
Akhirnya waktu liburan sekolah usai,karena kami hanya dikasih libur satu minggu,,kusus kelas 3 karena sebentar lagi ujian sekolah.
"Hae gaes apa kabar?gimana jadi liburan kalian,"Sindir Elisa,sambil berjalan ke arah meja kami.
"Hehehe jadi no kemaren Tika dirumahku,"Jawabku sambil nyengir.
"Idiihhh jahat banget maen maen gak ajak ajak,"Elisa cemberut dengan muka centilnya dia.
"Dasar pikun aku kan sudah tlf kamu,ehh malah kamu pilih molorr,"Jawab Tika sambil nimpuk buku kepala Elisa.
""Eh emang iya ya?"Jawab Elisa dengan polosnya.
"Udah udah kalian kalau ketemu udah kyak tom and jery aja,"Jawabku sambil celingukan.
"Kamu nyari apa seh Ra?"Tanya Elisa.
""Erna mana ya gaes kok enggak kelihatan,"Masih lihatin depan pintu berharap Erna muncul.
"Ya itu anak kemana ya,"Jawab Tika yang baru sadar Erna gak ada diantara kami.
"Ada itu dibawah sama Susi,"Jawab Elisa,Susi temen satu kelas kita juga.
"Masak seh Lis?"Tanya Tika ekpresi kaget.
"Ya bener tadi aku ajak kesini katanya masih ada urusan gitu,kirain kalian tahu,"Jawab Elisa.
"Dari tadi dateng aku belum ketemu Erna Lis,"Jawabku pada Elisa,ntah kenapa anak itu seperti menghindari aku,batinku.
"Udah Ra biarin aja,"Tika mengelus ngelus pundakku dia paham dengan apa yang aku fikirkan.
"Kalian berantem ya,haayoooo,"Elisa meledekku.
"Enggak ko Lis,"Jawabku.
__ADS_1
Teng,teng,teng,Bel sekolah.
Anak anak masuk ke kelas semua untuk mengikuti pelajaran,termasuk Erna mereka masuk berdua dengan Susi sambil ketawa ketawa,aku yang melihat mereka merasa sakit,batinku bergejolak ada apa ya dengan Erna,apa salahku aku, dia seperti menjauh dan menghindari ku,aaahh bodo amat lah besak besak juga baek sendiri.
...----------------...
Berkat mas Heri dan Tika hubunganku dengan kak Tristan kembali membaik,seperti hari ini pulang sekolah aku dijemput kak Tristan.
"Dek,"Panggil kak Tristan ternyata dia sudah menunggu didepan gerbang sekolah sambil melambai ke akusaat itu juga ada Taufik yang menyapa aaku juga,
"Hae Ra maau pulang bareng aku,"Tanya Taufik.
Makasih fik,itu aku udah dijemput pacarku,"Jawabku sambil menunjuk kak Tristan.
"Eehm ehem enak banget yah dijemput 2 orang sekaligus,"Sindir Erna padaku.
"Eeeh Er,kita aja gak ada yang jemput satupun,"Sambung Elisa.
"Gak usah iri kali makanya cari pacar,udah sana Ra samperin babang Tristan gak usah ngurusin orang ngomong,"Jawab Tika sambil mendorongku dan Tika melirik Erna dengan sinis,ntah apaa yang difikirin Tika tentang Erna
""Hae dek,kita mampir beli bakso dulu yuk,"Ajak kak Tristan sambil tersenyum,tapi jika diperhatikan sepertinya dia tersenyum ke arah Erna deh,aahh apa perasaanku aja kali ya?.
"Ya,boleh kak ayo,"Aku lalu naek ke sepeda motor kak Tristan.
Sampai ditempat makan bakso kak Tristan memesankan aku bakso,dan kami sambil ngobrol ternnyata kak Tristan mau kerja di luar jawa.
"Dek kakak mau balik kerja,"Kak Tristan mulai bicara sambil menunggu pesanan datang.
"Udah balek aja seh kak baru bentar dirumah,"Rengekku.
"Ya dek udah dtlf sama pak boss terus,"
"Kapan berangkat kak?"Tanyaku
__ADS_1
"2hari lagi dek,dek?"Kak Tristan memegang tanganku.
"Ya kak,"Jawabku dan baru mau ngomong pesanan kami datang lalu kami makan bakso berdua dan saling suap suapan,uuhh romantisnya.
"Nambah dek,"Tanya kak Tristan.
"Gak kak udah gak muat ne kenyang banget,"Sambil elus elus perut.
""Hehehe oke dek,"Jawab kak Tristan sambil ketawa dan cubit pipiku.
""IIIIhhh kakak jgan cubit cubit,sakit tauk,"Sambil cemberut.
"Oh ya tadi mau ngomong apa kak?"Tanyaku karena tadi gak jadi ngomong karena bakso udah datang.
"Janji jangan sedih ya dek,"
"Kan kakak belum ngomong,emang apaan seh kak,"Tanyaku sambil minum es teh.
""Kakak mau balik kerja tapi ke Bangka Belitung dek,dan disana 5bulanan lebih,"Jawab kak Tristan sambil pegang tanganku.
"Hiks,hiks,"Gak bisa jawab tiba tiba nangis ditinggal kerja jauh disana banyak cewek cewek cantik gimna kalau dia kepincut cewek sana gimana kalaau dia lupainku,fikiranku ssudah kemana mana.
"Heii kok nangis dek,"Kak Tristan bingung sambil mendekat dan mengelap aer mataku.
"Dek kakak kerja disana bukan maen,jangan mikir yang aneh aneh kan kita bisa vidio call bisa tlf,kakak sayang sama kamu dek,"Sambil peluk aku.
"Tapi kan jauh kak,terus lama,"Jawabku dan masih sambil menangis mengabaikan orang orang disekitar.
"Kakak janji enggak macem macem disana dek,udah dong jgan nangis nanti cantiknya ilaang lo,"Sambil cubit pipiku.
"Ya kak janji ya jangan selingkuh,"Sambil tersenyum.
"Ya sayang,udah yuk pulang nanti kamu dcariin ibu kelamaan disini,"Kak Tristan berdiri lalu berjalan ke kasir untuk membayar.
__ADS_1
Tiba dirumah aku terus curhat sama temen temen kalau aku mau dtinggal kak Tristan ke luar jawa dan ternyata pacar Tika juga kesana kerjanya,ada temenya sedih sedih ne,aku udah gak peduli sama sikap Erna,yang penting aku bersikap biasa aja.