PERAMPAS KEHORMATAN KU

PERAMPAS KEHORMATAN KU
PASANGAN WOW


__ADS_3

"Terima kasih kak Nata, apa kamu mau mampir??"


"Jangan panggil aku kak, aku adik mu sekarang." Dengan malas Nata berkata demikian, rasanya sungguh menggelikan, tapi kakaknya yang bodoh itu akan memarahinya jika ia bersikap tidak sopan pada Suci sedikit saja.


Suci menahan tawanya, "terdengar seperti memaksakan".


"Jika saja dia bukan kakak ku". Gumamnya


Atas paksaan Suci, Nata akhirnya mampir. Saat Suci tinggal di rumah Abi dan ummi, Nata lah yang kerap menemani Arga hampir setiap hari, memastikan jika pria angkuh yang saat itu tengah rapuh baik-baik saja.


"Tunggu sebentar, aku ambilkan minum yah. Kak Nata mau minum apa??"


"Tidak usah, nanti aku ambil sendiri saja. Kamu istirahat saja".


"Serius kak??"


"Iya, aku juga mau istirahat sebentar di kamar ku".


"Kamar mu? Kak Nata punya kamar di sini??"


"Kamu fikir siapa yang menemani dan merawatnya saat kamu tinggal di rumah mu? Tante sama Om saja sudah tidak mau melihatnya karena dia menyakitimu".


"Begitukah?? Sepertinya aku banyak berhutang budi padamu? Aku harus banyak berterima kasih juga padamu".


"Kamu bisa menebus semuanya dengan cara memasakkan aku makanan yang lezat".

__ADS_1


"Baiklah, dengan senang hati aku akan menyiapkan makanan kesukaanmu setelah aku menyiapkan makanan kesukaan suamiku".


"Menyebalkan, tetap saja si bodoh itu yang nomor satu". Gumam Nata.


Suci tertawa, kemudian meninggalkan Nata ke kamarnya. Nata sendiri pun segera memasuki kamarnya untuk beristirahat.


💜💜💜


Suara beradunya alat-alat dapur menarik perhatian Nata yang baru saja menapakkan kakinya di ruang keluarga. Wangi lezat yang tercium indera penciumannya menarik kakinya menuju dapur, Suci nampak tengah berjibaku dengan peralatan daur dan sayur mayur yang terletak di meja, asisten rumah tangga dan koki hanya membantu seperlunya saja. Suci yang memegang kendali sepenuhnya.


"Kok tumben si bodoh itu tidak melarang mu memasuki dapur??"


Pertanyaan itu membuat Suci menoleh, mengalihkan perhatiannya dari wajan dan masakan di hadapannya. "Awalnya iya, tapi akhirnya dia mengijinkan. Tapi aku harus membayar mahal agar aku di ijinkan memasuki dapur".


"Kamu tidak akan mengerti.." Gumam Suci.


"Aku harus bertempur dengannya hampir sepanjang malam". Batin Suci


Nata mengerutkan dahinya, tapi kemudian ia terbahak saat menyadari maksud Suci. Meski ia belum menikah, tapi ia tidak sepolos itu, sebagai sesama pria tentunya ia mengerti syarat yang di ajukan Arga pada Suci. "Bagaimana dengannya??"


Suci mengerutkan dahinya saat ia tak mengerti dengan pertanyaan yang di ajukan Suci. "Maksudnya??"


"Dia itu kaku, maksud ku, dia itu belum pernah berpacaran sebelumnya. Memang banyak wanita yang mendekatinya, tapi dia tak pernah melayaninya. Dan aku ragu mengenai urusannya di ranjang".


"Hey!!! Bicara apa kau hah??" Bukan Suci, tapi Arga yang menyahut. "Jangan meracuni istriku".

__ADS_1


Nata mendelik, tatapannya tampak mencibir. "Bucin.." Gumamnya


Nata semakin bergidik saat Arga mendekati Suci dan memeluknya dari belakang, mengecup sebelah pipinya tanpa merasa malu dengan Nata juga para pelayan yang berada di sana.


"Tidak tahu malu.." Gumam Nata


Arga tetap memeluk Suci, meski terlihat jelas perempuan itu merasa malu dan berusaha menolak.


"Mas, jangan seperti ini".


"Kenapa sayang, aku tuh kangen sama kamu".


"Banyak orang, malu ih".


Arga terkekeh, mengecup pipi Suci kembali sebelum akhirnya melepaskan pelukannya. Arga sempatkan meninju lengan Nata yang tampak mencibir sebelum ia meninggalkan dapur dan menaiki anak tangga menuju ke kamarnya.


"Bi, tolong lanjutkan ini sebentar. Tinggal tunggu matang saja kok, aku mau nyiapin pakaian mas Arga dulu".


"Baik nyonya".


Tugas di ambil alih oleh para pelayan dan koki, sementara dirinya meninggalkan dapur menuju ke kamarnya untuk menyiapkan keperluan Arga. Meninggalkan Nata yang tampak menggelengkan kepalanya melihat pasangan WOW itu.


**Mohon maaf Mak gak bisa up banyak. Kemarin dan hari ini ada acara keluarga di kehidupan nyata Mak, Mak sibuuk, jadi untuk sementara dunia halu Mak simpan dulu gaes. Ngurusin dunia nyata dulu. .hohoho


Salam sayang banyak banyak dari Mak untuk kalian**...

__ADS_1


__ADS_2