
orang tua maya dan aldo sudah kembali kerumahnya masing-masing di kota S. setelah acara pertunangan dilaksanakan. seblum pulang kedua belah pihak setuju untuk mengadakan resepsi pernikahan di kota dimana aldo dan maya tinggal saat ini
"pagi pak" sapa riri menebarkan senyum termanis menurutnya. namun sayangnya tak di pedulikan oleh aldo yang berlalu saja seperti tidak ada orang
"angga ke ruangan saya" ucap aldo seraya masuk ke ruanganya
"ada yang bisa saya bantu pak" tanya ngga
dipagi begini atasanya sudah memintanya ke ruangan
"tolong siapkan semua dokumen keuangan, hari ini setelah makan siang saya ada rapat dengan bagian keuangan pusat" ucap aldo
"baik pak, ada lagi" tanya angga
"sementara itu saja, dan jangan biarkan orang lain masuk ke ruangan ku" perintah aldo
"baik pak saya permisi" angga pamit kembali ke ruanganya
aldo sibuk dengan pekerjaanya yang menumpuk dan juga sedang ingin membangun bisnis dengan sang calon istri. awalnya maya ingin membuka butik sendiri setelah lama bekerja di toko kak liza dan mampu memajukanya.
sementara aldo ingin membantu dari segi modal dan pemasaran untuk bisnis maya. keduanya sepakat membangun bisnis jika kelak aldo pensiun maka ada penghasilan lain yang bisa menunjang hidup kedepanya
__ADS_1
"halo mas, mau aku antar makan siang ngga?. hari ini aku libur" ucap maya dipanggilan telfon
"iya sayang, jangan deh nanti kamu capek, besok kan kamu mau persiapan butik baru kita" ucap aldo
"hemmm ya udah deh,, kalau gitu aku mau seharian tidur dan nonton drakor saja" jawab maya
"uhhh... ada yang ngambek kayaknya nih" ucap aldo
"enak aja!. ya udah kerja yang rajin biar nanti istrimu banyak jatahnya" ucap maya
menutup panggilan telfon, aldo tersenyum kala ingat calon istrinya yang menggemaskan itu. rasanya menunggu 2 bulan lagi untuk menikah itu terlalu lama
******
"selamat ya sayang" ucap aldo mengecup kening maya sekilas
"terima kasih juga sayang" ucap maya
deg... jantung aldo berdebar hebat mendengar untuk pertama kalinya maya memanggilnya sayang
"mas....mas aldo" ucap maya menggerak-gerakan tanganya di wajah aldo yang melamun
__ADS_1
"ayo masuk" ajak maya
beberapa tamu termasuk dinda dan juga kak liza ikut hadir dalam peresmian butik maya dan aldo. dan memberikan selamat atas pembukaan butiknya.
aldo pamit kembali ke kantor, karena hanya izin sebentar setelah jam istirahat.
"may, mas ke kantor lagi ya. masih banyak kerjaan" ucap aldo setelah para tamu pulang
"ya sudah, mas hati-hati ya" jawab maya melambaikan tangan
aldo melajukan mobilnya menuju kantor yang ditunggu kerjaan setelah ditinggal cuti.
angga memberikan laporan yang sudah diperiksanya untuk di tanda tangani oleh aldo.
"pak saya izin pulang agak cepat hari ini ya, saya ada jadwal nemenin istri control kandungan" ucap angga
"wahhh kamu sudah mau jadi bapak, selamat ya angga" ucap aldo
"terima kasih pak. kalau begitu saya pamit dulu" angga keluar ruangan aldo dan berkemas
sore berlalu semua karyawan kantor pulang ke rumah masing-masing. aldo pun melajukan mobilnya pulang ke rumahnya. rasanya sepi dan hampa
__ADS_1
kenapa waktu begitu lama berlalu batin aldo yang tak sabar menunggu maya tinggal bersamanya dalam satu rumah
aldo pun terlelap setelah melakukan panggilan video dengan maya sebelum tidur, keduanya saling bercerita tentang kegiatanya seharian dan juga bercanda tak lupa membahas pernikahan yanh akan diadakan 2 bulan lagi