Penghianatan Seorang Sahabat

Penghianatan Seorang Sahabat
Berlibur 1


__ADS_3

"Ra wekeend kita liburan yuk?".Ajak Reno saat kami tengah ngobrol sehabis pulang kerja.


"Kemana Ren?"


"Eemm gimana kalau ke vila punya paman aku di kota B,"


"Mau,mau banget itu kan tempat yang pengen aku kunjungi tapi belum kesampaian,"


"Benarkah!!wah kebetulan banget dong,kita kesana ya?kamu mau kan?".


"Aku seh mau mau banget Ren tapi diijinin ibu gaak ya?"Aku menopang dagu.


"Biar aku yang bilang sama ibu kamu gimana?"


"Tapi???"


"Udah kamu tenang aja kalau soal bapak kamu aku yakin pastti ngasih ijin,"


"Baiklah,"


Aku akhirnya setuju untuk pergi bersama Reno ke Vila dia.Sampai dirumah aku menceritakan kemauan Reno tadi,dan ibu gak melarangku malah setuju,tumben tumbenan ibu langsung setuju,tapi gak apa apa lah malah bagus gak perlu drama rayu rayuan lagi .


Acara yang ditunggu tunggu pun tiba,aku sama Reno ajan liburan tapi gak cuma kami seh ada sepupu Reno juga cewek dua buat nemenin aku katanya biar gak bosen disana.Dari pagi aku sudah siap siap barang yang akan aku bawa apa saja,terutama obat obatan juga vitamin karena memang disana cuaca sangat dingin.


"Sayang disana hati hati ya! jaga kesehatan kamu,kemana mana harus sama Reno jangan sendiri sendiri,"Pesan ibu yang berkali kali bilang sama aku.


"Iya ibu ku sayang,udah berapa kali coba ibu bicara,ibu tenang saja!"

__ADS_1


"Ibu kawatir sama kamu nak,kamu kan alergi dingin nanti jika kambuh gimana?"


"Ibuu aku uda siapin semua obat juga baju hangat buat aku disana jadi ibu tenang saja ya kan ada Reno yang jagain aku,"


"Ya sudah ibu percaya sama kamu?".


"Bu aku mandi dulu ya keburu Reno jemput!"


"Ya nak sana mandi,"


Aku lalu meninggalkan ibu diruang tamu dan masuk kamar mengambil handuk lalu pergi mandi.Sekitar sepuluh menit aku sudah selesai manndi dan siap siap aku keluar menghampiri ibu ternyata Reno sudah disana bersama ibu.


"Ren kapan kamu datang,maaf ya aku baru selesai mandi,"


"Ya gak apa apa,baru lima ment ko,"


"Udah siap?"Tanya Reno setelah melihatku keluar dari kamar.


"Udah lah,gak lihat udah rapi gini apa!"


"Barang barang kamu mana?"


"Ya ini Ren!emang mau bawa apa,"Aku menunjukkan koper kecilkku sama Reno dan dia bengong.


"Sepupu aku aja bawa 3koper masih tas loh,kamu cuma bawa satu koper aja kecil Ra,"


"Kayak mau pindahan aja seh Ren lagian kita disana kan cuma lima hari,"

__ADS_1


"I iyaa seh,"Reno garuk garuk kepala.


"Udah yuk berangkat keburu panas ntar,"


"Iya ayo,bu kami pamit ya,doain lancar perjalanan dan sampai dirumah dengan selamat,"Reno mencium tangan ibu.


"Iya nak ibu doain semoga lancar berangkat dan pulangnya!ibu titip Ara ya jaga dia jika nakal jewer saja,"


"Ahh ibu emangny aku anak kecil apa?Kita berangkat ya bu,ibu hati hati salam buat paman juga Elisa jika nyain aku hehe,"


"Iya nak,hati hati,"Ibu memeluk dan menciumku.


Kami berangkat bersama di dalam mobil sudah ada dua sepupu Reno,sebelumya kami sudah saling kenal.Perjalanan yang kami tempuh sekitar empat jam,kami saling ngobrol dan bercerita sampai akhirnya kami lelah dan tidur didalam mobil,hanya Reno yang tidak tidur karena dia menyetir.


"Saat tidurpun kamu cantik banget seh Ra,bodoh banget laki laki yang nyia nyiain kamu,"Reno memandangku dan mengelus pipiku karena memang aku duduk disamping Reno.


"Bangun bangun kita udah sampai ne,"Reno membangunkan kami.


"Hooaaammm hah udah sampai?kok cepet banget seh?""Aku menguap dan heran ternyata udah sampai aja.


"Kan kalian pada tidur mana tahu sampai atau gak?"


"Hehe maaf ya Ren,"


"Gak apa apa santai aaja!Yuk masuk,"


Aku mengikuti langkah Reno aku sangat takjub ternyata indaahh banget tempatnya juga sejuk banyak dikelilingi kebun teh juga bunga.

__ADS_1


__ADS_2