Penghianatan Seorang Sahabat

Penghianatan Seorang Sahabat
Masa lalu Reno


__ADS_3

Hari hari aku lalui dengan bahgia,ada juga dalam keadaan sedih,hubunganku dengan Reno juga semakin mesra dan saling tahu apa kekurangan juga kelebihan masing masing.


Tak terasa ternyata hubunganku denga Reno sudah berjalan 5bulan sebagai tunangan dan Reno juga sudah melamar aku,keluargaku sangat bahagia karena sebentar lagi aku akan menjadi seorang istri.Dalam hubungan kami tidak selalu mulus ada juga godaan dari luar sana tetapi kami berhasil melewatinya.


Acara pernikahan kami akan diselenggarakan dua bulan lagi,rasanya tak sabar akan menjadi seorang istri ada rasa deg degkan pokoknya campur aduk.


Hari ini Reno mengajakku ke makam mas Aldo,akupun juga setuju karena kami akan menikah kami akan memberi tahu mas Aldo walau hanya didepan nisannya aku yakin dia melihat dari atas sana.


📞 "Sayang kamu udah siap belum?aku sudah dijalan ini,"


📞. "Iya sayang aku juga udah siap,aku tunggu dirrumah ya?".


📞. "Oke sayang,tunggu ya muaacch,"


Reno mematikan tlfnya aku hanya tersenyum mendengarnya,semakin kesini dia semakin manja saja padaku.


"Sayang kamu mau kemana udah cantik saja?"Tanya Ibu yang memperhatikan aku sudah nampak rapi.


"Aku mau ke makam mas Aldo bu,akan meminta restu,pasti dia senang aku akan menikah dengan Reno,",


"Baiklah tapi ingat jangan pergi kemana mana ya,sebentar lagi kalian menikah,habis dari makam langsung pulang,"Nasehat ibu.


"Iya bu,saat ngobrol dengan ibu terdengar suara mobil berhenti didepan rumah pasti Reno?".


"Tok tok, sayang,"Panggil Reno dari luar.


"Ya sayang,kalau bertamu itu salam dulu,".


"Hehehe assalamualaikum,".


"Walaikumsalam,telat".


"Jangan cemberut gitu kamu udah siap?".


"Udah dari tadi,yuk berangkat kata ibu kita nanti habis dari makam langsung pulang,".


"Iya,iya bawel,"Mencubit pipiku.

__ADS_1


"Iihh Reno apaan seh,sakit"Aku mendahuluinya ke mobil.


Kami melajukan kendaraan menuju makam,sekitar dua puluh menit kami tiba dimakam dan turun lalu menuju tempat peristirahataan terakhir mas Aldo.


"Assalamualaikum mas,aku Ara,aku datang lagi mas,aku kesini untuk menyampaikan berita bahagia ini,aku dan Reno akan menikah mas dua bulan lagi,pasti kamu senang kan mas melihat aku bahagia,dulu kamu pernah bilang akan menunggu aku menikah baru kamu akan menikah,sekarang aku menikah mas,,semoga kamu disana bahagia ya mas,"Aku menenteskan aer mataku tak menyangka sudah selama ini mas Aldo meninggalkan aku.


"Hae Al,aku tak tahu mau bicara apa lagi,aku banyak banyak berterima kasih sama kamu,kamu sudah rela memberikan mata dan juga jantung kamu sama aku,seharusnya aku yang berada disini bukan kamu,tetapi kamu malah merelakan nya demi aku,sekarang orang yang kamu cintai juga akan menikah denganku,seperti pesan kamu terhadapku aku akan menjaga dan melindungi Ara,,semoga kamu merestui kami dari atas sana Al,"Reno lalu menaburkan bunga diatas makam mas Aldo.


Kami lalu berdoa untuk mas Aldo,,selesai mendoakanya kami lalu pulang Reno terus menggandeng tanganku.


Reno mengajakku mampir makan bakso makanan favorit aku,dan akupun menyetujuinya.Saat kami tengah asik menikmati bakso tiba tiba ada seorang perempuan menghampiri kami dia lalu memeluk Reno aku dibuatnya terkejut dengan perlakuanya.


"Reno,ya ampun aku kangen banget sama kamu,kemana aja kamu selama ini aku mencari cari kamu?".


"Intan???ka kamu ngapain disini?"Reno sangat terkejut dan mendorong perempuan itu agar tak memluknya.


"Seharusnya aku yang bertanya kenapa kamu disini,aku mencari cari kamu selama ini,kamu menghilang tanpa ada kabar setelah pertunangan kita".


"Uhuk uhuk aku tersedak mendengar pembicaraan wanita itu,apa tadi dia bilang,tunangan Reno!!!!ja jadi Reno dulu punya tunangan???Aku shock.


"Sayang dengerin aku dulu kamu jangan salah paham ya?".


"Ohh jadi gara gara perempuan ini kamu ninggalin aku Ren?"


"Tutup mulutmu!!!Kamu yang sudah menghianati aku memangnya aku tidak tahu kelakuan kamu apa?"Bentak Reno.


"Ma maksud kamu apa Ren,aku gak pernah hianati kamu?".


"Pembohong,lalu apa yang kamu lakukan dengan Edi dihotel sehari sebelum kita bertunangan hah!!"


Wanita itu tidak bisa menjawab apa apa dia bengong,Reno lalu menggandeng tangan aku dan mengajakku pergi dari sana,aku juga tak bicara sepatah katapun aku juga diam.


"Ren tungggu!!Aku bisa jelasin,Reen,".Teriak wanita itu dan Reno tak menggubrisnya.


Didalam mobil kami hanya saling diam Reno masih tampak kesal,sampai dirumahpun aku langsung turun Reno mengejarku.


"Ra tunggu!!Aku mau bicara aku jelasin semuanya sama kamu?".

__ADS_1


"Tenangkan dulu hati kamu,bicaralah saat fikiran sudah tenang,".Aku meninggalkan dia didepan aku juga masih shock,aku ingin sendiri dulu.


"Sayang tunggu!!""Aaaaaaaaaaa Reno menyugar rambutnya kasar.


"Loh nak kalian sudah pulang,ada apa sepertinya kalian berantem?".


"Semua salah saya bu,tadi waktu mampir makan saya bertemu dengan masa lalu saya dan Ara salah paham bu?".


"Tadi ibu sudah berpesan bukan kalau habis dari makam langsung pulang,nak kalian sudah maau dekat denngan pernikahan ini yang ibu takutkan cobaan yang akan datang saat kalian akan menikah?".


"Maafkan saya bu,"Reno menunduk.


"Sudahlah,kamu pulang dulu tenangkanlah diri kamu biar Ara juga sendiri dulu nanti ibu akan bicara denganya,".


"Iya ibu,terimakasih,sekali lagi maafkan saya bu,dia hanya masa lalu dan saya sudah tidak punya perasaan apa apa sama dia bu,saya hanya mencintai Ara bu,".


"Ibu percaya nak,biarkan Ara sendiri dulu besak kamu datang kesini jika sudah sama sama tenang ya?".


"Baiklah bu,"Reno berjalan gontai untuk pulang,dia terlihat sangat kacau.


Reno sampai dirumah sangat kacau dia marah marah tak jelas,Ibunya yang melihat anaknya tak beres lalu mendekatinya.


"Ren ada apa nak,kenapa kamu kacau seperti ini,apa kalian berantem?".


"Enggak ma,,Intan ma,Intang datang lagi,tadi kami gak sengaja bertemu di warung bakso tiba tiba dia meluk aku dan saat itu aku bersama Ara ma,dia marah ma pasti shock,Intan bilang sebagai tunangan aku,".


"Apa Intan ada dikota ini,untuk apa perempuan ****** itu disini?".


"Aku gak tahu ma,".


"Tenanglah nak,mama yang akan bereskan soal Intan,yang penting jelasin semuanya sama Ara jika memang dulu kalian pernah bertunangan,jelaskan semuanya sama Ara jika sudah sama sama tenang ya,mama pasti akan bantu menjelaskanya,".


"Ya ma,makasih ya ma,"Reno memeluk mamanya.


"Sudah lebih baek kamu mandi ya,".


Reno lalu beranjak ke kamarnya,saat ini dia snagat sangat kacau..

__ADS_1


__ADS_2