Penghianatan Seorang Sahabat

Penghianatan Seorang Sahabat
Sakit


__ADS_3

Ditempat laen Reno menghubungi Hana,dia mengajak Hana bertemu,sedangkan Hana yang masik asik bersama Rendi terkejut karena Reno mengajak bertemu bukanya tadi dia habis bertemu batin Hana.


Hana lalu mengajak Rendi pulang,karena Hana akan menemui Reno Hana fikir ada hal penting yang akan dibicarakan Reno.


Disebuah kafe Reno sudah menunggu Hana,dia gelisah Hana tak kunjung datang dia selalu melihat ke arah pintu,sekitar sepuluh menit Hana telah tiba di kafe,Reno melambaikan tangan kepada Hana.


"Maaf pak ada apa mengajak saya bertemu disini apa ada hal penting soal bisnis?"Tanya Hana.


"Silahkan duduk dulu,bukan masalah bisnis dan ini diluar hanya kita jangan panggil pak,"


"Terima kasih pak,eh Reno,kalau bukan soal bisnis lalu soal apa?".


"Maaf sebelumnya,jika pertanyaan saya membuat kamu sedih atau teringat masa lalu tapi tolong jawab dengan jujur di masa lalu kamu sama Aldo ada hubungan apa?".


"Ma maksud kamu apa?".


"Gak usah kaget,tolong jawab kalian dulu ada hubungan spesial apa tidak?".


"Saya sama Aldo memang sahabat dari kecil,kami tidak pernah terpisahkan,sebenarnya saya menaruh hati sama dia,tetapi sayang dia malah mencintai perempuan laen,saya pernah menyatakan cinta terhadapnya tetapi dia hanya menganggap saya sahabat gak lebih,"Hana diam dia menerawang ke masa lalu.


"Aku rasa dulu Aldo sempat ada rasa sama kamu,aku adalah orang yang mendapat donor mata dan jantung dari Aldo,tadi saat aku melihat kamu dekat dengan Rendi saya meraasa gak rela makanya saya langsung bertanya sama kamu,saya tidak mau menyakiti Ara,makanya saya memperjelas dengan bertanya kepada kamu,"


"Enggak mungkin Ren,gak mungkin,"Hana terlihat shock dia menangis entah dia senang atau sedih karena Aldo sudah tidak ada.


"Maaf aku gak bermaksud membuat kamu sedih,jangan nangis ya,nanti jelek lo,"Hana berhenti menangis,dia memandang Reno,kata kata yang keluar dari mulut Reno sama dengan kata kata yang sering Aldo ucap jika Hana menangis.


"Nah gitu kan cantik,"Reno menoel pipi Hana.


"Cukup,kamu itu Reno bukan Aldo jangan bicara seperti dia,"Bentak Hana.

__ADS_1


"Maksud kamu apa Han,saya memang Reno aku tidak pernah mencontek kata kata dia memang aku salah bicara?".


"Sudah Ren cukup,kamu sudah menjadi tunangan Ara,jangan kamu ungkit masa lalu biarkan aku juga bahagia dengan yang laen,dulu memang aku sangat mencintai Aldo,tetapi dia tidak cinta sama aku,kamu bukan Aldo,hanya mata dan jantung kamu milik Aldo,aku mohon jangan sakiti Ara,dia sudah cukup menderita selama ini,apa lagi dulu dia sempat disalahkan olehh keluarga Aldo atas kecelakaan yang menimpa dia sampai akhirnya dia meninggal,"


"Ara anak yang baek,jangan sia siakan dia,kamu sudah memilih dia kan?maka jangan pernah sekalipun kamu menyakiti dia karena aku sudah menganggap dia adekku sendiri,".Reno diam mungkin benar itu hanya perasaan sesaat karena jantung Aldo yang berada dalam dirinya,dia sudah memutuskan memilih Ara menjadi calon istrinya.


"Iya Han,aku tahu maafkan aku,aku gak akan menyakiti Ara,aku akan meminta maaf sama dia gara gara ini aku sudah menyakiti dia,"Reno teringat akan sikapnya tadi sama Ara dia lalu membuka ponsel dan banyak sekali chay juga panggilan daei Ara.


"Kenapa Ren?"


"Banyak banget chat juga panggilan dari dia Han,"


"Pasti dia kawatir sama kamu,cepat hubungi dia balik!".


Reno menghubungi Ara,tetapi tidak bisa berkali kali dia mencoba menghubungi Ara tetap tidak ada jawaban,Reno sangat kawatir dengan Ara.


"Enggak bisa Han,apa mungkin dia tidur ya?".


"Coba aku tlf siapa tahu kalau aku yang hubungi bisa," Hana mengeluarkan ponselnya dan menelfon Ara.


📞. Halo Ara kamu lagi sibuk ya?"


📞. Halo maaf ini siapa,Ara sedang berada dirumah sakit,saya tantenya.


📞. Ya Alah Ara kenapa tan?"Panik mbak Hana.


📞. Tadi pingsan terus mimisan gak berhenti berhenti makanya kami membawa kerumah sakit.


📞. Tan kirim alamat rumah sakitnya saya akan kesana sekarang.

__ADS_1


Hana mematikan sambungan tlfonya,dan mengajak Reno kerumah sakit


"Ada apa Han,siapa yang sakit kenapa kamu cemas sekali".


"Ara masuk rumah akit Ren,"


"Apaaa Ara masuk rumah sakit,pasti gara gara aku,"Reno nampak sedih.


"Kita kesana sekarang,lihat keadaan dia,"


Akhirnya Reno bersama Hana menuju rumah sakit Harapan,dia akan melihat keadaan Ara,Reno terlihat sangat kawatir dia juga merasa bersalah kepadaku.


Sekitar satu jam mereka tiba dirumah sakit Hana lalu mencari ruangan dimana Ara dirawattadi tante Rina sudah memberi tahu.


"Tan gimana keadaan Ara?".


"Masih menunggu hasil lab,dia belum sadar sampai sekarang,bapaknya masih mendonorkan darah untuknya,kondisinya drop tiba tiba,"Jelas tante Rina.


Reno lemas,dia menyugar rambutnya kasar dia merasa bersalah karena dari pulang tadi dia mendiamkan Ara.


"Kamu yang sabar Ren,Ara pasti sembuh ko,"


"Iya tan,maafin aku sudah membuat Ara seperti ini,aku gak bisa menjaga Ara,"


"Kamu jangan menyalahkan diri kamu sendiri,Ara pasti baek baek saja,kita doakan sama sama semoga hasilnya baek,"Hana menenangkan Reno.


Mereka bertiga duduk dikursi tunggu menunggu dokter dan bapaknya Ara yang samoai sekarang belum keluar.


Dokter keluar dari ruangan,dia memberi kabar bahwa Ara kondisinya sudah stabil,tetapi belum siuman,hasil lab masih besak akan keluar.

__ADS_1


__ADS_2