
Setelah menelfon ibu aku lalu keluar kamar dan melihat bapak sedang berbincang nincang bersama tante,aku menghampirinya karena ingin memberi tahu kalau aku besak sudah mulai bekerja.
"Bapak kapan pulang?"
"Baru saja sayang ini bapak baru selesai mandi,"
"Pak aku udah diterima kerja loh di mall,"
"Benarkah nak,Alhamdulilaah jika sudah mau bekerja,"
"Ya pak tante tadi yang bantuin aku masukin kerja ditempat temenya,"
"Temen siapa ma,kok aku gak tahu,"Tanya bapak kepada istrinya.
"Itu lo pa si Indri temen aku dulu pas kerja dipabrik,"
"Oh ya aaku paham,kamu kerja dibagian apa sayang,"
" Katanya seh di kosmetik pak,"
"Bagus bapak hanya bisa dukung dan doain kamu Ra,"
"Itu yang terpenting pak,"
Sehabis ngobrol bersama bapak,tante mengajak kami makan malam bersama.Selesai makan aku lalu masuk kamar aku membuka ponsel ku,lama aku gak buka akun sosial mediaku,aku membuka dan ternyata banyak banget DM juga pesan dari kak Tristan,mau apa lagi dia,aku malas untuk membukannya,saat aku akan menutup akunku tiba tiba ada pesan dari kak Tristan lagi awalnya aku gak mau membukaanya tetapi ada kata kata yang membuat aku ingin membacanya.
"Dek tolong dengarkan penjelasan aku dulu aku salah dek sudah menghianati kamu tapi semua terjadi karena kesalahan aku dan Erna,waktu itu aku mendengar Erna berteriak meminta tolong aku kira dia kenapa kenapa tanpa bertanya aku langsung masuk dan disana Erna telah telanjang dek dia terjatuh dan aku menolongnya disitulah kesalahanku tidak bisa menahan hawa nafsuku sendiri.Aku akan bertanggung jawab dek seperti mau kamu tapi satu hal yaang harus kamu tahu sedikitpun hati dan cintaku tetap untuk kamu dan tak tergantikan oleh siapapun termasuk Erna.
Aku menangis membaca pesan kak Tristan,jujur aku juga masih cinta sama kamu kak batinku,aku tidak menghiraukan pesannya aku menangis sejadi jadinnya,sampai aku lelah dan tertidur.
Tak terasa pagi telah tiba,aku mengucek mata lalu bangun dari tempat tidur membereskan tempat tidur dan bergegas mandi aku tidak mau terlambat bekerja di hari pertamaku.
"Selamat pagi semua,waahh harum banget baunya,masak apa tante?"
"Pagi juga sayang ,wahh kamu udah cantik aja Ra,masih pagi loh masak sudah mau berangkat,ini tante masak nasi goreng aja,"
"Hehe gak apa apa tante biar nanti gak terlambat,"
"Pagi sayang ,kamu udah siap aja,"sapa bapak
"Ya pak,aku nanti nebeng bapak ya?"
"Loh kamu gak bawa motor sendiri saja Ra,"tawar tante
"Laen kali saja tante aku belum hafal jalanan sini takut nyasar,"
"Baiklah jika itu mau kamu,"
Aku berangkat bersama bapak sekitar satu jam aku tiba ditempat kerjaku.
"Aku masuk dulu ya pak,bapak hati hati kerjanya,"
"Ya sayang kamu juga ya,"Bapak mencium keningku akupun mencium tangan bapak.
"Sana masuk bapak berangkat ya,"
"Oke hati hati pak,"
Aku berjalan masuk dan menuju lantai dua,kemarin mbak Indri sudah memberi tahuku dimana tempat kerjaku.
"Selamat pagi kak,"Aku menyapa rekanku
"Selamat pagi juga,kamu karyawan baru ya,,kenalkan saya Rose mengulurkan tangan kepadaku,"
"Salam kenal kak,aku Zahra biasa dipanggil Ara,mohon bimbinganya ya kak,"
"Ya gampang kok kerja disini hanya menawarkan produk ini dan menungu dikasir kita bergantian ya,"
"Oke kak siap,"
Saat kak rose menjelaskan tentang produk produknya pak Beni datang.
"Selamat pagi Rose dan Ara,wah kalian sudah tampak akrab bagus kalau begitu jadilah rekan yang solid yaa,"
"Selamat pagi juga pak,baik pak kami akan bekerja sama dengan baek,"Jawab kak Rose.
__ADS_1
Pengunjung mulai berdatangan aku bersiap siap menawarkan produk kami,dan ternyata banya k yang tertarik dengan yang aku tawarkan,aku sangan senang sekali.
"Wah hebat kamu Ra produk kita langsung diserbu pembeli loh,"Puji kak Rose.
"Alhamdulilah kak,"
"Udah jam istirhat lo kamu makan duluan saja Ra nanti giliran aku,"
"Oke kak,lalu aku berjalan kebelakang untuk mengambil dompet dan akan mencari makan,"
Selesai makan aku lalu bergegas kembali agar kak Rose bisa gantian makan siang.Tak terasa waktu begitu cepat hari sudah malam sudah saatnya aku pulang,dan bodohnya aku kenapa tadi gak tanya ke tante soal ojol atau taksi ya,aku kan gak ngerti daerah sini menepuk jidatku sambil menggerutu.
"Aduh gimana ya batre hpku juga lowbet lagi,kak Rose udah keburu pulang,"Duduk di depan mall.
"Loh Ra kok belum pulang?"Pak Beni mengejutkanku.
"Eh bapak ,hehe iya pak belum,eemm maaf pak boleh saya bertanya,"jawabku sambil nyengir.
"Boleh silahkan,"
"Emm apa ada ojol disini pak atau taksi gitu aku gak tahu mau pulang naek apa,aku tadi lupa nanya sama tante hp saya juga lowbet,"
"Hahaha kamu itu lucu,"
"Kok bapak ketawa,"Aku garuk kepala.
"Masak mau pulang gak tahu jalan Ra,Ra,"
"Kan saya orang baru pak,"
"Alamat rumah kamu dimana?"
"Dijalan xx pak,"Aku menyebutkan alamat.
"Wah kita searah ayo ikut saja saya antar kamu,"
"Terima kasih pak nanti merepotkan bapak,"
"Ini sudah kelewat malam tidak ada kendaraan disini,ayo masuk kita searah aku akan mengantar kamu samapi rumah,"
Tak ada obrolan didalam mobil sampai pak Beni memulai bicara.
"Eehm Ra kamu sudah lama tinggal disini,"
"Saya baru satu minggu pak,"
"Oh pantes kamu tidak tahu seluk beluk kota ini,,disini itu setiap jam delapan malam semua kendaraan umum sudah tidak beroperasi lagi,jadi kalau mau bekerja lumayaan jauh dan memakan waktu sampai malam sebaeknya bawa kendaraan sendiri,"jelas pak Beni.
"Oh begitu ya pak,"Aku manggut manggut
"Ngomong ngomong jangan panggil bapak,saya belum menikah,kita kan lagi diluar jam kerja,"
"Tapi pak kan bapak bos saya,"
"Ya tapi ini diluar,anggap saja temen kamu atau kakak kamu,"
"Baeklah kalau gitu saya panggil mas saja ya,"
"EEM boleh juga kedengarany lebih akrab,"
"Iya pak,eh mas," hahahaha kami tertawa bersama.
"Stop mas itu rumah saya,eemm terima kasih ya mas tumpanganya,"
"Iya sama sama,laen kali boleh ko nebeng lagi,"Tawar pak Beni.
"Iya mas terima kasih sekali lagi,saya permisi mas,"
"Ya sama sama salam buat keluarga kamu,"
Aku berjalan masuk tiba didalam tante menghambur memelukku pasti kawatir sama aku.
"Ya Alah Ra kamu gak apa apa kan gak terjadi apa apa kan maafin tante lupa memberi tahu kamu tentang keadaan disini,"Menangis memelukku.
"Aku gak apa apa tante,aku juga salah gak tanya tanya dulu tante,"
__ADS_1
"Oh ya sebentar tante tlf bapak kamu dulu tadi pulang terus menyusul kamu,"(Tante menelfon bapak).
"Kamu pulangya sama siapa tadi Ra?"
"Diantar pak Beni tante kebetulan searah rumahnya,tadiny aku nolak tapi pak Beni memaksa ya aku ikut aku bingung tadi mau tlf tante hpku lowbet.
"Pantas saja tante tlfonin kamu gak bisa,"
"Hehe maaf tante lupa charger semalam,"
"Ya sudah kamu bersih bersih sana trus makan,"
"Siap tante cup,"Aku mengecup pipi tante
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Di kota A terjadi kehebohan karena kehamilan Erna sudah diketahui oleh mamanya,awalnya mamanya Erna marah dan menyuruh Erna pergi dari rumah,saat itulah Tristan datang melamar Erna.
"Dasar anak tidak tahu diri,gak punya harga diri kamu jadi wanita mau maunnya ditidurin laki laki yang gak bertanggung jawab,mama benar benar malu punya anak seperti kamu"Mamanya Erna memarahi Erna.
"Maafin aku ma,aku memang tak berguna menjadi anak hanya akan menjadi beban mama dan buat mama malu tolong maafin aku ma,"Bersujud dikakai mamanya sambil menangis.
"Siapa laki laki itu Er,mama akan minta dia tanggung jawab,"
"Jawab Er jangan hanya menangis,atau dia tidak mau bertanggung jawab atas perbuatanmu sendiri hah?semakin tersulut emosi,"
"Ampun ma,"hanya itu yang keluar dari mulut Erna.
"Baek jika kamu tidak mau jujur,pergi kamu dari sini mama malu punya anak seperti kamu sebelum ada laki laki yang akan bertanggung jawab atas bayimu jangan pernah kembali kesini,"Sambil terisak.
"Sekali lagi maafin aku ma,aku akan pergi dari sini ma,aku akan merawat anak ini sendiri,"
Erna beranjak pergi untuk mengemasi barang barangnya setelah selesai lalu dia melangkah keluar rumah untuk meninggalkan rumahnya,saat akan pergi tiba tiba Tristan datang,Erna sangat terkejut pasalnya selama ini dia tidak pernah lagi bertemu Tristan sejak kejadian yg terakhir kali dan mengakibatkan dia hamil.
"Saya akan bertanggung jawab tante,saya akan menikahi Erna,"
"Maksud kamu apa Tris?"tanya mamanya Erna yang nampak terkejut.
"Anak yang dikandung Erna anak saya tante,maafkan saya yang sudah merusak masa depan Erna sayaa siap bertanggung jawab tante,"
Plak(sebuah tamparan mendarat dipipi Tristan)mamanya Erna menampar Triistan.
"Laki laki macam apa kamu,kamu sudah membuat Ara kecelakaan dan sekarang kamu merusak anak saya hah,"Bentak mamanya Erna.
"Dan kamu Er mama gak nyangka kamu setega itu sama Ara sahabat kamu sendiri,teman macam apa kamu mama malu punya anak seperrti kamu,malu,"Mamanya Erna menangis sejadi jadinya.
Erna bersujud dikaki mamanya dia juga menyesal atas apa yang dilakukanya,tapi semua penyesalan memang datangnya terlambat,dia hanya bisa menangis dan menjalani kehidupanya bersama Tristan.
Awalnya Erna tak percaya jika kedatangan dia kesini akan bertanggung jawab atas kehamilnnya karena Erna menyembunyikanya dari dia,awalnya Erna akan membesarkan ananknya sendiri karena tahu Tristan bahaagia dengan Ara,Erna tidak tahu jika sepupunya telah menemui Ara sebelumnya.
Setelah semuanya tenang akhirnya mamanya Erna merestui mereka dan secepatnya akan menikahkan mereka sebelum perut Erna membesar.
"Sore itu Erna menemui Tristan dirumahnya dia akan membicarakan tentang pernikahanya.
"Mas maaf jika kamu terpaksa menikahiku kamu bisa menggaggalkanya sekarang sebelum semua terlambat,"
"Aku akan tetap menikahi kamu,dia tidak bersalah,janin itu suci dia darah dagingku sendiri,"
"Lalu bagaimana sama Ara,"
"Aku sudah putus tepatnya dia yang meninggalkanku dia menyuruhku untuk tanggung jawab terhadapmu,"
"Apa?? jadi Ara sudah tahu,"Erna sangat terkejut.
"Ya dia susah tahu semuanya,aku akan belajar mencintai kamu,"
"Ya aku paham,kamu hanya cinta sama Ara bukan aku,maafkan aku yang sudah merusak hubungan kalian aku menyesal,"Erna menangis.
"Sudahlah semua sudah terjadi,"Ttristan memeluk Erna.
"Kita salah disini aku sudah mencari cari Ara tapi tidak ketemu dia sengaja pergi dari kota ini,aku akan meminta maaf sama dia,"
"Ya aku juga mas,"
Mereka telah menyesali perbuatanya hanya karena nafsu sesaat mereka kehilangan sahabat dan cinta mereka.
__ADS_1