Penghianatan Seorang Sahabat

Penghianatan Seorang Sahabat
Curhat Kepada Tika


__ADS_3

Alhamdulilah kerja hari ini lancar,pukul empat sore aku pulang kerumah,sesampainya dirumah aku melihat paman sama Elisa seperti sedang mau pergi berdua.


"Assalamualaaikum,"


"Walaikumsalm,eh Ra kamu dah pulang,gimanna kerja hari ini?"Tanya paman.


"Alhamdulilah lancar paman,"


"Ra kamu kerja dimana?kerja apa kok gak ngomong ngomong sama kita kita jahat ya kamu,"Cerocos Elisa.


"Hehe maaf waktu itu aku iseng iseng tanya ke orang ternyata butuh karyawan makanya aku terus datengin tempatnya alhamdulilah dditerima,"Jawabku sambil nyengir.


"Tu lo dek cowo yang kemaren anterin Ara pulang,"Jawab pamanku ke Elisaa.


"Nah ya El,namanya Aldo,aku ajak mampir gak mau,"


"Ohhh ganteng juga El gantengan dia daripada Tristan,"Jawab Elisa.


"Tristan sapa dek?"Tanya pamanku lalu aku melotot kearah Elisa.


"Itu mas cowok yang naksir Ara,"Jawab Elisa cengengesan.

__ADS_1


"Elisaaa julid banget,"Aku melempar Elisa dengan kunci sepeda motorku.


"Hahahaha,"Elisa tertawa.


"Udah kalian kencan sana aku mau mandi gerah,"Aku berjalan kedalam rumah dan membiarkan mereka pergi.


Selesai maandi dan berganti pakaian aku duduk diranjangku sambil membuka ponselku ternyata kak Tristan tak menghubungiku,aku sedih aku nangis,tiba tiba ponselku berbunyi tanpa melihat nama,aaku langsung angkat tlf itu aku kira kak Tristan.


"Halo kakak gak marah lagi sama aku?"Jawabku.


"Haduh kayaknya ada yang lagi marahan ne,"(Tika menjawab,dan aku kaget tenyata yang menelfon Tika).


"Kok lesu gitu seh,emang kamu berantem sama Tristan?"Tanya Tika.


"Ya Tik kak Tristan marah banget tanpa mau mendengarkan penjelasan aku dulu,"Akhirnya aku menceritkan semua yang terjadi kepada Tika,Tika pun ikut geram dengan kelakuan kak Tristan dan menyuruh aku menjelaskan ke kak Tristan walau gak direspon Tika menyuruhkku untuk chat duluan.


"Makasih ya Tik saranya,"


"Sama sama udah gak usah nangis lagi dong,"Bujuk Tika.


"Eh kata Elisa kamu sudah kerja ya Ra,dimana kok gak ngajak ngajak kita,"Tanya Tika.

__ADS_1


"Aku kerja ditoko pakaian Tik,kan kemaren aku ikut ibu kepasar dan aku kenal sama salah satu penjual pakaian kami ngobrol banya sambil menunggu ibu belanja nah lewat dia aku bisa dapat kerjaan,namanya Aldo Tik kak Tristan cemburu sama Aldo dan salah paham karena ini,"Aku menjelaskan kepada Tika.


"Owwhh ya ya aku ngerti,tapi ngomong ngomong ganteng gak Ra?"Tanya Tika.


"Eeemm dasar ya Tik kamu itu,ganteng Tik humoris juga,,/kenapa,mau dobel ne pacarnya,"Aku meledek Tika.


"Waduh bisa dipecat jadi pacar baabang Heri no aku,"


"Hahaha makanya gak usah aneh aneh,"Aku menertawakan Tika makasih ya Tik udah mau dengerin curhatku,kalau gitu aku mau chat kak Tristaan duluu ya?.


"Yaa Ra,ya udah met malam Ara,jangan sedih terus masih ada kita kita Ra sabar ya,"Tika memberi semangat.


"Ya Tik makasih,"Aku lalu mematikan panggilan tlf dan mau chat kak Tristan.


"Assalamualaikum kak,"Chat ke kak Tristan.


"Kakak jangan lama lama marahnya,aku gak ada hubungan apa apa sama laki laki itu,dia membantuku mencaari kerja kak,aku sekarang udah kerja kak ditoko pakaian,dan yang mecarikan aku kerja dia kak,aku kerja ditoko temenya mbak Hana namaanya,waktu itu mas Aldo memang menjemput ku kerumah untuk mengantar aku ke tempat mbak Hanna,karena jauh dan aku belum pernah tahu jalannya makanya dia anter aku cuma sekali itu aja kak,"Isi pesan chatku.


Aku memang diajak mampir untuk makan kak,dan itu cuma murni makan doang gak leebih habis itu pulang,foto itu gak seperti yang kakak fikirkan,aku sudah menjelaskan semuanya ke kakak,terserah kakak mau percaya sama aku atau sama orang yang memberi informasi itu.


Kira kira begitu isi pesan chatku kepada kak Tristan,akupun kembali menangis,apa benar Erna punya hubungan dengan kak Tristan dan setega itu memfitnahku,Erna juga sekarang menjahui aku,gimana aku mau cari bukti.Aku bergumam sendiri.

__ADS_1


__ADS_2