
"benarkah, kalau begitu ibu mau kamu masakin menu kesuakaan aldo yaitu opor ayam kampung
nanti ibu akan mencobanya juga "ucap bu sarah
"tapi nanti kalau tidak enak bagaimana bu,, coba dulu dong tuh dah dapet dukungan dari yang mau makan" ucap bu sarah
semua menu telah tersedia dia meja makan, maya memasak menu opor ayam kampung yang ayamnya dibawa langsung oleh ibu sarah
sedangkan bu sarah menambahkan menu kentang dan ati balado dan semur tahu
"mari kita makan" ajak bu sarah yang sudah meyiapkkan masakan diatas meja makan bersama maya
semua makan dengan lahap terutama aldo yang hampir mengabiskan opor ayam kesukaanya
"pelan-pelan kak,, ngga ada yang mau ambil" ucap riko
"ini pasti ibu bawa ayamnya dari rumah kan bu",,,ucap aldo sambil mengunyah makananya
"iya khusus buat mu enak kan masakanya? " tanya bu sarah
"tentu enak dong bu, masakan ibu tiada dua nya " puji aldo tanpa ragu
yang dipuji mukanya langsung merona
"padahal sudah lama tak makan masakan ibu, tapi ini seperti baru kemaren" tambah aldo lagi
"ehemmm,, dehem ayah aldo
kalau sedang makan jangan ngomong terus al nanti kamu kesedak"
"iya yah"
selasai makan, maya membantu membereskan sisa makan tadi dan kemudian pamit pulang tak lupa ibu sarah membawakan juga masakan untuk maya dibawa pulang
"pak, bu saya permisi dulu, terima kasih sudah bawa saya kesini" ucap maya
__ADS_1
"pak aldo saya pulang dulu"
"sebentar may, saya antar tidak usah menolak kemaren kamu bantu saya datang kepabrik anggap ini sebagai gantinya"
"itu kan memang kerjaan saya pak, "ucap maya
"iya kerjaan kamu nurut saja sama saya" jawab aldo
"benar nak kata aldo kamu menurut saja" ucap bu sarah
nanti masakin aldo seperti itu lagi ya sepertinya dia lebih suka masakan kamu sindir bu sarah
"ibu apa apaan sih,, kok nyuruh orang"
"ayo may, saya antarkan"
"baik pak"
dimobil,
"apa masih sakit may?, maaf ya ibu saya suka bercanda begitu kalau sudah nyaman sama orang" ucap aldo
"gimana may masakan ibu saya tak kalah enak dengan masakanmu kan? "ucap yudha membanggakan ibunya
"bukanya bapak tadi tidak makan masakan bu sarah ya pak? "tanya maya
"makan, memang kamu tidak lihat saya sampai nambah berkali kali" ucap aldo
"ohhh opor ayam maksud pak aldo,,itu saya yang masak pak" ucap maya datar
"benarkah, jadi tadi kamu yang masak pantas saja sepeti tak asing hehe" aldo menggaruk tengkuknya yang tak gatal karena malu
sampai dikosan maya, "terima kasih pak sudah membantu dan mengantarkan saya sampai dirumah
terima kasih juga makan siang dan pujian untuk masakan saya pak"
__ADS_1
aldo yang terlanjur malu hanya membalas dengan deheman
"hemm,, saya langsung pulang may"
"iya pak"
"maya,,,,"panggil seseorang
maya menengok kearah sebrang
"kakak,,,"maya hati hati hendak menyebrang karena tak mau kejadian tadi etrualang lagi
"hati-hati may,," ucap kak liza
"iya kak, kanapa ngga ngabarin kalau mau kesini"
kakak pulang dari toko dan ingin jalan jalan sebentar
"kaki kamu kenapa may,? "
"iya kak tadi pagi aku nyebrang tidak lihat jalan, jadi tersenggol mobil dikit"
"kenapa ngga tekfon kakak sih dek"
"kamu bikin kakak khawatir deh"
"aku ngga papa kak, orang bertanggung jawab dan aku diobati ini diberikan makanan juga" jawab maya
"ya sudah kamu ikut kakak saja yuk menginap, hari senin kamu berangkat dari rumah kakak saja"
"iya kak, sebentar aku ambil baju ganti dulu"
"ngga usah dek nanti pakai yang baru saja"
"ayo jangan lama lama kak dimas sudah menunggu dirumah"
__ADS_1
"baiklahhh ayoooo" ucap maya
maya sampai dirumah kakaknya dan akan menginap untuk dua malam, senin pagi maya akan menumpang pada dinda saja pikirnya