
Aku memutuskan untuk menerima cinta mas Beni aku akan berusaha untuk membuka hatiku lagi buat laki laki laen,aku tidak mau terpuruk dalam kesedihan.
"Mas bantu aku agar aku bisa cinta sama kamu,aku akan berusaha mencintai kamu mas,"
"Ya Ra aku akan buat kamu jatuh cinta sama aku,aku akan setia menunggu kamu sampai kamu mencintai aku,"
"Terima kasih ya mas,eemm sudah malam ayo pulang mas nanti bapak nyariin,"Ajakku pada mas Beni.
"Ya Ra ayo,"Kami keluar dari Restoran dengan bahagia,kami bergandengan tangan menuju mobil mas Beni.
"Silahkan tuan putri,"Mas Beni membukakan pintu mobil untukku.
"Makasih mas,kamu mas bisa aja ,tuan putri dari kampung apa,"Gurauku
"Hahaha tuan putri aku lah Ra,"
Malam itu mas Beni terlihat sangat bahagia sekarang banyak tersenyum dan tertawanya tidak dingin seperti awal bertemu.Aku berjanji pada diriku sendiri akan mencintai mas Beni dan melupakan masa laluku.
"Gak mampir dulu mas?"Aku sudah tiba dirumah dan turun dari mobil.
"Udah malam Ra gak enak sama tetangga,salam buat om sama tante ya,"
"Ya mas,,kamu hati hati ya jangan ngebut ngebut,"
"Iya sayang,selamat malam love you,"
Aku hanya tersenyum melihat tingkah mas Beni,sejujurnya aku bahagia diperlakukan seperti ini beda jauh sama kak Tristan dulu.
"Malam pak kok belum tidur,"Aku menghampiri bapak diruang tamu.
"Belum sayang kamu baru datang?"
"Ya pak,,tante kemana pak kok gak lihat aku,"
"Tantemu lagi keluar sama Indri sayang,"
"Ohhh,pak aku tadi menerima cinta mas Beni,"
"Bapak hanya bisa mendukung kamu sayang,tapi ingat pesan bapak pacaran yang sewajarnya saja ya,jangan mudah dirayu laki laki untuk diajak melakukan hal hal yang tidak baek"Nasehat bapak.
"Iya pak aku ngerti,gak ada tante sepi ya pak,"Aku tiduran di pangkuan bapak.
"Ya kan tantemu yang paling cerewet sayang,"
Aku sudah tidak mendengar suara bapak bicara lagi karena aku tertidur di pangkuan bapak tempat ternyaman aku.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
__ADS_1
Pagi ini aku diajak mas Beni jalan jalan karena tempat kerjaku libur,hubunganku dengan mas Beni semakin dekat akupun mulai nyaman dan sayang denganya,sekitar sepuluh menit mas Beni sudah datang menjemputku.
"Aduuhh pacar aku cantik banget seehh,"Sambil mencubit pipiku.
"Mas Beni bisa saja,kan memang aaku cantik,kalau gak cantik kamu gak mungkin suka sama aku,"Jawabku sambil tertawa.
"Pinter banget seh sayangnya aku,"
"Ehm ehm pagi pagi udah ada yang digombalin,"Ledek tante.
"Pagi tante,saya mau ijin ajak Ara jalan jalan boleh?"
"Ya boleh dong Ben,jaga anak tante dengan baek ya,"
"Ihhh tante memangya aku anak kecil perlu dijaga segala sambil mengerucutkan bibir,"
"Hahah kalian langsung berangkat apa sarapan dulu,"
"Kami langsung berangkat saja tante,"
"Ya baeklah hati hati kalian ya,"
"Siap tante,"
"Aku berangkat dulu ya tan,aku mencium tangan tante,"
Akhirnya kami berangkat,perjalanan selama tiga jam kami tempuh,aku sangat takjub dengan pemandangan yang indah di kanan kiri jalan,ternyata mas Beni membawaku ke salah satu tempat wisata sebuah aer terjun yang indah dan terdapat taman taman bunga juga disana.
"Masyaalah mas indah banget,"
"Apa kamu suka sayang,"
"Ya aku suka banget makasih ya mas,aku memandang mas Beni dan dia tiba tiba mencium keningku,"
"Aku bahagia melihat kamu selalu tersenyum seperti ini Ra,"
"Kamu yang sudah buat aku selalu tersenyum mas,aku memeluk mas Beni,"
Aku mengajak mas Beni untuk mendekat ke aer terjun,aer yang sangat dingin aku bermain aer bersama mas Beni,kami saling bercanda dan menikmati indahnya pemandangan sekitar.
"Sayang kesana yuk mas Beni mengajak ke sebuah gazebo untuk dudum bersantai,"
"Ayo mas,"
"Waaahh dari sini indah banget mas,aku bergelayut manja dilengan mas Beni,"
"Ya sayang lebih indah daripada disana,"
__ADS_1
"Masss lapeerrrr,"Rengekku manja.
"Aduuhh sayangnya aku kelaperan ya,kamu tunggu disini ya aku beli makanan dulu,kamu mau makan apa sayang?"
"Apa saja mas aku ikut,"
"Kamu jangan kemana mana tunggu sini,"
"Siap sayang,"
"Apa tadi kamu bilang,"Mas Beni kembali berbelok mendengar aku panggil sayang.
"Coba kamu bilang sekali lagi,"
"Iihh gak ada siaran ulang mas,"
"Ayolah sayang ulangi lagi tadi,gak jadi beli makan neh,"
"Iya sa ya ng aku tunggu sini,"Mas Beni langsung memelukku dan mencium keningku.
"Heeemm dasar bucin kamu mas,udah sana cepetan beli makan aku laper taukk,"
"Oke,"
Mas Beni pergi untuk membeli makanan,,aku yang mudaah bosan akhirnya memutuskan untuk jalan jalan sebentar ke taman,dan saat tengah asik melihat lihat bunga tanpa sengaja aku melihat kak Tristan.
"Duh kenapa adaa dia seh,ngapain juga ada disini?"Batinku.
Saat aku akan kembali ke gazebo tempat aku tadi Kak Tristan keburu melihat aku.
"Ara,,,,,tunggu,"Dia berjalan menghampiriku.
"Ya,,ada apa?"
"Ka kamu sudah sembuh Ra,ini bener kamu kan?"
"Ya kenapa memangnya kamu berharap aku gak sembuuh gitu,"
"Enggak gitu Ra,aku senang melihat kamu ceria lagi,,kamu ngapain disini sama siapa?"
"Aku berdua ko sa,,,,,,,sayang ini makananya udah datang kamu ngapain disitu?"mas Beni menghampiriku.
"Iya sayang,,yuk balik sana aku laper,"Aku menggandeng tangan mas Beni dan pergi meninggalkan Kak Tristan.
Kamu cantik banget Ra sekarang,apa kamu benar benar sudah melupakan aku,padahal aku masih mencintai kamu.Maafin aku atas kecerobohan dan kekhilaafan aku Ra,kalau aja aku tidak selingkuh pasti saat ini kita sudah bahagia aku menyesal Ra,menyesal gumam Tristan.Dia memandang kepergian Ara dan pacarnya.
Aku kembali ke gazebo untuk makan bersama mas Beni menyuapai aku makan,dan aku suka dengan perlakuanya sama aku.Dia sangat menghargai aku
__ADS_1
selalu memberi apa yang aku minta dia sayang banget sama aku tulus mencintai aku aku beruntung bisa mendapat laki laki seperti mas Beni.