oleh omongan orang laen,asal kamu tahu aku sudah bertunangan dengan wanita laen,"


sini Han,tiba tiba mas Aldo memanggil seorang perempuan dan perempuan itu adalah mbak Hana.


Aku terkejut mas Aldo memukul kak Tristan,yang membuaat aku kaget lagi adalah kedatangan mbak Hana sebagai tunangannya mas Aldo.


"Mas sudah cukup ayo kita pergi dari sini percuma aku jelasin kalau kak Tristan gak percaya,"Aku berlari meninggalkan mereka yang mematung melihat kepergianku.


"Ara tunggu kamu mau kemana?"Mas Aldo meneriakiku,aku tak perduli dan terus berlari.


"Han kita kejar Ara dia gak fahaam daerah sini,"Mas Aldo menggandeng mbak Hana pergi.


"Tunggu!apa bener Ara kerja disekitar sini?"Kak Tristan tiba tiba mencegah mbak Hana dan mas Aldo peergi.


"Ya benar Ara bekerja ditoko ku sudah 2minggu dia bekerja,"Jawab mbak Hana.

__ADS_1


"Bodoh bodoh,"Kak Tristan terduduk lesu dan memukuli kepalanya sendiri.


"Daripada kamu meratapi kebodohannmu lebih baek kejar Ara sebelum terjadi sesuatu sama dia,dia baru didaerah sini,"Saran mas Aldo kepada kak Tristan.


__ADS_2